10,2 Juta Orang Telah Disuntik Vaksin COVID-19 Vaksinasi COVID-19. (Foto: Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Pemerintah mencatat, jumlah penerima vaksin COVID-19 bertambah sebanyak 216.216 orang sehingga total menjadi 10.261.791 orang penduduk Indonesia.

Dari 10.261.791 orang yang telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19 terdapat 5.310.739 orang yang sudah menjalani proses penyuntikan dosis kedua atau bertambah 210.749 orang.

Baca Juga:

Sekolah dan Kuliah Tatap Muka Baru Bisa Dilakukan Setelah Vaksinasi COVID-19

Menurut informasi dari Satgas Penanganan COVID-19, pemerintah menargetkan akan memberikan vaksin COVID-19 terhadap 40.349.049 orang penduduk Indonesia hingga Juni 2021. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan kekebalan kelompok atau herd immunity dari penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu.

Jumlah kasus positif COVID-19 hingga Senin (12/4), bertambah sebanyak 4.829 kasus dari sebelumnya 1.566.995 kini naik menjadi sebanyak 1.571.824 kasus.

Untuk kasus sembuh bertambah 5.289 kasus dari hari Minggu (11/4) yang tercatat 1.414.507 kasus menjadi 1.419.796 kasus dan jumlah kasus meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah 126 kasus dari 42.530 kasus menjadi 42.656 kasus.

Vaksinasi. (Foto: Antara)
Vaksinasi. (Foto: Antara)

Pemerintah melalukan berbagai upaya terkait dengan keterbatasan suplai vaksin. Salah satunya, prioritas penerima vaksinasi diatur berdasarkan risiko terpapar. Data yang ada di Kementerian Kesehatan menunjukkan dari 1,5 juta yang terpapar, sebanyak 10 persen lansia di atas 60 tahun.

''Jadi kelihatan sekali bahwa teman-teman kita di atas 60 tahun itu berisiko tinggi. Kalau kita lihat yang masuk rumah sakit yang wafat untuk non Lansia hanya sekitar 10% dari total yang masuk, tapi kalau Lansia hampir tiga kali lipat,'' tutur Menkes Budi Gunadi Sadikin. (*)

Baca Juga:

Kemenkes Berikan Tips Jalani Vaksinasi saat Berpuasa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemakaman Protap COVID-19 di DKI Kini di Bawah 200 Jenazah per Hari
Indonesia
Pemakaman Protap COVID-19 di DKI Kini di Bawah 200 Jenazah per Hari

“Pemakaman protap COVID-19 yang pernah mencapai lebih dari 350 pemakaman per hari, kini sudah turun di bawah 200 per hari,” ujar Anies

Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Moeldoko: Gue Nggak Ngerti
Indonesia
Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Moeldoko: Gue Nggak Ngerti

"Udah, jangan tanya itu. Gue enggak ngerti," ujarnya.

Pengembang Perumahan Ciganjur Mangkir, DPRD DKI: Ini Nantangi Kami
Indonesia
Pengembang Perumahan Ciganjur Mangkir, DPRD DKI: Ini Nantangi Kami

Komisi D DPRD DKI Jakarta geram dengan pengembang perumahan Melati Residence, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan pasca-insiden longsor yang menewaskan seorang warga.

Hari Ini Vaksin Keliling Berada di Jakbar dan Jakpus, Cek Lokasinya
Indonesia
Hari Ini Vaksin Keliling Berada di Jakbar dan Jakpus, Cek Lokasinya

Hari ini ada 8 titik lokasi sasaran vaksin keliling.

Faisal Basri: Mal Tetap Boleh Beroperasi tapi Ruang Terbuka Ditutup
Indonesia
Faisal Basri: Mal Tetap Boleh Beroperasi tapi Ruang Terbuka Ditutup

Terbukti sebelum pengumuman aturan PSBB jilid II Anies kerap dipanggil dipanggil Menteri Jokowi.

Febri Diansyah Akui Gagal Wujudkan Cita-cita Awal Masuk KPK
Indonesia
Febri Diansyah Akui Gagal Wujudkan Cita-cita Awal Masuk KPK

Cita-cita Febri untuk menjadi penyidik belum bisa terealisasi

Ondel-Ondel Underwater Meriahkan HUT ke-494 DKI Jakarta
Indonesia
Ondel-Ondel Underwater Meriahkan HUT ke-494 DKI Jakarta

"Insya Allah tanggal 22 (pertunjukan Ondel-Ondel Underwater)," ucap Rika ketika dikonfirmasi MerahPutih.com, pada Rabu (16/6).

Gibran Parkirkan Mobil Dinasnya di SMK Batik 2, Kepsek Minta Maaf
Indonesia
Gibran Parkirkan Mobil Dinasnya di SMK Batik 2, Kepsek Minta Maaf

SMK Batik 2 Surakarta, Jawa Tengah meminta maaf secara terbuka pada publik dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Imigrasi: Adelin Lis Gunakan Paspor Atas Nama Hendro Leonardi
Indonesia
Imigrasi: Adelin Lis Gunakan Paspor Atas Nama Hendro Leonardi

Adelin tercatat memegang paspor Indonesia sebanyak empat kali.

[HOAKS atau FAKTA]: Sejumlah Santri di Jember Bertumbangan Usai Divaksin Sinovac
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Sejumlah Santri di Jember Bertumbangan Usai Divaksin Sinovac

Akun Facebook Rahmat Lubis mengunggah sebuah status dengan klaim narasi bahwa vaksin COVID-19 Sinovac memakan korban santri di Jember.