1,1 Juta Jiwa Nyaris Jadi Korban Peredaran Narkoba Asal Malaysia Jelang Nataru Konferensi pers terkait penungkapan jaringan narkoba Indonesia-Malaysia oleh Bareskrim Polri. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Peredaran narkoba jelang Natal dan Tahun Baru 2021 makin menjadi-jadi.

Buktinya, sebanyak tiga orang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus peredaran narkotika jaringan Malaysia-Indonesia.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Haloman Siregar mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi adanya penjemputan narkoba dalam jumlah besar dari Malaysia menuju perairan Aceh.

Baca Juga:

Bareskrim Sita Aset Bandar Narkoba Senilai Rp 338 Miliar

"Di dalam kapal terdapat dua laki-laki berinisial FR sebagai nakhoda dan HB sebagai transpoter. Keduanya dikendalikan oleh SJ," kata Krisno dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Kamis (23/12).

Saat dirilis, para pelaku hanya tertunduk lesu seraya mengenakan baju tahanan.

Berdasarkan penyelidikan sementara, tersangka SJ mengakui dikendalikan oleh tersangka lainnya yang berinisial SF alias HT.

Ia menduga, SF yang menjadi pengendali ini merupakan warga negara Indonesia tepatnya berasal dari Aceh. Namun saat ini, berada di Malaysia.

"Dia yang memberikan perintah untuk melakukan penjemputan narkoba dalam jumlah besar," ucapnya.

Dari hasil penangkapan itu, sejumlah barang bukti berhasil diamankan. Di antaranya sabu-sabu seberat 222.000 gram, ekstasi 90.000 gram, serta happy five (H5) 47.500 butir.

Baca Juga:

Tangkap Bandar Narkoba, BNNP Jateng Sita Aset Hasil TPPU Rp 683 Juta

Krisno Siregar menerangkan, sebanyak 888 ribu jiwa berhasil diselamatkan dari ratusan ribu barang bukti narkoba jenis sabu.

Kemudian untuk barang bukti ekstasi, polisi mengklaim berhasil menyelamatkan 247.500 jiwa. Dengan asumsi per orang mengonsumsi sekitar 1 butir per hari. Begitu juga dengan happy five.

"Jadi, total jiwa yang dapat diselamatkan yakni 1.135.000 jiwa dari kasus peredaran narkoba ini," jelas Krisno yang mengenakan kemeja hitam ini.

Krisno menjelaskan, pihaknya masih mendalami kasus peredaran narkotika jaringan Malaysia-Indonesia ini, termasuk wilayah yang akan dijadikan tempat peredarannya.

"Namun, dugaan kami ini akan diedarkan di kota-kota besar di Indonesia melalui tempat hiburan malam, dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru. Itu menurut pengakuan tersangka dari hasil pemeriksaan," pungkasnya.

Atas perbuatan mereka, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman pidana mati atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda Rp 1 miliar.

Serta, subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan denda Rp 800 juta. (*)

Baca Juga:

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Hadiri Sidang Perdana Kasus Narkoba

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
UMP DKI 2022 Pasti Naik, Besarannya Tunggu Tanggal 19 November
Indonesia
UMP DKI 2022 Pasti Naik, Besarannya Tunggu Tanggal 19 November

"Kenaikan, insya Allah ada kenaikan (UMP) DKI, untuk besarannya tunggu saja di tanggal 19 (November)," jelas Andri di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (16/11).

Kemenag Sebut Pancasila Bukan untuk Gantikan Agama
Indonesia
Kemenag Sebut Pancasila Bukan untuk Gantikan Agama

"Pancasila bukan untuk meminggirkan dan menggantikan kedudukan agama yang dijunjung tinggi dalam perikehidupan bangsa dan masyarakat kita," tegas Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar

Politikus Senior Partai Demokrat Max Sopacua Tutup Usia
Indonesia
Politikus Senior Partai Demokrat Max Sopacua Tutup Usia

Jenazah Max akan diberangkatkan dari RSPAD Gatot Subroto

KPU dan Bawaslu Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
Foto
KPU dan Bawaslu Kota Tangerang dan Tangerang Selatan

KPU Kota Tangerang terletak di Jl. Nyimas Melati No.16, RT.005/RW.001, Sukarasa, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Indonesia. (Senin, 24/1/2022) Foto : Merahputih/Dicke Prasetia.

Angka Tracing Turun, PPKM DKI dan Sekitarnya Kembali Naik Jadi Level 2
Indonesia
Angka Tracing Turun, PPKM DKI dan Sekitarnya Kembali Naik Jadi Level 2

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menaikan status PPKM di Jabodetabek menjadi level 2.

Soal TWK KPK, Komnas HAM Berharap Bisa Diterima Jokowi
Indonesia
Soal TWK KPK, Komnas HAM Berharap Bisa Diterima Jokowi

Itu dekat sekali dengan rekomendasi Komnas HAM

11 Warga Positif COVID-19 di Solo Dibawa ke Dalem Priyosuhartan
Indonesia
11 Warga Positif COVID-19 di Solo Dibawa ke Dalem Priyosuhartan

Dari jumlah tersebut sebanyak 11 orang jalani isolasi mandiri di Dalem Priyosuhartan. Pasien tersebut merupakan pasien tanpa gejala dan gejala ringan itu jalani isoter selama 10 hari ke depan.

Sebagian Besar Wilayah Jakarta Diperdiksi Diguyur Hujan Siang Ini
Indonesia
Sebagian Besar Wilayah Jakarta Diperdiksi Diguyur Hujan Siang Ini

Memasuki malam hari, seluruh wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu diprakirakan berawan

KPK Cecar Konsultan Bank Panin dan Jhonlin Baratama Soal Uang Suap ke Pejabat Pajak
Indonesia
KPK Cecar Konsultan Bank Panin dan Jhonlin Baratama Soal Uang Suap ke Pejabat Pajak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa konsultan pajak atau kuasa wajib pajak PT Bank Pan Indonesia atau Bank Panin, Veronika Lindawati dan Agus Susetyo selaku konsultan pajak PT Jhonlin Baratama, Kamis (19/8).

OTT Bupati Kuansing, KPK Amankan Dolar Singapura dan iPhone XR
Indonesia
OTT Bupati Kuansing, KPK Amankan Dolar Singapura dan iPhone XR

"KPK menemukan bukti petunjuk penyerahan uang Rp 500 juta, uang tunai dalam bentuk rupiah dengan total Rp 80,9 juta, mata uang asing sekitar SGD1.680 dan serta iPhone XR," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar