10 Gugatan Praperadilan Jadi 'Hadiah' Lebaran bagi Jaksa Agung Jaksa Agung HM Prasetyo. (ANTARA FOTO)

Merahputih.com - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) memberikan 'hadiah' Lebaran untuk Jaksa Agung, H.M. Prasetyo dengan gugatan Praperadilan. Yakni menggugat kasus-kasus yang mandek.

Ketua MAKI Boyamin Saiman mengatakan, gugatan ini dalam rangka memecah rekor MURI yaitu 10 gugatan praperadilan didaftarkan dalam hari yang sama, sebelumnya maksimal 3 saja

Boyamin Saiman (Foto: I.C.Senjaya)
Boyamin Saiman (Foto: I.C.Senjaya)

"10 gugatan Praperadilan yang sudah didaftarkan dan teregister di Pengadilan Jakarta Selatan dalam rangka memberikan kado lebaran terhadap Jaksa Agung M Prasetyo yang mungkin ini adalah lebarannya yang terakhir. Sebab lebaran tahun depan mestinya Jaksa Agung telah berganti," kata Boyamin dalam keteranganya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (29/5)

BACA JUGA: Nyawa 4 Jenderal Diincar, Ahli Intelijen: Taktik Obat Nyamuk Hancurkan Jokowi

BACA JUGA: Presiden Jokowi Teken Aturan Cuti Bersama Lebaran dan Natal PNS

Boyamin mengatakan, perkara yang digugat adalah ketidakmampuan Jaksa Agung menuntaskan perkara lama hingga kadaluarsa maupun baru yang awalnya semangat.

Jaksa Agung, H.M. Prasetyo

"Namun kemudian gembos seperti kasus Victoria Sekuritas," jelas dia.

Inilah 10 daftar gugatan Praperadilan MAKI lawan Jaksa Agung :

1. Cesie Bank Bali, mangkrak sejak 2005 atas Tersangka Tanri Abeng dan Rudi Ramli.

2. Kredit Macet Bank Mandiri di PT Lativi dg Tersangka Abdul Laitef dkk, mangkrak sejak 2007.

3. Indosat IM2 dg Tersangka Jhoni Swandi Sjam, korporasi Indosat Tbk, IM2 dkk, mangkrak sejak 2013.

4. Kondensat Tersangka Honggo Wendratno, Raden Priyono dan Djoko Harsono, mangkrak sejak 2018 padahal perkara sudah dinyatakan lengkap ( P21) namun tidak kunjung diterima penyerahan tahap 2 oleh Jaksa Penuntut Umum .

5. Hibah Sumsel yang terkait dengan mantan Gubernur Alek Nurdin, penyidikan sudah berlangsung 2 tahun namun belum ditetapkan tersangkanya.

6. Hibah Pemkot Manado terkait Wali kotanya, penyidikan sejak September 2018 namun hingga kini belum ditetapkan Tersangkanya dikarenakan pejabat tinggi pemkot Manado pindah partai yg terafiliasi.

7. Kasus Pertamina Pembelian Blok Minyak Manta Gumy Australia tersangka Genades Panjaitan belum dilimpahkan pengadilan tipikor padahal yg lain sudah disidangkan termasuk Karen Agustiawan mantan Dirut Pertamina. Perlakuan istimewa thd Tsk Genades Panjaitan diduga intervensi penguasa.

8. Kasus korupsi Dapen Pupuk Kaltim, tersangka Wicaksono belum ditahan padahal tersangka2 yg lain sudah ditahan dan proses ke Pengadilan Tipikor. Perlakuan berbeda thd Tersangka Wicaksono diduga adanya intervensi penguasa.

9. Kasus Dapen Pertamina dg Tersangka Bety Halim tidak ditahan rutan, padahal tersangka lain Edward Suryajaya dan Helmi Kamal Lubis sudah ditahan dan sudah vonis pengadilan tipikor.

10. Kasus Victoria Securitas, tersangka Susan Tanojo, Syafrudin Temenggung dkk mangkrak sejak 2017 bahkan tersangkanya sebagian besar kabur keluar negeri namun tidak ada upaya sidang in absentia, diduga kasus ini intervensi tingkat tinggi. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH