1.000 Lebih Personel Gabungan Kawal Perjalanan Vaksin COVID-19 Tahap II Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto (kiri) dan Kakorlantas Polri Irjen Istiono (kedua kiri) memantau kedatangan vaksin sinovac tahap II di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (31/12). (NTMC

Merahputih.com - 1.168 personel gabungan TNI/Polri dikerahkan untuk mengawal perjalanan vaksin COVID-19 dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten menuju ke kantor pusat PT Bio Farma di Bandung, Jawa Barat, menyusul kedatangan vaksin sinovac tahap II di Bandara Soekarno Hatta, Kamis (31/12) sore.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman bersama Kakorlantas Polri Irjen Istiono, Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto memantau langsung pengiriman vaksin COVID-19 yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga:

Menkes Budi Keluarkan Rencana Tahapan Vaksinasi COVID-19

Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Rudi Antariksawan dan Dirlantas Polda Metro Kombes Sambodo Purnomo Yogo juga turut hadir.

"Pangdam Jaya dan Kakorlantas sempat memantau pemindahan vaksin sinovac dari pesawat menuju truk-truk yang disiapkan untuk membawa vaksin tersebut ke tempat penyimpanan vaksin di Bandung," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, Kamis (31/12).

Kedatangan Vaksin COVID Sinovac. (Foto: Sekretariat Presiden).
Kedatangan Vaksin COVID Sinovac. (Foto: Sekretariat Presiden).

Ini merupakan pengiriman vaksin sinovac tahap kedua setelah tahap pertama sebanyak 1,2 juta dosis vaksin tiba pada hari Minggu (6/12). Pengawalan vaksin sejak dari Bandara Soetta dengan melibatkan unit urusan kesehatan (urkes) bandara bersama anggota TNI/Polri.

Pelaksanaan protokol kesehatan ketat diterapkan dalam prosedur pengiriman vaksin ini ke Bandung dengan mewajibkan pengemudi melaksanakan rapid test terlebih dahulu.

Baca Juga:

Pemprov DKI Tak Masalahkan Aturan Isolasi Lima Hari Bagi WNA

Jumlah personel yang dilibatkan dalam pengawalan dan pengamanan pengiriman vaksin sama seperti pengiriman tahap pertama, yaitu 238 personel dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya 152 personel, Polda Jawa Barat 530 personel, dan dari TNI 248 personel.

Sebanyak 1,8 juta dosis vaksin COVID-19 buatan perusahaan farmasi asal Tiongkok, Sinovac disimpan dalam 11 kotak berpendingin khusus tiba di Terminal Cargo 530 Bandara Soekarno Hatta pada hari Kamis. Kotak berisi vaksin tersebut kemudian diangkut menggunakan empat truk kontainer. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penumpang KRL Membludak di Stasiun Tanah Abang Gegara Pintu Dijadikan Satu Akses
Indonesia
Penumpang KRL Membludak di Stasiun Tanah Abang Gegara Pintu Dijadikan Satu Akses

Sejak pukul 15.05 WIB, para pengguna KRL telah mengantre hingga ke area integrasi antarmoda di luar gate sisi utara Stasiun Tanah Abang

1.387 Hoaks COVID-19 Beredar, Kemenkominfo Temukan Modus Baru
Indonesia
1.387 Hoaks COVID-19 Beredar, Kemenkominfo Temukan Modus Baru

Hoaks terkait meninggalnya seorang tentara usai divaksinasi.

[HOAKS atau FAKTA]: Penyanyi Dunia Nyanyikan Asmaul Husna agar Wabah Berhenti
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penyanyi Dunia Nyanyikan Asmaul Husna agar Wabah Berhenti

Unggahan Mamah Dedeh itu telah disukai 205 kali dan disebarkan kembali 97 kali.

Ketua Komite KAMI Bukan Anak Buah Yusril, PBB: Kami Sudah Cabut KTA-nya
Indonesia
Ketua Komite KAMI Bukan Anak Buah Yusril, PBB: Kami Sudah Cabut KTA-nya

Afriansyah menyarankan tokoh-tokoh KAMI bersabar sampai Pilpres 2024

Sebut Pernah Ada Pencurian, Ketua DPRD DKI Soroti Lemahnya Keamanan MRT
Indonesia
Sebut Pernah Ada Pencurian, Ketua DPRD DKI Soroti Lemahnya Keamanan MRT

"Kalau sampai data-data ini ada di tangan orang yang salah bisa bahaya ini. Saya minta Direktur Operasional menjawab kenapa tidak pernah melaporkan ke polisi, jangan bilang tidak tahu, karena saya tahu semua," terangnya.

PSI Nilai Jerinx Sudah Tepat Diganjar Pakai UU ITE
Indonesia
PSI Nilai Jerinx Sudah Tepat Diganjar Pakai UU ITE

Di saat negara sedang dalam status darurat kesehatan, JRX justru membuat campaign

Dalam Proses Rekrutmen dan Propaganda, Kelompok Intoleran Benturkan Agama dan Negara
Indonesia
Ini Alasan Pemilik Mobil RI 1 Palsu Nekat Terobos Mabes Polri
Indonesia
Ini Alasan Pemilik Mobil RI 1 Palsu Nekat Terobos Mabes Polri

Mobil tersebut dimiliki oleh seorang oknum anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang sengaja menggunakan pelat palsu RI 1 untuk mencari perhatian.

Muladi Wafat, Ketua DPD: Indonesia Kehilangsan Salah Seorang Begawan Hukumnya
Indonesia
Muladi Wafat, Ketua DPD: Indonesia Kehilangsan Salah Seorang Begawan Hukumnya

La Nyalla menyebut banyak jasa-jasa Prof. Muladi bagi bangsa dan negara

Banyak Yang Belum Tahu Wajib Bawa STRP, TransJakarta Masih Berikan Kelonggaran
Indonesia
Banyak Yang Belum Tahu Wajib Bawa STRP, TransJakarta Masih Berikan Kelonggaran

"Karena pelanggan beberapa ada yang tahu dan belum tahu. Kita sosialisasi dulu hari ini," kata Petugas Halte TransJakarta Kampung Melayu Kusumawardhani.