1.117 Narapidana Hindu Terima Remisi Khusus Nyepi 2022 Ilustrasi. (ANTARA/FB Anggoro)

MerahPutih.com - Pemerintah memberikan Remisi Khusus (RK) Nyepi Tahun 2022 bertepatan dengan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944, Kamis (3/3). Remisi diberikan melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Sebanyak 1.117 narapidana beragama Hindu dari berbagai wilayah di Indonesia dapatkan RK) Nyepi Tahun 2022.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.113 narapidana mendapatkan RK I atau pengurangan sebagian dengan rincian sebanyak 269 narapidana menerima remisi 15 hari, 687 narapidana mendapat remisi 1 bulan, 117 narapidana mendapat remisi 1 bulan 15 hari, dan 40 orang mendapat remisi 2 bulan.

Baca Juga:

Hari Nyepi 2022, Anies Harap Umat Hindu Terus Jadi Jembatan Perkuat Hubungan Lintas Agama

Sementara itu, sebanyak 4 orang menerima RK II atau langsung bebas usai 1 narapidana mendapat remisi 15 hari dan 3 narapidana mendapat remisi 1 bulan.

Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Bali kembali menyumbang narapidana penerima RK Nyepi terbanyak dengan jumlah 792 narapidana, disusul Kanwil Kemenkumham Kalimantan Tengah sebanyak 70 narapidana, dan Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara sebanyak 47 narapidana.

“Pemberian RK bukan sekadar bentuk kehadiran negara dalam memberikan penghargaan dan perhatian bagi narapidana, terutama di hari raya keagamaan. Lebih dari itu, pemberian remisi diharapkan memberikan motivasi bagi narapidana untuk menjadi lebih baik dan meningkatkan ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Koordinator Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti, Kamis (3/3).

Baca Juga:

Nyepi di Bali, Bandara I Gusti Ngurah Rai Tutup 24 Jam

Rika juga menegaskan bahwa seluruh proses pemberian remisi dilakukan secara daring melalui Sistem Database Pemasyarakatan dan tidak dipungut biaya. Layanan pemberian remisi secara daring telah dilakukan bahkan sejak sebelum pandemi corona terjadi.

“SDP mempermudah kami dalam melakukan pemeriksaan syarat administratif dan substantif yang tentunya telah dipenuhi narapidana penerima remisi. Selain itu baik narapidana maupun keluarganya dapat memantau langsung proses usulan remisi dengan memanfaatkan pemindai biometrik,” tambahnya.

Sementara itu, per 22 Februari 2022, jumlah warga binaan pemasyarakatan di seluruh wilayah Indonesia telah mencapai 271.252 orang dengan rincian 226.490 narapidana dan 44.762 tahanan. Pemberian RK Nyepi tahun ini juga menghemat anggaran biaya makan narapidana sebesar Rp 551.055.000,00 dengan rata-rata biaya makan sebesar Rp 17.000,00 per orang per hari.

Remisi adalah pengurangan menjalani masa pidana yang diberikan kepada narapidana dan anak yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.

Peraturan mengenai pemberian remisi terdapat dalam Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak WBP, Perubahan Pertama: PP RI No. 28 Tahun 2006, Perubahan Kedua: PP RI Nomor 99 Tahun 2012, Keputusan Presiden RI No. 174 Tahun 1999 tentang Remisi, serta Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 3 tahun 2018 tentang Pemberian Remisi kepada WBP. (Pon)

Baca Juga:

Merayakan Nyepi di Luar Bali Saat Pandemi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sikapi Konflik Ukraina-Rusia, DK PBB Akan Pungut Suara untuk Sidang Khusus Darurat
Dunia
Sikapi Konflik Ukraina-Rusia, DK PBB Akan Pungut Suara untuk Sidang Khusus Darurat

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Minggu (27/2) akan melakukan pemungutan suara untuk memutuskan perlu menggelar sidang khusus darurat terkait invasi Rusia ke Ukraina.

Begini Respons NasDem Diajak Gabung Koalisi Semut Merah Besutan PKB-PKS
Indonesia
Begini Respons NasDem Diajak Gabung Koalisi Semut Merah Besutan PKB-PKS

Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya menyatakan, partai besutan Surya Paloh itu kini sedang fokus menyiapkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang akan berlangsung pada 15-17 Juni 2022 mendatang.

Siap Awasi Pemilu 2024, Bawaslu Soroti Konten Disinformasi di Medsos
Indonesia
Siap Awasi Pemilu 2024, Bawaslu Soroti Konten Disinformasi di Medsos

Bawaslu menyatakan bakal meyoroti media sosial milik partai politik secara ketat. Pengawasan bakal dilakukan bersama Kominfo dan Polri.

HUT Ke-76 Bhayangkara, Kapolri Berkomitmen Berikan Pengabdian Terbaik kepada Masyarakat
Indonesia
HUT Ke-76 Bhayangkara, Kapolri Berkomitmen Berikan Pengabdian Terbaik kepada Masyarakat

Polri berkomitmen untuk terus memberikan pengabdian dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Mobilitas Warga Diklaim Menurun, Luhut Duga Karena Takut Terkena Omicron
Indonesia
Mobilitas Warga Diklaim Menurun, Luhut Duga Karena Takut Terkena Omicron

Luhut juga menyampaikan mengenai transmisi lokal kasus COVID-19

Satgas COVID-19 bakal Wajibkan Vaksin Booster di Fasilitas Publik
Indonesia
Satgas COVID-19 bakal Wajibkan Vaksin Booster di Fasilitas Publik

Langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan cakupan vaksin booster secara nasional. Apalagi, angka penyebaran COVID-19 kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Jangan Cemas! Pasokan Minyak Goreng di Jakarta Dikirim Sepekan Dua Kali
Indonesia
Jangan Cemas! Pasokan Minyak Goreng di Jakarta Dikirim Sepekan Dua Kali

Mendag Lutfi telah memutuskan untuk merubah kebijakan domestic market obligation (DMO) minyak goreng dari yang sebelumnya 20 persen menjadi 30 persen.

HUT ke-76 TNI, Panglima Hadi Tuntut Prajuritnya Tingkatkan Profesionalisme
Indonesia
HUT ke-76 TNI, Panglima Hadi Tuntut Prajuritnya Tingkatkan Profesionalisme

Kesetiaan TNI juga terwujud dalam melaksanakan tugas menghadapi berbagai ancaman yang semakin kompleks

Jokowi, Pimpinan KPK,dan Kepala BKN Digugat Bekas Pegawai KPK
Indonesia
Jokowi, Pimpinan KPK,dan Kepala BKN Digugat Bekas Pegawai KPK

Ita dan kawan-kawan meminta hakim menghukum para tergugat untuk merehabilitasi nama baik para pegawai yang dipecat.

Politisi Gerindra Sebut JIS Tidak Cocok untuk Acara May Day
Indonesia
Politisi Gerindra Sebut JIS Tidak Cocok untuk Acara May Day

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Syarif menegaskan, stadion JIS tidak cocok sebagai tempat untuk menggelar aksi tersebut.