10 Material Kulit Sapi Birkin Hermes nan Menggoda, Bikin Ngiler! Mariah Carey membawa tas Birkin Hermes. (Foto: Instagram/@birkinhermes)

SATU tas Birkin Hermes yang dilelang di balai lelang Christie's harganya bisa mencapai Rp 5 miliar. Di tahun lalu, tas serupa yang dilelang di Hong Kong laku dengan harga Rp 4 miliar. Entah tahun depan, mungkin bakal ada orang yang berani mengajukan angka Rp 6 miliar lebih demi mendapatkan tas mewah ini.

Harga tas Birkin Hermes memang selalu membuat orang terbelalak. Orang juga jadi kepo ingin tahu siapa kolektor tas mewah yang berani mengajukan angka miliaran saat Birkin Hermes ini dilelang di balai lelang sekelas Christie's. Pembelinya tentu lah bukan orang sembarangan.

Uang sebanyak Rp 5 miliar cincai buatnya. Ia amat tahu kalau tas-tas besutan Hermes berkelas. Sekilas tentang Birkin. Ini adalah tas merek Hermes yang dibuat secara handmade sehingga menjadi produk eksklusif. Dinamai Birkin untuk menghormati pemilik Birkin pertama, aktris dan penyanyi Eropa Jane Birkin.

Seperti dilansir 1stdibs.com, Birkin dibuat dari material premium. Bahan kulit menjadi ciri khasnya. Setiap material berbeda dan punya nama masing-masing. Sumber hewannya pun berbeda. Ada anak lembu jantan, kambing gunung, buaya, unta hingga kadal. Berikut jenis material kulit sapi yang pernah dipakai untuk memproduksi Birkin Hermes.

1. Togo

Kulit Birkin terpopuler. Tekstur halus menjadi ciri khas Togo. Bisa berbutir, bisa tidak. Diperkenalkan pada 1997, kulit yang dibuat dari anak lembu jantan ini unggul karena kemampuan antigoresnya.

2. Clemence

Clemence adalah kulit sapi. Efek matte biasanya diaplikasikan pada material ini. Sama seperti Togo, Clemence bersifat antigores. Kulit yang dipakai Hermes sejak 1980-an ini mampu membawa beban berat tanpa merusak struktur dan penampilan tas.

3. Fjord

Fjord merupakan material kulit Hermes terkeras. Terbuat dari anak lembu. Memiliki tekstur halus dan matte. Lebih awet ketimbang Togo dan Clemence.

4. Epsom

Epsom benar-benar ngehits. Olahan kulit anak sapi jantan ini banyak dipakai pada produk Hermes. Diperkenalkan pada 2003, Epsom memiliki tekstur berpola tekan. Jika diperhatikan, teksturnya mirip seperti kulit jeruk Mandarin. Kelebihan lainnya ialah antigores.

5. Vache Trekking

Vache Trekking kerap digunakan untuk handbags. Dibuat dari kulit sapi dan hanya tersedia dalam warna terbatas. Warna vache bisa berubah menjadi lebih gelap. Sejak debutnya pada 2009, Vache lebih dikenal sebagai kulit klasik. Kerap dipakai untuk tas pria dan tas bepergian.

6. Box calf

Box calf memiliki tekstur halus. Diproses secara hati-hati dan penuh kerahasiaan. Alhasil, box calf sulit ditiru. Material kulit ini telah dikenal sejak 1890-an dan hingga sekarang tetap mampu menciptakan kesan elegan kepada para pengguna barang bermaterial box calf.

7. Swift

Pertama kali digunakan pada 2006. Banyak kolektor yang menyukai kulit dari anak lembu jantan ini lantaran kehalusan teksturnya. Swift ditawarkan dengan banyak varian warna.

8. Vache

Kulit sapi dewasa yang diwarnai secara alami. Hanya tersedia dalam warna natural dan hitam. Vache bisa berubah seiring bertambahnya waktu. Ringan ketika masih baru, lalu lama kelamaan mengeras. Harga kulit Vache biasanya lebih mahal dibandingkan Togo dan Epsom.

9. Barenia

Barenia merupakan olahan kulit anak sapi jantan. Biasanya dikombinasikan dengan topstitch. Teksturnya halus, kulitnya lembut. Tas yang dibuat dari Barenia tidak bisa memiliki struktur yang tegas.

10. Chamonix

Nama Chamonix diambil dari nama kota di pegunungan Mont Blanc. Kulitnya terkenal cukup keras. Ketika dijadikan material tas, Chamonix kadang dikombinasikan dengan bahan lain.

Itu lah 10 kulit sapi andalan Birkin Hermes. Anda pilih nomor berapa? (*)

Dapatkan juga tips membeli tas Hermes di pedagang online: Newbie, Baca Tips ini Sebelum Beli Tas Hermes di Pedagang Online.

Kredit : rina

Tags Artikel Ini

Rina Garmina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH