Yogyakarta Raih Regional Marketing Award 2015

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 11 Desember 2015
Yogyakarta Raih Regional Marketing Award 2015

Pemerintah Kota Yogyakarta raih penghargaan Regional Marketing Award 2015 (Foto: MerahPutih/Fredy Wansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Pemerintah Kota Yogyakarta raih penghargaan Regional Marketing Award 2015 dalam acara Wonderful Indonesia Wow Night yang digelar di Ballroom 3 The Ritz Carlton Jakarta. Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti hadir untuk menerimah penghargaan yang diberikan oleh Ketua DPD RI Irman Gusman.

Founder and CEO MarkPlus Inc, Hermawan Kartajaya, mengatakan Regional Marketing Award merupakan gabungan kegiatan pemberian penghargaan dan forum tukar pengalaman antar daerah. Penghargaan diberikan kepada daerah tingkat I dan II yang memenuhi kriteria, mampu mencatat kinerja ekonomi yang bagus pada tahun 2015, memiliki inisitif yang bagus di bidang pariwisata, perdagangan dan investasi yang berdampak pada kinerja ekonomi yang bagus serta memiliki inisiatif.

Pemkot Yogya dinilai layak menerima penghargaan Regional Marketing Award 2015 Kategori Gold karena dianggap mampu dalam mengembangkan kinerja pemasaran daerah di Indonesia berdasarkan
tourism, trade dan investement marketing.

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan, penghargaan yang diraih ini adalah atas kerja semua pihak. "Semangat kebersamaan inilah yang harus tetap kita jaga dan pertahankan. Penghargaan  ini bukan hanya
milik Pemerintah Kota Yogya saja tapi milik  semua warga Yogya. Penghargaan ini makin menambah istimewanya Yogya,” papar Haryadi dalam siaran pers, DI Yogyakarta, Jumat (11/12).

Sementara itu, Ketua DPD Irman Gusman mengatakan, pada masa globalisasi ini betapa pentingnya kepala daerah memasarkan daerahnya, khususnya  tourism, trade dan investement  karena ini sektor yang sangat kebal dari krisis. Dengan mendorong tourism, Trade dan investement menurutnya adalah  sebuah cara untuk mempertahankan tingkat pertumbuhan masing-masing daerah. Dengan tumbuhnya perekonomian daerah menjadi akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional inilah yang dimaknai sebagai desentralisasi otonomi.

“Penghargaan yang diberikan ini adalah salah satu cara mendorong kepala daerah untuk lebih berorientasi kepada pemasaran sehingga diharapkan dapat mensejahterakan masyarakatnya,” kata Irman. (fre)

BACA JUGA:

  1. Cara Mudah Bikin Nasi Kucing ala Angkringan Yogyakarta
  2. Kotagede Yogyakarta Bakal Seperti New Orleans AS
  3. Belasan Mahasiswa Yogyakarta Demo Nasionalisasi Freeport
  4. 500 Tahun Sunan Kalijaga, Yogyakarta Gelar Festival Pathok Negoro

 

 

 

 

#Marketing #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan