10 Siswa Indonesia dan NASA Meneliti Pertumbuhan Tempe dan Ragi di Luar Angkasa Siswa-siswi SMA Unggul Del di Laguboti, Medan saat praktikum di laboratorium Biologi (Foto smadel.sch.id)

MerahPutih Sains - Anak-anak Indonesia mengukir prestasi membanggakan. Kali ini, hasil penelitian sepuluh siswa SMA Unggul Del, di Laguboti, Sumatera Utara diluncurkan ke luar angkasa dengan menggunakan rocket Atlas 5 dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat menuju orbit pada ketinggian sekitar 400 km (low earth orbit).

Anak-anak SMA Unggul Del tersebut adalah orang-orang Indonesia pertama yang penelitiannya diangkut roket NASA. Kesepuluh siswa SMA Unggul Del tersebut, terdiri dari Anisa Auvira, Freddy Simanjuntak, Gilbert Nadapdap, Gomos Manalu, Hagai Sinulingga, Jonatan Daniel, Joy Gultom, Junita Sirait, Martin Siahaan, dan Rudini Silitonga. Mereka melakukan eksperimen mempelajari pertumbuhan ragi (yeast) di luar angkasa dalam kondisi near-zero gravity. 

"Meskipun hidup di tengah keterbatasan ekonomi, anak-anak ini tidak pernah menyerah. Mereka sudah berhasil membuktikan bahwa anak dari kampung pun bisa menunjukkan kemampuannya di kelas dunia," kata Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan melalui akun Facebook, Kamis (24/3).

Ini merupakan eksperimen pendahuluan sebelum meneliti "how to grow tempe in space". Eksperimen kedua, dipersiapkan oleh team siswa gabungan beberap SMA di Jakarta, Bandung dan Jayapura untuk mempelajari pertumbuhan padi di luar angkasa (how to grow rice in space). Pertumbuhan padi dan ragi dapat diamati di Bumi dengan menggunakan internet. Hasil penelitian para siswa akan dipresentasikan pada Annual Conference of the American Society for Gravitational and Space Research di Washington DC dalam bulan November 2016. 

"Saya harap kita semua dapat belajar dari semangat mereka, dan juga dapat ikut peduli pada pendidikan di pelosok sekitar kita," imbuhnya.

BACA JUGA:

  1. Gerhana Matahari Total akan Terjadi di Indonesia
  2. Pesona Magis Gerhana Matahari dan Bulan dari Penjuru Dunia
  3. Pesona Keindahan Gerhana Bulan Total di Indonesia
  4. Tata Cara Salat Gerhana Bulan
  5. Gerhana Bulan Merah Darah Kali Ke-4 Dalam 500 Tahun

 

 

 

 

 

 



Luhung Sapto