Wartawan Senior: Parpol yang Getol Soal Reshuffle Bukan Presiden

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 27 Juni 2015
Wartawan Senior: Parpol yang Getol Soal Reshuffle Bukan Presiden

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Wapres Jusuf Kalla dan jajaran menteri Kabinet Kerja di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (22/3). (Foto: Antara/Andika Wahyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - Wartawan Senior, Budiarto Shambazy menilai bahwa reshuffle yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukanlah murni keinginan presiden melainkan karena keinginan partai politik (Parpol). Hal tersebut terlihat ketika Presiden Jokowi yang seolah-olah enggan membaca hasil laporan evaluasi dari para menterinya beberapa waktu lalu.

"Saat menerima laporan. Pak jokowi seolah-olah 'Ah ntar saja deh saya bacanya'. Jadi tetlihat behitukan tidak ada keseriusan Jokowi dalam meReshuffle dalam waktu dekat ini. Jadi mnurut saya reshuffle ini yang getol Parpol bukan Keseriusan pak Jokowi," ujarnya dalam Acara Perspektif Indonesia bertema "Menteri Politis dan Bukan Bagus Mana ?" di Gado-Gado Boplo, Jakarta, Sabtu, (27/6).

Dia melihat bahwa Presiden Joko Widodo justru sangat mempercayai para menterinya dan itu merupakan hal yang bagus demi kelancaran sebuah visi dan misi Nawacita dan Trisakti yang dikampanyekannya.

"Interaksi antar mereka, presiden sangat percaya kepada orang-orang itu dan itu lebih bagus ketimbang meenunjuk orang dari partai tapi enggak kenal," lanjutnya.

Untuk diketahui, isu reshuffle kabinet itu bermula dari kegelisahan masyarakat yang menyaksikan kasus politik dan hukum yang terus bergulir sepanjang pemerintahan Jokowi-JK ini berjalan.

"Menurut saya begini kita selalu bicara reshuffle karena memang kita khawatir. Nih orang mau ngambil apasih di Kementerian ini," katanya

Dia mengatakan, isu reshuffle ini tidak terlalu menggebu-gebu di mata rakyat menengah kebawah. Karena bagi rakyat yang teroenting adalah rakyat merasakan harga sembako murah, harga BBM murah. Bahkan, menurutnya rakyat juga belum tentu hafal semua menteri yang menjabat di Indonesia. Tetapi tidak bagi para pelaku Pasar. Isu rehuffle ini sangat penting bagi mereka karena ini yang akan mengubah hidup mereka kedepannya.

"Itu pengalaman dari daging sapi. Kalau orang ini nggak diganti pasarnya negatif. Makanya pasar kalau minta reshuffle yah wajar," tandasnya.

Seperti diberitakan merahputih.com sebelumnya, setelah Presiden Jokoki ngamuk di Pelabuhan Tanjung Priok. Dirinya mengisyaratkan akan segera melakukan pergantian (reshuffle) terhadap menteri-menteri yang tidak becus bekerja. Jajaran Menteri tersebut diantaranya, Menteri Koordinator Maritim, Indroyono Soesilo, Menteri Perdagangan RI Rachmat Gobel, Menteri Perhubungan, Ignasisu Jonan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil, dan Mneteri Energi Sumber Daya Mineral, Sudrirman Said.(rfd)

#Presiden Jokowi #Reshuffle Kabinet Jokowi-JK #Reshuffle Kabinet
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Isu reshuffle kini makin menguat. PKB pun menyerahkan sepenuhnya ke Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Tegaskan Dukung Keputusan Presiden
"Perombakan kabinet adalah kewenangan penuh Presiden. Presiden tentu memiliki pertimbangan yang sangat matang jika melakukan reshuffle kabinet,” ujar Daniel Johan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Tegaskan Dukung Keputusan Presiden
Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Demokrat dan Golkar menegaskan reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, usai Thomas Djiwandono mundur dari Wamenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Indonesia
Purbaya Tegaskan Pergantian Wamenkeu Tergantung Dinamika Politik, Bisa Berubah-ubah
Terkait dengan waktu pelantikan Wamenkeu, Purbaya mengaku belum mengetahuinya secara pasti.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Purbaya Tegaskan Pergantian Wamenkeu Tergantung Dinamika Politik, Bisa Berubah-ubah
Indonesia
Tentukan Posisi Wamenkeu yang Ditinggalkan Thomas Djiwandono, Presiden Prabowo akan Minta Masukan Purbaya
Proses terkait dengan penetapan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI masih belum rampung.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Tentukan Posisi Wamenkeu yang Ditinggalkan Thomas Djiwandono, Presiden Prabowo akan Minta Masukan Purbaya
Indonesia
Kursi Wamenkeu Kosong, KSP Qodari Akui Logis Bakal Ada Reshuffle Kabinet
Meski isu reshuffle menguat, Qodari menegaskan kepastian waktunya sepenuhnya berada di tangan Presiden.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Kursi Wamenkeu Kosong, KSP Qodari Akui Logis Bakal Ada Reshuffle Kabinet
Indonesia
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
Menurut Prasetyo, Presiden akan terlebih dahulu melakukan kajian dan meminta masukan dari Menteri Keuangan sebelum mengambil keputusan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Berita
Ada Dorong Reshuffle, Siapa Menteri Paling Puas di Mata Publik? Ini Hasil Survei Poltracking
Survei Poltracking Indonesia mencatat 37,9% publik menilai Presiden Prabowo perlu melakukan reshuffle kabinet karena kinerja sejumlah menteri belum memuaskan.
ImanK - Minggu, 19 Oktober 2025
Ada Dorong Reshuffle, Siapa Menteri Paling Puas di Mata Publik? Ini Hasil Survei Poltracking
Indonesia
Prabowo Berikan Tiga Kali Peringatan Sebelum Ganti Menteri, Tidak Peduli Jika Dibenci Mantan
Prabowo menambahkan, dirinya tidak peduli jika dibenci oleh mantan menteri yang ia ganti. Kepala Negara juga tidak menghiraukan saat diwanti-wanti ada koruptor yang berpotensi membiayai aksi unjuk rasa.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 Oktober 2025
Prabowo Berikan Tiga Kali Peringatan Sebelum Ganti Menteri, Tidak Peduli Jika Dibenci Mantan
Bagikan