10 Orang Diamankan Hendak Meracau saat Demo di Kedubes Prancis, Ada yang Bawa Pistol Mainan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto.Foto: MP/Kanu

Merahputih.com - Polisi menangkap sepuluh orang yang diduga hendak berbuat ulah dalam aksi unjuk rasa di Kedutaan Besar Prancis, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (2/ 11).

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, mereka diamankan dalam massa aksi di unjuk rasa di Kedutaan Besar Prancis.

Baca Juga:

Alasan Keamanan, Massa Tidak Bisa Demo Depan Kedubes Prancis

"Diduga mereka bukan Ormas ataupun buruh yang berunjuk rasa," kata Heru ditemui wartawan di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (2/11).

Heru mengatakan satu dari 10 massa yang diamankan itu ketahuan membawa senjata api mainan. "Memang mainan tapi kan enggak pada tempatnya dibawa ke tempat aksi seperti ini," jelas Heru.

Heru mengatakan pihaknya melakukan pengecekan terhadap sejumlah orang itu. Saat itu didapatilah sepucuk pistol mainan.

"Kita scanning karena tadi ada yang bawa pistol, pistol mainan. Memang mainan tapi kan enggak pada tempatnya dibawa ke tempat aksi seperti ini," beber Heru.

Demo di Kedubes Prancis. (Foto: Antara).
Demo di Kedutaan Besar Prancis. (Foto: Antara).

Secara keseluruhan pun hingga sore ini aksi unjuk rasa di Jakarta berlangsung dengan tertib. "Aksi hari ini buruh cukup tertib ya. Mereka cukup komit, rapi bahkan mereka mengikuti aturan yang ada. Alhamdulillah aksi hari ini berjalan dengan baik," kata Heru.

Seperti diketahui massa dari Persaudaraan Alumni 212 hari ini kembali menggelar aksi unjuk rasa. Sasaran mereka yakni berdemo di depan Kedubes Prancis, Jakarta Pusat.

Di waktu yang sama massa dari elemen buruh kembali melakukan aksi unjuk rasa hari ini di sekitar wilayah Patung Kuda.

Baca Juga:

Kedubes Prancis Bakal Dikepung Massa, Jalan Kawasan Istana hingga Thamrin Ditutup

Tema yang mereka bawa masih berkaitan penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja sekaligus meminta kenaikan upah minimum 2021. Saat ini massa unjuk rasa menolak UU Omnibus Law di Patung Kuda Arjuna Wiwaha sudah membubarkan diri.

Namun tidak dengan massa aksi di Kedutaan Besar Prancis. Unjuk rasa yang digagas oleh FPI dan sejumlah Ormas Islam itu masih berlangsung. Mereka mengecam tindakan Presiden Prancis yang dianggap telah menghina Nabi Muhammad SAW. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Minta Kepala Daerah yang Abaikan Kebijakan PPKM Darurat Dipecat
Indonesia
DPR Minta Kepala Daerah yang Abaikan Kebijakan PPKM Darurat Dipecat

"Bila terbukti mengabaikan PPKM darurat yang berujung mengorbankan kesehatan rakyat, kepala daerah harus diberhentikan," kata Wakil Ketua Komisi II Junimart Girsang

Lonjakan Penumpang Kereta Terjadi Sebelum Natal
Indonesia
Lonjakan Penumpang Kereta Terjadi Sebelum Natal

PT KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan 231.814 tempat duduk saat masa libur Natal dan tahun baru (nataru).

Marketplace Belajar Daring Kementerian Nadiem Sediakan 165 Pilihan Mata Kuliah
Indonesia
Marketplace Belajar Daring Kementerian Nadiem Sediakan 165 Pilihan Mata Kuliah

Inovasi memberikan akses pendidikan tinggi untuk semua.

Positif COVID-19, Wali Kota Bandung Oded Danial Bertugas Secara Daring
Indonesia
Positif COVID-19, Wali Kota Bandung Oded Danial Bertugas Secara Daring

Oded menyatakan dirinya bakal tetap bertugas secara daring dibantu Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana serta Sekretaris Daerah Ema Sumarna dan seluruh jajaran aparatur sipil negara.

Denny Indrayana Dinyatakan Kalah Dalam PSU Pilgub Kalimantan Selatan
Indonesia
Denny Indrayana Dinyatakan Kalah Dalam PSU Pilgub Kalimantan Selatan

Secara akumulasi hasil perolehan suara pada PSU pada 9 Juni 2021 dan pencoblosan pada 9 Desember 2020, total suara yang diperoleh BirinMU sebanyak 871.123 suara. Sementara itu H2D memperoleh total suara sebanyak 831.178 suara.

BPIP Ajak Masyarakat Jadikan Pandemi Bahan Refleksi Kebudayaan
Indonesia
BPIP Ajak Masyarakat Jadikan Pandemi Bahan Refleksi Kebudayaan

Pandemi COVID-19 masih menjadi masalah serius bangsa Indonesia bahkan dunia.

Penetapan Tersangka Rizieq Shihab Picu Kekhawatiran Kasusnya Bakal Dihentikan Lagi
Indonesia
Penetapan Tersangka Rizieq Shihab Picu Kekhawatiran Kasusnya Bakal Dihentikan Lagi

Praktisi hukum Petrus Selestinus menilai, kekhawatiran muncul akan kemungkinan berujung dengan SP3 lagi.

Jokowi Ulang Tahun, Gibran: Tidak Ada Perayaan, Kado dan Tiup Lilin
Indonesia
Jokowi Ulang Tahun, Gibran: Tidak Ada Perayaan, Kado dan Tiup Lilin

"Tidak ada perayaan ulang tahun. Tidak ada kado dan tiup lilin," ujar Gibran di Balai Kota, Senin (21/6).

PBNU Minta Masyarakat Sudahi Polemik Salat Idul Fitri
Indonesia
PBNU Minta Masyarakat Sudahi Polemik Salat Idul Fitri

Termasuk semua para tokoh agama harus memiliki kesadaran bahwa COVID-19 ini bukan hanya di Indonesia

Luncurkan e-TLE Nasional, Kapolri Listyo Minta Pengendara Ubah Perilaku
Indonesia
Luncurkan e-TLE Nasional, Kapolri Listyo Minta Pengendara Ubah Perilaku

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan tilang elektronik atau Elektronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) nasional tahap 1.