100 Hari Kerja Gibran, PKS Solo Sebut Kinerjanya Belum Terlihat Wakil Ketua DPRD Solo, Sugeng Riyanto. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka selama 100 hari telah memimpin Kota Solo sejak dilantik pada Jumat (26/2) di gedung DPRD Solo secara virtual oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Partai Keadilan Ssejahtera (PKS) Solo memberikan catatan atas kerja 100 hari putra sulung Presiden Jokowi tersebut. Wakil Ketua DPRD Solo, Sugeng Riyanto, menyebut masa 100 hari belum bisa menggambarkan kinerja pimpinan daerah secara utuh.

Baca Juga

Gibran: Kerja 100 Hari Pertama Tidak Mudah

"Dia (Gibran) hanya bisa meneruskan program yang telah disusun wali kota sebelumnya (FX Rudy). Lompatan yang digadang-gadang belum terlihat," ujar Sugeng, Minggu (6/6).

Ia menegaskan selama 100 hari ini sosok Wali kota belum bisa membuat satu kebijakan genuine. Pasalnya, Gibran masih mengikuti anggaran APBD yang disusun wali kota lama.

"Dia (Gibran) hanya melanjutkan apa yang sudah dirintis walikota sebelumnya (FX Rudy), tapi dengan gaya sendiri dengan aktif menggunakan medsos untuk menyerap aspirasi," kata dia

Wakil Ketua DPRD Solo, Sugeng Riyanto menyerap keluhan pedagang Pasar Klewer Solo yang sepi pembeli. (MP/Ismail)
Wakil Ketua DPRD Solo, Sugeng Riyanto menyerap keluhan pedagang Pasar Klewer Solo yang sepi pembeli. (MP/Ismail)

Sugeng mengaku ada dampak positif dari sosok Gibran sebagai anak Presiden Jokowi. Dimana proyek yang sebelumnya lama terealisasi di tangan Gibran menteri banyak datang ke Solo membantu percepatan pembangunan fisik.

"Seperti pembangunan rel layang Palang Joglo yang merintis FX Rudy (wali kota lama) dan yang merealisasikan Gibran," ucap dia.

Ia mengatakan salah satu persoalan yang disoroti adalah kondisi Pasar Klewer semakin sepi. Masalah itu sudah terlihat sejak sebelum pandemi.

"Klewer itu problem besar kalau nggak ditangani sistematis. Sejak sebelum pandemi nggak lagi kumandang, tambah diterpa pandemi semakin kasihan. Dia (Gibran) bisa minta bantuan Mendag untuk selesaikan persoalan ini," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Kembali Bertemu Gibran, Ini Kata Cak Imin Soal Capres 2024

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dinkes DKI Belum Dapat Info Rizieq Shihab Sudah Jalani Tes COVID-19
Indonesia
Dinkes DKI Belum Dapat Info Rizieq Shihab Sudah Jalani Tes COVID-19

"Saya belum dapat info," ucap Kepala Dinkes DKI, Widyastuti

[HOAKS atau FAKTA] Detik-detik di Dalam Pesawat Sriwijaya Air Sebelum Jatuh
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Detik-detik di Dalam Pesawat Sriwijaya Air Sebelum Jatuh

"Detik detik di dalam pesawat sebelum meledak dan jatuh #pesawatjatuh #pesawatsriwijaya #sriwijayaairsj182"

Perkelahian di Pasar Remu Sorong Tewaskan Seorang Warga, Satu Mobil Dibakar
Indonesia
Perkelahian di Pasar Remu Sorong Tewaskan Seorang Warga, Satu Mobil Dibakar

Perkelahian warga di Pasar Sentral Remu, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu mobil dibakar oleh massa.

Baleg Selesaikan 118 DIM Perizinan Usaha di RUU Cipta Kerja
Indonesia
Baleg Selesaikan 118 DIM Perizinan Usaha di RUU Cipta Kerja

Dalam DIM pasal 23, 24, dan 25 RUU Cipta Kerja perihal ketentuan pemutusan sanksi terhadap pelanggaran, pembahasan agar dilakukan kembali dalam rapat berikutnya bersama Tim Musyawarah (Timus).

Mantan Pebulutangkis Debby Susanto Bantah Terima Apartement dari Edhy Prabowo
Indonesia
Mantan Pebulutangkis Debby Susanto Bantah Terima Apartement dari Edhy Prabowo

Debby mengatakan tidak pernah menerima apapun dari Edhy Prabowo termasuk unit apartemen yang disebutkan tersebut.

Anies Sebut Kolaborasi Jadi Kunci Mengatasi Pandemi dan Perubahan Iklim Dunia
Indonesia
Anies Sebut Kolaborasi Jadi Kunci Mengatasi Pandemi dan Perubahan Iklim Dunia

Kota-kota di dunia sedang berada di garis depan untuk menghadapi tantangan dan juga peluang

Wagub Sebut Perkara Korupsi Rumah DP 0 Rupiah Juga Tanggung Jawab DPRD
Indonesia
Wagub Sebut Perkara Korupsi Rumah DP 0 Rupiah Juga Tanggung Jawab DPRD

Riza Patria membela pimpinannya Anies Baswedan yang harus bertanggung jawab dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan program Rumah DP 0 Rupiah.

Pengamat: Gatot Nurmantyo Harusnya Jadi Penuntun
Indonesia
Pengamat: Gatot Nurmantyo Harusnya Jadi Penuntun

Kepentingan bangsa dan negara lebih besar, itu yang mestinya dipikul Gatot

BMKG Jelaskan Penyebab Terjadinya Cuaca Ekstrem di Indonesia
Indonesia
BMKG Jelaskan Penyebab Terjadinya Cuaca Ekstrem di Indonesia

Rita memaparkan, ada beberapa fenomena alam yang terjadi bersamaan dan memicu terjadinya cuaca ekstrem ini.

Temui Kardinal Suharyo, Menteri Agama Sebut Perlu Ada Moderasi Beragama
Indonesia
Temui Kardinal Suharyo, Menteri Agama Sebut Perlu Ada Moderasi Beragama

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berkunjung ke Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo di Gereja Katedral Jakarta.