Wisatawan Malaysia Tertarik dengan Sejarah Walisongo Pertunjukan seni tari dari Indonesia dalam promosi wisata di Malaysia. (Facebook Kemenpar)

Kementrian Pariwisata (Kemenpar) terus mempromosikan kunjungan wisatawan ke Indonesia. Banyak tempat-tempat indah di Indonesia yang tidak diketahui wisatawan asing.

"Selama ini mereka hanya tahu wilayah Jakarta dan Bandung saja, padahal di Indonesia masih ada Tempat-tempat wisata lainnya yang tidak kalah eksotis, seperti Bromo, lombok, Raja Ampat, Labuan Bajo, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu kita perkenalkan di kegiatan ini," kata Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Rizki Handayani di sela-sela acara "Myballoon Fiesta" di Desa Park City, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (12/3).

Menurut Rizki, banyak wisatawan dari Malaysia ke Indonesia yang tertarik dengan sejarah Walisongo.

"Di acara ini banyak sekali dari wisatawan yang menanyakan mengenai paket perjalanan Walisongo. Karena salah satu penyebar Islam di tanah Melayu ini adalah para Walisongo, itu pun ada dalam sejarah mereka," katanya.

Menurutnya, kondisi ini bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk lebih membuka keran wisatawan dari Malaysia ke Indonesia.

Selain Malaysia, peran Walisongo ternyata juga sampai ke negara Sri Lanka, di mana penyebar agama Islam di sana adalah Walisongo juga. Dari sinilah pihaknya kemudian merasa tertarik untuk membuka paket perjalanan Walisongo tersebut.

Dikatakan Pitana, jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia di tahun 2016 sebanyak 12 juta orang, di mana 1,2 juta di antaranya wisatawan berasal dari Malaysia. Tahun 2017 ini, Kemenpar membidik 1,7 juta wisatawan dari Malaysia, termasuk yang berusia muda untuk datang ke Indonesia.

Sumber: ANTARA



Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH