1.000 Lebih Kasus Kekerasan Terjadi Selama 2025, Jadi Alarm Serius Dunia Pendidikan

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
1.000 Lebih Kasus Kekerasan Terjadi Selama 2025, Jadi Alarm Serius Dunia Pendidikan

Gedung DPR RI. (Foto: MerahPutih.com/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyoroti maraknya kasus kekerasan yang terus terjadi di lingkungan pendidikan sepanjang 2025. Ia menegaskan, kondisi ini menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan nasional.

“Sepanjang tahun 2025, kami mencatat lebih dari 1.000 kasus kekerasan yang terjadi di sekolah maupun perguruan tinggi. Bentuknya beragam, mulai dari kekerasan verbal hingga fisik. Ini menunjukkan bahwa dunia pendidikan kita masih menyisakan pekerjaan rumah besar,” ujar Lalu kepada wartawan, Jumat (23/1).

Menurutnya, pendidikan yang selama ini diagungkan sebagai sarana mencerdaskan kehidupan bangsa justru masih diwarnai praktik-praktik yang bertentangan dengan nilai dasar pendidikan itu sendiri.

“Pendidikan pada prinsipnya adalah memanusiakan manusia. Kalau masih ada kekerasan, berarti ada yang salah dalam sistem dan praktik pendidikan kita,” tegasnya.

Baca juga:

Guru Jambi Tampar Siswa 'Pirang' Berujung Laporan Polisi, Komisi III DPR RI Pasang Badan Minta Kasus Dihentikan

Lalu, ia mencontohkan peristiwa kekerasan antara guru dan siswa yang terjadi di sebuah SMK di Jambi. Dalam kasus tersebut, seorang guru melakukan kekerasan terhadap siswa, yang kemudian berujung pada pengeroyokan guru oleh sejumlah siswa.

Politisi asal Dapil NTB II itu juga menyoroti guru yang membawa senjata tajam ke lingkungan sekolah. Jika ada guru membawa senjata tajam ke sekolah, itu sudah kebablasan. Hal ini menunjukkan relasi edukasi benar-benar tidak dipahami.

“Saya melihat relasi edukasi antara guru dan siswa tidak berjalan sebagaimana mestinya. Guru tidak memahami sepenuhnya tugas dan kewajibannya, begitu juga siswa,” jelasnya.

Ia menekankan, bahwa guru seharusnya menjadi figur teladan dan panutan bagi siswa. Guru itu harus menjadi profil yang diidolakan, bukan malah terlibat dalam konflik apalagi kekerasan terhadap siswa.

Baca juga:

70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah

Selain itu, Lalu menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter di sekolah. Menurutnya, pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada prestasi akademik semata.

“Pendidikan karakter tidak bisa dikesampingkan. Ini penting untuk membentuk karakter dan akhlak siswa. Itu yang harus kita luruskan dan perbaiki agar sesuai dengan tujuan dan fungsi utama pendidikan,” pungkasnya. (Pon)

#Tindak Kekerasan #Komisi X DPR #Pendidikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Anggota Parlemen Australia Kritis setelah Ditabrak Mobil, PM Albanese Sebut Serangan Disengaja
Perdana Menteri Anthony Albanese menyebut insiden bisa jadi merupakan serangan yang disengaja.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
 Anggota Parlemen Australia Kritis setelah Ditabrak Mobil, PM Albanese Sebut Serangan Disengaja
Dunia
34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Anak-anak yang tewas atau terluka di sekolah Al-Khair tersebut berusia 6 hingga 12 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
  34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Indonesia
Pemerintah Rampungkan Skema Kebijakan Pendidikan Gratis dari SD Sampai Kuliah
Pemerintah turut mematangkan afirmasi khusus bagi pemenuhan hak belajar anak-anak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Pemerintah Rampungkan Skema Kebijakan Pendidikan Gratis dari SD Sampai Kuliah
Indonesia
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Setelah melakukan penembakan, pelaku langsung melarikan diri. Satreskrim Polres Boyolali masih menyelidiki identitas dan keberadaan terduga pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Indonesia
Panduan Lengkap Kesetaraan Paket C yang Wajib Kamu Tahu: Syarat, Kurikulum, dan Cara Lulus Terbaru
Masih bingung apa itu pendidikan kesetaraan dan Kejar Paket C? Temukan info lengkap soal syarat masuk, metode belajar, hingga cara resmi mendapat ijazah di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Panduan Lengkap Kesetaraan Paket C yang Wajib Kamu Tahu: Syarat, Kurikulum, dan Cara Lulus Terbaru
Indonesia
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
FSGI mencatat 100 kasus kekerasan di satuan pendidikan sepanjang Januari-September 2026. Sebanyak 60 persen merupakan kekerasan seksual.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
Dunia
Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Para siswa mengatakan jam sekolah terlalu panjang, fasilitas tidak memadai, termasuk ruang kelas yang terlalu panas, dan terlalu banyak ketidakhadiran pengajar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
 Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Dunia
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Berujung Ricuh, Hampir 80 Orang Terluka
Sejumlah siswa sekolah menengah di Prancis menggelar aksi protes selama sepekan untuk menentang jadwal yang terlalu padat, kekurangan guru, dan beberapa isu pendidikan lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Berujung Ricuh, Hampir 80 Orang Terluka
Indonesia
Kepala Bakom RI Qodari Sebut Pendidikan Gratis Upaya Pemerintah Hadirkan Inklusivitas
Rencana kebijakan pendidikan gratis akan melengkapi berbagai program pemerintah di bidang pendidikan yang telah berjalan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Kepala Bakom RI Qodari Sebut Pendidikan Gratis Upaya Pemerintah Hadirkan Inklusivitas
Indonesia
Banggar DPR Sebut Butuh Anggaran Rp 302 Triliun Buat Pendidikan Gratis
Pemerintah berencana terlebih dulu menjalankan program percontohan (pilot project) dengan anggaran sekitar Rp 5 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Banggar DPR Sebut Butuh Anggaran Rp 302 Triliun Buat Pendidikan Gratis
Bagikan