Xavi: Barcelona Peringkat Tujuh, Kami Bisa Dibunuh
Xavi Hernandez (Foto: mid-day)
MerahPutih Sepak Bola - Pemain yang kini memperkuat klub papan atas Qatar, Al Sadd, Xavi Hernandez belum lama ini menceritakan masa-masa dirinya bersama klub lamanya Barcelona.
Cerita tersebut juga tak lepas saat dari para fans Barcelona. Bahkan, ia juga membanding-bandingkan fans sepakbola di Spanyol dengan Inggris.
Perbandingan itu, diuraikan setelah dirinya diceritakan oleh Juan Mata bagaimana fans di sepak bola Inggris. Menurutnya, Ia sangat menganggumi para suporter di negeri Ratu Elizabeth.
"Saya selalu menghormati fans asal Inggris. Mereka menilai sepakbola seperti agama. Mereka akan terus berteriak dari awal hingga akhir. Saya menghormati itu. Atmosfernya amat berbeda," tutur Xavi seperti dikutip dari ESPN FC.
"Di Inggris mereka menghormati pemain. Di Spanyol, tidak demikian. Mereka banyak menilai kami: 'Anda hidup terlalu mewah, Anda mendapat terlalu banyak uang, Anda tidak bekerja'. Itu tak benar."
"Juan Mata memberi tahu saya tahun lalu. Ia mengatakan ketika Manchester United finish di posisi tujuh, fans memberikan tepuk tangan di akhir musim. Tujuh! Jika itu terjadi pada kami di Barcelona, mereka semua akan coba membunuh kami!" imbuhnya.
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Jadi Pelatih Manchester United, Michael Carrick: Memimpin Tim Merupakan Sebuah Kehormatan
Dipecat Real Madrid, ini Kompensasi yang Bakal Diterima Xabi Alonso
Xabi Alonso Dipecat, Pemain Real Madrid Terkejut dengan Keputusan Klub
Alvaro Arbeloa Gantikan Xabi Alonso di Real Madrid, Bagaimana Gaya Mainnya?
Fakta di Balik Kepergian Xabi Alonso dari Real Madrid, Dipecat atau Kesepakatan Bersama?
Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Tunjuk Alvaro Arbeloa sebagai Pelatih
Joao Cancelo Sudah Tiba di Barcelona, Siap Dipinjamkan hingga Akhir Musim
Michael Carrick Jadi Kandidat Terkuat Pelatih Interim Manchester United, Tinggal Tunggu Pengumuman
Bukayo Saka Setuju Perpanjang Kontrak, Gaji Pemain Arsenal Langsung Terungkap
Bukayo Saka Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal, Tinggal Tunggu Declan Rice