1,6 Juta Warga Jakarta Sudah Divaksin, Penyebaran COVID-19 Masih Tinggi Vaksinasi COVID-19. (Foto: Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Vaksinasi COVID-19 terus digencarkan di wilayah DKI Jakarta. Sebab, dengan cara inilah penyebaran virus diyakini bisa diredam.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, vaksinasi juga masih terus berlangsung. Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang.

"Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 1.633.447 orang (54,4 persen) dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 840.544 orang (28 persen)," kata Dwi dalam keteranganya, Sabtu (17/4).

Baca Juga:

Pengembangan Vaksin Nusantara Sengaja Dilakukan Secara Senyap

Rinciannya, yaitu untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 125.148 orang (111,4 persen) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 109.038 orang (97,1 persen), dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang.

Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 548.314 orang (60,1 persen) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 272.887 orang (29,9 persen), dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang.

Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 959.985 orang (48,6 persen) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 458.619 orang (23,2 persen) dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang.

Berdasadkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 12.734 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 10.823 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.037 positif dan 9.786 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 3.450 orang dites, dengan hasil 73 positif dan 3.377 negatif. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 339.128. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 69.330.

Vaksinasi. (Foto: Asropih)
Vaksinasi. (Foto: Asropih)

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 33 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 6.953 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 398.125 kasus.

Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 384.652 dengan tingkat kesembuhan 96,6 persen, dan total 6.520 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,5 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen. (Knu)

Baca Juga:

Tren Kenaikan COVID-19 Empat Libur Panjang Jadi Pertimbangan Larangan Mudik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Enggan Banyak Komentar, DPRD Hanya Doakan Wagub DKI Sembuh dari COVID-19
Indonesia
Enggan Banyak Komentar, DPRD Hanya Doakan Wagub DKI Sembuh dari COVID-19

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) dinyatakan terpapar COVID-19.

Anak Buah Juliari Pinjam Koper PNS Kemensos Tampung Uang Suap Bansos
Indonesia
Anak Buah Juliari Pinjam Koper PNS Kemensos Tampung Uang Suap Bansos

Mendengar BAP-nya dibacakan oleh Jaksa, Rizki pun membenarkan isi kesaksiannya itu

Jelang Puasa, Pemkot Jakpus Tertibkan PKL Buat Semrawut
Indonesia
Jelang Puasa, Pemkot Jakpus Tertibkan PKL Buat Semrawut

Pemkot Jakarta Pusat mulai berbenah menata Pasar Tanah Abang menjelang bulan puasa, dengan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang melanggar aturan.

Per Jumat (11/12), Penambahan Kasus COVID-19 Ibu Kota Capai 1.232 Jiwa
Indonesia
Per Jumat (11/12), Penambahan Kasus COVID-19 Ibu Kota Capai 1.232 Jiwa

Dengan positivity rate 9,2 persen, penambahan kasus positif hari ini sebanyak 1.232 jiwa.

Dua Hari Buka, Thamrin 10 Sepi Pengunjung
Indonesia
Dua Hari Buka, Thamrin 10 Sepi Pengunjung

Pengunjung Thamrin bisa dihitung dengan jari dibandingkan tempat kuliner Mandiri Syariah.

Hasto: Teguran Presiden Jokowi Wajar, Sense of Crisis Wajib Dimiliki Para Menteri
Indonesia
Hasto: Teguran Presiden Jokowi Wajar, Sense of Crisis Wajib Dimiliki Para Menteri

Reshuffle kabinet, lanjut Hasto, selain menjadi hak prerogatif Presiden, juga sebagai instrumen yang dipakai untuk melakukan evaluasi atas kinerja menteri.

[Hoaks atau Fakta]: Pengawal Biden Anggota Pasukan Tiongkok
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Pengawal Biden Anggota Pasukan Tiongkok

Ketika Cho berdiri di belakang presiden pada pelantikan dengan cepat menjadi viral di antara komunitas Korea di Amerika Serikat.

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1441 H Jatuh pada 24 Mei 2020
Indonesia
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1441 H Jatuh pada 24 Mei 2020

Penetapan ini berdasarkan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Fachrul Razi.

KPK Tutupi Penetapan Tersangka Eks Petinggi PT DI
Indonesia
KPK Tutupi Penetapan Tersangka Eks Petinggi PT DI

Ali mengatakan, hal itu merujuk kebijakan baru yang diambil oleh Firli Bahuri Cs

Langgar PSBB, Pemilik Resto dan Cafe bakal Didenda Rp150 Juta
Indonesia
Langgar PSBB, Pemilik Resto dan Cafe bakal Didenda Rp150 Juta

Kebijakan itu mengacu dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 79 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya dan Pengendalian COVID-19.