Yayat Casmita: Anak Majalengka Ini Sebulan Raup Rp45 juta

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 05 November 2014
Yayat Casmita: Anak Majalengka Ini Sebulan Raup Rp45 juta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis - Sejak berusia tujuh atau delapan tahun Yayat Casmita meninggalkan orang tuanya di Majalengka, Jawa Barat. Ia kemudian mengikuti jejak sang paman mengadu nasib di ibu kota. Saat ‘magang’ bersama pamannya, Yayat bekerja secara serabutan. Mulai dari mencuci botol sampai dengan jadi kurir pengantar cuka ke warung-warung yang tersebar di Jabodetabek. Berkat keuletan dan kerja kerasnya kini Yayat yang sudah berusia 42 tahun sudah memiliki usaha sendiri dengan penghasilan Rp45 juta perbulan.

Pria yang akrab disapa Itok ini memulai usahanya sebagai agen asam Jawa tahun 2002. Kondisi ekonomi Indonesia pasca krisis moneter 1998, membuat Itok berusaha mencari peluang usaha. Pilihannya jatuh pada agen atau pemasok asam jawa. Ia kemudian bergerilya dari pasar ke pasar guna mendapatkan pembeli sekaligus pelanggan. Nah, bagaimana Itok mendapat modal awal sehingga mampu meraup penghasilan fantastis seperti sekarang ini?

Nekat Pinjam Modal

Singkat cerita, ketika Itok mulai beranjak dewasa, dirinya hijrah ke Depok, Jawa Barat, pada tahun 1990. Dari ilmu yang ia dapatkan ketika membantu sang paman menjadi kurir pengantar cuka hingga akhirnya dirinya kini telah menguasai tentang dunia cuka, Itok pun memberanikan diri untuk memproduksi cuka sendiri. Tahun 2002, ia melihat peluang menjadi pemasok asam jawa. Kesempatan emas itu ia peroleh ketika mendampingi seorang pegawainya ke pasar. Di pasar itu hanya ada dua orang pemasok asam jawa. Itok ingin membuka usaha yang sama karena jumlah pemasoknya yang relatif sedikit.

Demi mewujudkan keinginannya menjadi pemasok asam jawa, Itok nekat meminjam modal dari bank sebagai modal awal. Ia kemudian menjadi kompetitor dari dua pemasok asam jawa di pasar tersebut. Pada masa-masa awalnya Itok dibantu oleh adiknya dalam mengelola bisnis produksi cuka, hingga kemudian ia sukses merekrut beberapa karyawan.

"Saya belanja bahan asam jawa. Setengah ton untuk dua hari. Jika pekerjanya banyak yang hadir setiap hari, banyak juga bahan yang saya belanjakan. Kalau saya beli bahan asamnya banyak, takut rusak nantinya. Lima pekerja yang saya butuhkan untuk memilah-milah asam jawa tersebut ke dalam plastik kecil," tutur Itok

Dalam proses produksinya, seorang pekerja dapat menghasilkan satu bal sehingga, dari pagi sampai malam pekerja tersebut memperoleh hasil Rp100 ribu sehari. Berapa harga asam jawa? Itok terdiam. Tidak menyebutkan nilai nominalnya. “Minimal setiap kirim atau ada yang mengambil, saya bisa memperoleh keuntungan sebesar Rp800 ribu hingga Rp1 juta. Asam jawa ini sudah tersebebar ke Jabodetabek,” ujar Itok

Mencari bahan asam adalah kendala yang dihadapi Itok dari waktu ke waktu, “Jika musim panennya bagus, ya bagus. Tetapi jika kurang baik, ya menurun kualitas asam jawanya itu. Jika harga asam jawa naik, omset saya turun. Saya akan mempertahankan harga yang sudah saya labelkan di pasar. Jika harganya naik, konsumen pada lari. Yang penting saya tidak rugi. Bisa untuk anak, istri, dan bayar karyawan,” pungkas Itok.

Menurutnya, kendala yang dihadapinya saat mencari bahan asam. "Jika musim panennya bagus, ya bagus. Tetapi jika kurang baik, ya menurun kualitas asam jawanya itu. Jika harga asam jawa naik, omset saya turun. Saya akan mempertahankan harga yang sudah saya labelkan di pasar. Jika naik harganya, takut pada lari konsumennya. Yang penting saya tidak rugi. Bisa buat anak istri dan bayar pegawai," ucap Itok. (RDT)

#Pengusaha #Pengusaha Muda
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Pidato Dihadapan Pengusaha Muda, Prabowo Sepil Buku "The Spirit of Capitalism: Nationalism and Economic Growth".
Presiden Prabowo juga menyoroti sejarah lahirnya HIPMI yang sejak awal dibangun dengan semangat nasionalisme.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Pidato Dihadapan Pengusaha Muda, Prabowo Sepil Buku
Indonesia
Prabowo Bertemu 5 Pengusaha Besar Indonesia, Ini Keterangan Istana
pertemuan ini menjadi wadah diskusi untuk menyelaraskan peran pemerintah dan pelaku usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan memaksimalkan potensi ekonomi nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Februari 2026
Prabowo Bertemu 5 Pengusaha Besar Indonesia, Ini Keterangan Istana
Indonesia
Bertemu 4,5 Jam di Hambalang, Prabowo dan 5 Pengusaha Bahas Agenda Strategis Nasional
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengundang lima pengusaha ke Hambalang. Pertemuan itu berlangsung selama 4,5 jam.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Bertemu 4,5 Jam di Hambalang, Prabowo dan 5 Pengusaha Bahas Agenda Strategis Nasional
Indonesia
Presiden Minta Pengusaha Kolaborasi Ciptakan Lapangan Kerja
Presiden RI Prabowo Subianto ingin memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha untuk menciptakan peluang lapangan kerja bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
Presiden Minta Pengusaha Kolaborasi Ciptakan Lapangan Kerja
Indonesia
Dukung Langkah Purbaya, DPR: Pengusaha Rokok Rumahan Dirangkul, Bukan Dipukul
Komisi XI DPR RI mendukung langkah Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang ingin membina pelaku usaha rokok rumahan.
Soffi Amira - Rabu, 05 November 2025
Dukung Langkah Purbaya, DPR: Pengusaha Rokok Rumahan Dirangkul, Bukan Dipukul
Indonesia
Ekonomi Indonesia Diklaim di Jalur yang Benar, Menko Airlangga Minta Pengusaha dan Investor tak Panik
Ekonomi Indonesia diklaim berada di jalur yang benar. Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Ia meminta pengusaha dan investor tidak panik.
Soffi Amira - Senin, 01 September 2025
Ekonomi Indonesia Diklaim di Jalur yang Benar, Menko Airlangga Minta Pengusaha dan Investor tak Panik
Indonesia
Berkontribusi Dorong Pertumbuhan Daerah, Haji Isam Terima Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar tanda jasa dan kehormatan Bintang Mahaputera Utama kepada sejumlah pengusaha di Tanah Air.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 25 Agustus 2025
Berkontribusi Dorong Pertumbuhan Daerah, Haji Isam Terima Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Prabowo
Indonesia
Beda Angka PHK Pengusaha, Serikat Pekerja dan Pemerintah
Meski terdapat perbedaan dalam data PHK, Shinta menegaskan bahwa yang terpenting saat ini adalah menemukan solusi nyata untuk mencegah gelombang PHK yang terus meningkat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Mei 2025
Beda Angka PHK Pengusaha, Serikat Pekerja dan Pemerintah
Indonesia
Apindo Ingatkan Dampak Penghapusan Outsourcing, Pekerja Informal Bakal Tambah Banyak
Skema pekerja outsourcing seharusnya tidak dipandang selalu negatif, karena aturan tersebut pada dasarnya memberikan perlindungan ketenagakerjaan dan kepastian hukum bagi para pekerja.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 10 Mei 2025
Apindo Ingatkan Dampak Penghapusan Outsourcing, Pekerja Informal Bakal Tambah Banyak
Indonesia
Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo: Pengusaha Jangan Mau Untung Besar di Atas Penderitaan Rakyat
Prabowo tegaskan pemerintah tak segan-segan untuk melindungi para petani dari permainan harga hasil produksi yang dilakukan pengusaha.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Mei 2025
Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo: Pengusaha Jangan Mau Untung Besar di Atas Penderitaan Rakyat
Bagikan