10 Hari Operasi Yustisi, 82 Ribu Lebih Orang Kena Sanksi Pelanggar izin usaha indekos, panti pijat, dan tempat usaha berpotensi mencemari lingkungan menjalani sidang yustisi di RPTRA Kalijodo, Jakarta Barat, Selasa (5/11/2019). (ANTARA/DEVI NINDY)

Merahputih.com - Puluhan ribu pelanggar protokol kesehatan di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jakarta diberi sanksi. Jumlah tersebut berdasar Operasi Yustisi yang digelar sejak Senin 14 sampai Kamis 24 September 2020 kemarin.

"Total sanksi ada 82.114 orang," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Jumat (25/9).

Baca Juga

Selama PSBB Jilid II Pemprov DKI Tutup 23 Perusahaan

Jika dirinci, sebanyak 37.660 diberikan teguran tertulis, kemudian 5.284 teguran lisan sebanyak, 36.638 sanksi sosial, dan 2.664 denda adminstrasi.

Tiga pilar Kecamatan Mampang Prapatan melaksanakan operasi yustisi protokol kesehatan di wilayah Mampang Prapatan, Kamis (17/9/2020) (ANTARA/HO-Polsek Mampang Prapatan)
Tiga pilar Kecamatan Mampang Prapatan melaksanakan operasi yustisi protokol kesehatan di wilayah Mampang Prapatan, Kamis (17/9/2020) (ANTARA/HO-Polsek Mampang Prapatan)

Sejauh ini sudah terkumpul denda sebesar Rp233 juta yang diserahkan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ada sebanyak 20 perkantoran dan ratusan tempat makan disegel karena melanggar protokol kesehatan.

"Tempat-tempat makan atau minum, restoran itu ada 211 karena tempat makan atau restoran ini ternyata masih ada beberapa yang memaksakan diri menerima kunjungan," kata dia.

Polisi minta masyarakat bisa ikut memantau penerapan protokol kesehatan di masa PSBB total Jakarta.

Baca Juga

Diklaim Kurangi COVID-19, Jalan dan Sepeda Santai Diizinkan Saat Kampanye

Masyarakat yang melihat adanya pelanggaran protokol kesehatan bisa langsung melaporkannya lewat hotline yang telah disediakan.

"Silakan dilaporkan di akun medsos baik di Humas PMJ maupun TMC Polda, atau di 13 Polres masing-masing, dan juga 99 Polsek, Facebook dan Twitter. Ada masyarakat mengadu akan kita respon, quick response atau kecepatan kita merespon dari petugas timsus mobile secepat mungkin bergerak ke sana," katanya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Korek Keterangan Pegawai Imigrasi soal Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra
Indonesia
Polri Korek Keterangan Pegawai Imigrasi soal Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Ferdy Sambo mengatakan, status pegawai Imigrasi itu adalah saksi.

Kapolri Minta BRI Bantu UMKM, Bangun Rumah dan Asrama Polisi
Indonesia
Kapolri Minta BRI Bantu UMKM, Bangun Rumah dan Asrama Polisi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar silahturahmi dengan pimpinan Bank BRI.

Polwan Gadungan Viral Bersama dengan Pasangan Sesama Jenis Ditangkap
Indonesia
Polwan Gadungan Viral Bersama dengan Pasangan Sesama Jenis Ditangkap

Satreskrim Polres Bitung, Polda Sulawesi Utara (Sulut) menangkap seorang polisi wanita (polwan) gadungan berinisial KL (21).

Testing COVID-19 Anjlok, Satgas Akui Karena Pilkada Serentak
Indonesia
Testing COVID-19 Anjlok, Satgas Akui Karena Pilkada Serentak

"Bagi daerah yang belum memenuhi target testing, agar segera meningkatkan angka testing yang targeted," jelas Wiku.

Anies Diminta Cabut Izin Mal yang 'Membandel'
Indonesia
Anies Diminta Cabut Izin Mal yang 'Membandel'

Konsistensi penerapan protokol kesehatan itu tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah

Waspada, Dua Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang
Indonesia
Waspada, Dua Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

BMKG memprakirakan, cuaca di semua wilayah Jakarta cerah berawan pada Senin (1/3) sejak pagi.

Dewas KPK Tindaklanjuti Laporan 75 Pegawai Terhadap Firli Bahuri Cs
Indonesia
Dewas KPK Tindaklanjuti Laporan 75 Pegawai Terhadap Firli Bahuri Cs

Keseluruhan nilai-nilai dasar, kode etik, dan pedoman perilaku dalam tiga peraturan itu ditujukan mengikat

ICW Pertanyakan Hilangnya Nama Ihsan Yunus PDIP di Dakwaan Penyuap Juliari
Indonesia
ICW Pertanyakan Hilangnya Nama Ihsan Yunus PDIP di Dakwaan Penyuap Juliari

Dalam dakwaan dua penyuap bekas Menteri Sosial Juliari Peter Batubara itu tidak disebutkan nama Ihsan Yunus. Padahal dalam rekonstruksi perkara yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nama tersebut sudah muncul.

Eks Anggota DPRD Sumut yang Dijebloskan ke Penjara Bertambah
Indonesia
Eks Anggota DPRD Sumut yang Dijebloskan ke Penjara Bertambah

Tersangka Nurhasanah, akan ditahan selama 20 hari pertama terhitung mulai 14 Oktober 2020

Kata KPK Soal Kabar Harun Masiku Meninggal Dunia
Indonesia
Kata KPK Soal Kabar Harun Masiku Meninggal Dunia

"Sejauh ini tidak ada informasi valid yang KPK terima terkait meninggalnya buronan tersebut," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (12/1).