Zaman Dahulu Orang Banten Dikubur Jongkok Dalam Tempayan  Ilustrasi penguburan menggunakan tempayan di Museum Negeri Banten. (Foto MP/Sucitra)

Banten, adalah tanah dengan sejarah panjang yang memiliki banyak hal misterius untuk dikuak. Di antaranya mengenai peradaban pada zaman di mana orang Banten dimakamkan dengan cara duduk dan dimasukan ke dalam tempayan.

Sekitar tahun 1955, seorang penduduk Anyer bernama Munir melaporkan penemuan tempayan berisi manusia yang belum menjadi fosil. Kemudian H R van Heekeren dan Basuki meneliti bukti-bukti arkeologis tersebut.

Selain kerangka manusia, didalam tempayan juga ditemukan macam-macam benda seperti periuk, mangkuk, kendi, dan pedupaan, keramik, juga benda-benda logam berbentuk gelang dari perunggu yang dihias dengan pola pilin.

Van der Hoop (1949) berpendapat bahwa benda-benda itu berasal dari masa prasejarah, sementara Soejono (1992) dan beberapa arkeolog justru menyatakan bahwa situs Anyer Lor ada sekitar tahun 200-500 Masehi. Pola penguburan tersebut, juga diketemukan di Gilimanuk, Bali.

Di Museum Nasional Banten, terdapat ilustrasi yang menggambarkan bagaimana bentuk tempayan, serta ilustrasi bagaimana tulang belulang manusia yang dikuburkan dengan pola pemakaman tempayan tersebut. (Sucitra)



Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH