100 Hari Pemerintahan, Jokowi Disibukkan Upaya Berantas Mafia Presiden Jokowi juga sempat menyaksikan ibu-ibu PKH mengambil uang di ATM, Rabu (29/1). (Foto: Humas/Rahmat)

MerahPutih.com - Pengamat politik John N Palinggu menilai, sinerja 100 hari pemerintahan Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin kerap disibukkan dengan konsep-konsep untuk meletakkan dasar-dasar kebijakan yang harus dilaksanakan sampai 5 tahun mendatang.

John menyoroti pernyataan Jokowi yang telah mengetahui kelompok penggarong uang negara lewat mafia minyak dan gas (migas).

Baca Juga

Ini Satu-satunya Kisah Keberhasilan di 100 Hari Jokowi-Ma'ruf

“Dengan segala kerendahan hatinya, saya lihat, Pak Presiden Jokowi sangat berharap si mafia minyak ini betul-betul bisa bertobat. Tapi kalaupun tidak bisa, pasti dengan terpaksa akan diambil tindakan hukum tegas,” ucap John di Jakarta, Jumat (31/1)

Presiden saat menyerahkan PKH kepada 2.500 Keluarga Penerima Manfaat se-Bandung Raya di Lapangan Rajawali, Kota Cimahi, Jabar, Rabu (29/01). (Foto: Humas/Rahmat).
Presiden saat menyerahkan PKH kepada 2.500 Keluarga Penerima Manfaat se-Bandung Raya di Lapangan Rajawali, Kota Cimahi, Jabar, Rabu (29/01). (Foto: Humas/Rahmat).

Menurut John, pemerintah banyak membuat program-program strategis yang diputuskan bersama DPR. Selain itu, ide dan gagasan lainnya yang bermuara pada kemajuan bangsa dan bertujuan meningkatkan kemakmuran di segala bidang, telah memberi nilai tambah yang positif.

“Saya salut, menghormati, menghargai, sekaligus bangga bila mencermati langkah-langkah Presiden Jokowi selama 100 hari kepemimpinannya. Berbeda dengan 5 tahun lalu, di mana kerjanya 100%, sekarang sepertinya kekuatan kerja dan tataran konsep Pak Presiden mencapai 300%,” kata John.

Baca Juga

Sandiaga Uno Soroti Pertumbuhan Ekonomi Belum Berjalan Maksimal di 100 Hari Jokowi

John juga melihat kesungguhan Jokowi berupaya mengingatkan agar oknum-oknum yang sebelumnya gemar korupsi, meninggalkan kebiasaan lama.

"Saya melihat presiden punya keinginan kuat agar orang-orang yang selama ini gemar korupsi, segera berhenti dan sadar diri. Itulah sebabnya birokrasi dan perizinan harus direformasi," katanya.

John kemudian mengajak masyarakat bersama-sama mendukung presiden, agar tugas berat membawa Indonesia lebih maju, dapat terwujud.

Baca Juga

Seratus Hari Pemerintahan, Jokowi Dianggap Hanya Sibuk Urus Omnibus Law

"Mari dukung tugas dan kerja berat yang dilakukan presiden, wakil presiden dan kabinetnya. Jangan justru diobok-obok dengan hal yang tidak perlu. Mari mendoakan presiden dan eapres agar selalu sehat mengemban amanah rakyat," pungkas John. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH