10 Remaja yang Diamankan di Depan Istana Reaktif COVID-19 Kelompok Anarko yang diamankan di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Merahputih.com - Polisi menyatakan 10 remaja pengunjuk rasa yang berhasil diamankan di depan Istana Merdeka, Kamis (8/10) pagi reaktif COVID-19 setelah menjalani rapid test.

"Ini di depan Istana baru kami rapid, ada 10 orang reaktif ini kami isolasi di Pademangan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di kawasan Senayan, Kamis (8/10).

Baca Juga:

Bandung dan Serang Ricuh saat Demo Omnibus Law, Jakarta Siaga

Pada hari sebelumnya, Rabu (7/10) pihaknya telah mengamankan 251 orang dengan 12 orang terindikasi COVID-19.

"Ini akan jadi klaster-klaster baru maka ada 3M, harus pakai masker, jaga jarak, jangan kumpul. Maka ini kami lakukan secara preventif kami upayakan patroli," sambung Yusri.

Hingga Kamis pukul 11.30 WIB, secara akumulatif sudah ada sebanyak 100 orang yang didominasi remaja dan diamankan oleh Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus  (tengah). (Foto: MP/Kanugrahan)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (tengah). (Foto: MP/Kanugrahan)

Tidak diketahui secara jelas identitas para remaja itu, mereka datang hanya berdasarkan ajakan dari aplikasi pesan singkat.

"Rata-rata mereka diajak di chat, ada chat mereka diundang kesini nah ini kami dalami semua karena yang bikin rusuh," ujar Yusri.

Baca Juga:

Satgas Belum Gunakan UU Kekarantinaan Buat Larang Buruh Demo

Seperti diketahui, sejumlah elemen masyarakat dan buruh menggelar aksi penolakan terhadap pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja oleh DPR RI pada sejumlah lokasi di wilayah Jakarta sejak Senin lalu.

Rencananya, elemen buruh itu menyampaikan pendapat di muka umum untuk menolak pengesahan UU Cipta Kerja hingga Kamis ini. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Haji 2021 Belum Pasti, Kemenag Bikin Tim Manajemen Krisis
Indonesia
Haji 2021 Belum Pasti, Kemenag Bikin Tim Manajemen Krisis

Komisi VIII DPR RI akan membentuk Panitia Kerja untuk membahas dan memutuskan biaya penyelenggaraan Haji bersama Kemenag dan jajaran pemerintah terkait lainnya.

Bawa-bawa Nama Jokowi, Penipu Ini Nekat Perdayai Artis Puluhan Juta
Indonesia
Bawa-bawa Nama Jokowi, Penipu Ini Nekat Perdayai Artis Puluhan Juta

Seorang pria berinisial AH yang diduga melakukan penipuan terhadap artis Fahri Azmi ditetapkan sebagai tersangka.

Alat Pendeteksi COVID-19 Bakal Dipasang di Sejumlah Bioskop
Indonesia
Alat Pendeteksi COVID-19 Bakal Dipasang di Sejumlah Bioskop

Pemerintah berencana memasang alat deteksi COVID-19 GeNose C19 di sejumlah bioskop.

Provokator Demo Pengemudi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Diciduk Polisi
Indonesia
Provokator Demo Pengemudi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Diciduk Polisi

Polda Metro Jaya menangkap tiga pelaku yang memprovokasi para pelaku usaha transportasi untuk melakukan aksi demonstrasi di dalam Tol Jakarta-Cikampek (Japek).

Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Pemkot Solo Siapkan Wahana Wisata Baru
Indonesia
Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Pemkot Solo Siapkan Wahana Wisata Baru

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terus melakukan inovasi untuk mendongkrak wisatawan di Solo

Bentak ASN Wyata Bandung karena Lelet, Risma: Mau Tak Tendang Apa
Indonesia
Bentak ASN Wyata Bandung karena Lelet, Risma: Mau Tak Tendang Apa

"Ini lagi bapak, ngapain aku disiapin musik segala, mau tak tendang apa. Emang aku kesenengan apa ke sini," bentak Risma,

Lama Antibodi Vaksin COVID-19 Sinovac-Bandung Baru Diketahui April 2021
Indonesia
Lama Antibodi Vaksin COVID-19 Sinovac-Bandung Baru Diketahui April 2021

Peneliti uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac di Bandung perlu mengkaji seberapa lama vaksin tersebut menghasilkan antibodi di dalam tubuh.

Dukung PTM, Polisi Kulon Progo Gencarkan Vaksinasi Pelajar
Indonesia
Dukung PTM, Polisi Kulon Progo Gencarkan Vaksinasi Pelajar

Vaksinasi di Klinik Pratama Bhayangkara setiap hari dari 08.00 WIB sampai selesai.

Baintelkam Cium Adanya Penyelewengan Dana Otonomi Khusus Papua
Indonesia
Baintelkam Cium Adanya Penyelewengan Dana Otonomi Khusus Papua

Dugaan penyelewengan ini sudah tercium oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan penggunaan tidak untuk peruntukannya.

Promo Murah, Tiga Warung Makan di Kota Solo Ditutup Satpol PP
Indonesia
Promo Murah, Tiga Warung Makan di Kota Solo Ditutup Satpol PP

Satpol PP Solo menutup paksa tiga warung makan yang kedapatan membuat kerumunan.