1.000 Pesilat Merpati Putih Catatkan Rekor Dunia Anggota PPS Betako Merpati Putih sebelum pencatatan rekor MURI di Bogor, Jawa Barat. (MP/Zulfikar Sy)

MerahPutih.com - Perguruan Pencak Silat Bela Diri Tangan Kosong Merpati Putih berhasil mencatatkan rekor dunia Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan pematahan 1.000 gagang pompa air dragon oleh 1.000 pesilat PPS Betako Mepati Putih, pada Sabtu (10/2), di Bogor, Jawa Barat.

Pencatatan rekor tersebut dilangsungkan di Lapangan Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) sekaligus bertepatan dengan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) VI Merpati Putih. Pihak MURI menyatakan bahwa atraksi pesilat Merpati Putih menjadi rekor dunia.

Pencatatan rekor juga diikuti oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan yang turut hadir. Zulkifli yang dikukuhkan sebagai anggota kehormatan diundang masuk ke lapangan. Didampingi oleh pewaris Merpati Putih dan dewan guru, Zulkifli dipandu teknik pematahan benda keras dengan paha bagian atas.

Seribu pesilat Merpati Putih yang melakukan pematahan berasal dari anggota dari cabang-cabang seluruh Indonesia dan dari luar negeri, Jepang dan Korea Selatan.

Zulkifli Hasan mengatakan, sebuah kehormatan telah menjadi bagian dari Merpati Putih. Dia juga menjelaskan bahwa melestarikan budaya, termasuk silat Merpati Putih, merupakan bagian dari amanat konstitusi. Dia berjanji akan lebih mendukung perkembangan silat ke depannya.

Selain pencatatan rekor, ada yang spesial bagi salah satu anggota Merpati Putih dari anggota Kopassus Praka Pujiono. Dia diberikan kenaikan tingkat istimewa karena jasanya dalam bidang kemanusiaan berhasil mendeteksi lokasi korban longsor melalui getaran (salah satu keilmuan Merpati Putih), di Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Merpati Putih Amos Priyono Tri Nugroho mengatakan bahwa pencatatan rekor diharapkan menjadi momentum agar anggota lebih membaktikan diri terhadap masyarakat.

Merpati Putih merupakan ilmu bela diri asli Indonesia yang sudah terbentuk aliran ini sejak tahun 1550. Merpati Putih merupakan singkatan dalam bahasa Jawa yaitu mersudi patitising tindak pusakane titising hening yang diartikan dalam bahasa Indonesia sebagai "mencari sampai mendapat kebenaran dengan ketenangan." (*)

Kredit : zulfikar


Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH