103 Bangunan di Sepanjang Sungai Cidurian Dibongkar Pembongkaran 103 bangunan di sepanjang Sungai Cidurian, Kota Bandung. (Humas Bandung)

MerahPutih.com - Sebanyak 103 bangunan di sepanjang Sungai Cidurian, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, dibongkar sebagai upaya normalisasi. Pembongkaran dilakukan secara swadaya. Dari bangunan-bangunan tersebut, sebanyak 29 bangunan di antaranya bersertifikat.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengaku sangat bersyukur kepada masyarakat pemilik bangunan yang bersedia mengikuti aturan terkait normalisasi sungai, seperti membongkar bangunan dengan mandiri.

Baca Juga

Sindikat Pemalsuan Surat PCR di Bandara Halim Perdanakusuma Dibongkar Polisi

"Alhamdulilah kondusif. Kita lihat warga juga membongkar bangunannya sendiri. Terima kasih atas sosialisasi yang dilakukan oleh kewilayahan," kata Yana, Selasa (3/8).

"Ini menunjukan bahwa masyarakat semakin paham dan berusaha mengurangi dampak banjir," kata Yana.

Oleh karenanya, ia mendorong dinas terkait agar terus berkolaborasi agar rencana yang tengah dijalankan menunjukkan hasil yang signifikan.

"Dinas terkait tentu akan mendukung terus selama dibutuhkan. Insya Allah semangatnya kita sama menata Bandung dari baik semakin baik," ujarnya.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana
Pembongkaran 103 bangunan di sepanjang Sungai Cidurian, Kota Bandung. (Humas Bandung)

Di tempat yang sama, Komandan Sektor 22 Citarum Harum Kolonel Infanteri Eppy Gustiawan mengatakan dalam pembongkar bangunan tersebut selain melibatkan warga, juga bekerja sama dengan dinas terkait dan BPN (Badan Pertanahan Nasional).

Ia mengungkapkan, terdapat 103 bangunan yang telah dibongkar dan terdapat 29 bangunan yang bersertifikat.

"Pada 25 Juni kita sosialisasi. Kemudian 6 Juli pengukuran dan penyampaian ST-1. Selanjutnya, pada 16 Juli pemasangan patok batas sertifikat. Hingga pada 21 Juli monitoring pembongkaran mandiri," ungkapnya.

Eppy mengatakan, panjang penataan seluas 1.954 meter. Untuk kecamatan Arcamanik 1.300 meter dan Kecamatan Antapani 654 meter.

"Adanya penataan ini bisa mengembalikan fungsi sungai. Mulai dari dampak dari bangunan liar, limbah sampah dan sedimennya. Ini juga bisa menjadi spot yang dimanfaatkan warga," kata Eppy. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga

BOR Turun 84 Persen, RSUD Dr Moewardi Solo Bongkar Tenda Darurat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Virtual Ciduk Warga Slawi setelah Mengolok-olok Gibran
Indonesia
Polisi Virtual Ciduk Warga Slawi setelah Mengolok-olok Gibran

Tim virtual police bekerja sama dengan para ahli antara lain ahli bahasa, ahli hukum dan ahli ITE untuk mengkonfirmasi semua postingan pengguna medsos.

Viral Buku SD "Ganjar Tidak Pernah Bersyukur", Ini Kata Penerbit Tiga Serangkai
Indonesia
Viral Buku SD "Ganjar Tidak Pernah Bersyukur", Ini Kata Penerbit Tiga Serangkai

Jagat maya dihebohkan dengan viralnya soal pelajaran Agama Islam siswa SD yang memuat "Ganjar Tidak Pernah Bersyukur".

Sempat Terhambat Pandemi, Petani Sleman Kembali Ekspor Salak
Indonesia
Sempat Terhambat Pandemi, Petani Sleman Kembali Ekspor Salak

Ekspor salak sudah dilakukan sejak 2017 sebanyak 150 ton. Kemudian pada 2018 meningkat 350 ton dan 2019 mampu mengekspor 650 ton.

Sidoarjo Bangun Posko Karantina COVID-19 di Tiap kelurahan
Indonesia
Sidoarjo Bangun Posko Karantina COVID-19 di Tiap kelurahan

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan mendirikan posko untuk karantina pasien COVID-19 di setiap desa/kelurahan.

Wali Kota Samarinda Positif COVID-19
Indonesia
Wali Kota Samarinda Positif COVID-19

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 dengan status tanpa gejala (OTG).

Perpanjang PPKM Mikro, Pemerintah Kembali Berlakukan WFH
Indonesia
Perpanjang PPKM Mikro, Pemerintah Kembali Berlakukan WFH

“Work from home 75 persen,” kata Airlangga

Bom Berdaya Ledak Tinggi Milik Terduga Teroris Poso Dihancurkan
Indonesia
Bom Berdaya Ledak Tinggi Milik Terduga Teroris Poso Dihancurkan

Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulawesi Tengah memusnahkan barang bukti berupa bom lontong berdaya ledak tinggi milik teroris Poso, Sabtu (28/8).

Pemprov DKI Alokasikan Anggaran Rp851 M untuk Normalisasi Sungai
Indonesia
Pemprov DKI Alokasikan Anggaran Rp851 M untuk Normalisasi Sungai

"Normalisasi jalan, bahkan kita menganggarkan tidak kurang dari Rp851 miliar," ujar Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria

PKS Tolak RUU Cipta Kerja Ditetapkan Jadi Undang-Undang
Indonesia
PKS Tolak RUU Cipta Kerja Ditetapkan Jadi Undang-Undang

40 tempat usaha di Jakarta Timur berhenti beroperasi setelah ditutup sementara

Kenaikan Isa Almasih di Katedral Terapkan Prokes Ketat
Indonesia
Kenaikan Isa Almasih di Katedral Terapkan Prokes Ketat

Gereja Katedral membatasi jumlah umat yang akan mengikuti ibadat Kenaikan Isa Almasih dengan hanya menampung sebanyak 150 jemaat.