1 dari 5 Pemimpin Bisnis Dunia Saat Ini Cenderung Menjadi Psikopat Satu dari lima orang pengusaha dunia saat ini cenderung psikopat. (Foto: Irish Mirror)

SESUNGGUHNYA, selalu akan ada sedikit sisi psikopat di dalam diri kita. Psikopat merupakan sebuah spektrum, dan kita semua pernah berada dalam spektrum itu. Jika kamu pernah merasa bahwa kamu kurang merasa bersalah dalam suatu situasi, atau tidak memiliki rasa empati terhadap seseorang, atau kamu telah memikat orang lain untuk mendapatkan keuntungan yang kamu inginkan, maka kamu telah menampilkan ciri-ciri seorang psikopat.

Dilansir dari scholarpedia.org, 1% dari populasi dunia merupakan psikopat, dan tidak semuanya merupakan pembunuh atau penjahat. Sifat psikopat memang bisa saja ditemukan diantara kita, namun perbedaan besar pertama adalah bahwa psikopat sesungguhnya tidak memiliki hati nurani. Bahkan menurut penelitian, satu dari lima pemimpin bisnis di dunia saat ini cenderung menjadi psikopat.

1. Apa arti psikopat?

1 dari 5 Pemimpin Bisnis Dunia Saat Ini Cenderung Menjadi Psikopat
Apa arti sebenarnya dari psikopat (Foto: Insider)

Dilansir dari healthyplace.com, psikopat merupakan sebuah kumpulan dari sifat yang terdiri dari fitur afektif, interpersonal, serta perilaku impulsif dan antisosial.

Fitur afektif yang dimaksudkan meliputi kurangnya rasa bersalah, empati, serta keterikatan emosional terhadap orang lain. Serta untuk fitur interpersonal, meliputi narsistik dan pesona luar yang tinggi.

Kemudian perilaku impulsif dan antisosial yang dimaksud meliputi ketidakjujuran, sering memanipulasi, dan suka mengambil resiko yang sembrono.

Para psikopat memang lebih banyak ditemukan di penjara, namun mereka juga bisa lho ditemukan di lingkungan masyarakat.

2. Satu dari lima pemimpin bisnis dunia mungkin memiliki kecenderungan psikopat

1 dari 5 Pemimpin Bisnis Dunia Saat Ini Cenderung Menjadi Psikopat
Apakah kamu tidak memiliki rasa empati? Kemungkinan kamu seorang psikopat. (Foto: Time Magazine )

"Aku adalah pencari sensasi", "aku suka membalas dendam terhadap pihak berwenang", "aku tidak pernah merasa bersalah", "orang yang macam-macam denganku akan menerima ganjarannya", biasanya merupakan moto-moto yang dipakai sosok psikopat.

Pada penelitian yang dilakukan oleh American Psychological Association tahun 2010, dinyatakan bahwa ada setidaknya tiga kali lebih banyak psikopat yang menjabat sebagai eksekutif atau CEO dari populasi keseluruhan. Bahkan, hasil penelitian yang dilakukan Australian Psychological Association tahun 2016 meningkatkan jumlahnya menjadi 20%.

3. Tanda seseorang psikopat

1 dari 5 Pemimpin Bisnis Dunia Saat Ini Cenderung Menjadi Psikopat
Ted Bundy salah satu psikopat paling terkenal di dunia. (Foto: All That's Interesting)

Jika kamu merasakan seseorang sangat membutuhkan validasi dan pengakuan dari orang lain, artinya karena mereka memiliki harga diri yang tinggi, namun sesungguhnya mereka rapuh. Bisa jadi mereka seorang psikopat, para atasan yang terus pamer kemungkinan merasa sangat membutuhkan kekaguman dan perhatian orang lain.

Baca juga:

Berperan sebagai Ted Bundy, Zac Efron Merasa Kesehatan Mentalnya Diuji

Sifat dari seorang psikopat juga cenderung egois. Mereka tidak tertarik terhadap urusan orang lain dan jarang mempertimbangkan masalah orang lain selain dirinya sendiri. Mereka selalu merasa bahwa dirinya pantas mendapatkan hak istimewa ketimbang orang lain.

4. Sisi baik dan buruk dari seorang psikopat

1 dari 5 Pemimpin Bisnis Dunia Saat Ini Cenderung Menjadi Psikopat
Elon Musk pemimpin perusahaan Tesla. (Foto: CNBC.com)

Menurut pengamatan yang dilakukan oleh Tomas Chamorro-Premuzic, penulis buku Why Do So Many Incompetent Men Become Leaders?: (And How to Fix It), biasanya karakter orang yang memiliki sifat berani mengambil resiko, seringkali hidup berdampingan dengan kecenderungan psikopat.

Contohnya, pada musibah Tsunami terakhir yang terjadi di Thailand, seorang pengusaha asal Australia menjadi sosok pahlawan karena menyelamatkan 20 orang nyawa seorang diri, padahal belakangan diketahui bahwa orang ini merupakan buron kepolisian Australia selama bertahun-tahun atas tuduhan penyerangan dan perampokan.

Hal yang serupa juga terjadi pada seorang pahlawan petugas kebakaran di Inggris, yang dianugerahi medali kehormatan atas tindakan kepahlawanannya saat serangan teroris di London. Beliau mempertaruhkan nyawanya menyelamatkan para penumpang bus. Namun saat ini, dia sedang dipenjara 14 tahun karena keterkaitannya dalam jualbeli narkoba sebesar USD 135 juta.

Baca juga:

Awas, Jika Memiliki Ciri Ini Bisa Jadi Kamu Seorang Psikopat!

Tanda-Tanda Rekan Kerja Anda Psikopat

Penyuka Pahit Cenderung Psikopat

Pengusaha paling berpengaruh dan ikonik seperti Steve Jobs dan Elon Musk sekalipun juga dikaitkan dengan kecenderungan egoistik, ini dikarenakan kedua tokoh penting ini memiliki kesulitan diajak bekerjasama.

Steve Jobs dipecat dari perusahannya sendiri karena menunjukkan sifat empati yang rendah dan perilaku antisosial. Jobs kerap kali parkir di tempat parkir khusus disabilitas, dan sering mempermalukan dan mengintimidasi rekan kerjanya.

Sedangkan dalam kasus Elon Musk, ditemukan sisi narsisistik. Ini dibuktikan dari perilakunya yang suka meneriaki dan mengumpat secara agresif kepada para investor, media, dan karyawannya. Elon Musk juga kerap berperilaku konfrontatif dan tidak menentu di media sosial. Meskipun begitu, baik Steve Jobs dan Elon Musk tetap memiliki bakat berwirausaha yang tidak perlu diragukan lagi. (shn)



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH