Usai Kejuaraan Dunia 2015, Vita Marrisa Ingin Gantung Raket

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 12 Agustus 2015
Usai Kejuaraan Dunia 2015, Vita Marrisa Ingin Gantung Raket

Ekspresi pebulu tangkis ganda putri Indonesia Vita Marissa (kanan) dan Shendy Puspa Irawati di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pd/15

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bulu Tangkis - Pebulu tangkis Indonesia, Vita Marissa dikabarkan akan menggantung raketnya atau pensiun sebagai atlet 'tepok bulu' usai Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015.

Di kejuaraan bergengsi ini sendiri Vita yang berasangan dengan Shendy Puspa Irawati sukses melewati hadangan di babak pertama usai membungkam ganda Malaysia, Eva Lee/Paula Lynn Obanana, dengan skor 20-22, 21-17, dan 21-16.

Meski belum bisa dipastikan ini akan menjadi ajang terkahirnya di dunia Bulu Tangkis seagai atlet, Vita bertekad memberikan yang terbaik untuk memberikan kebahagian bagi para pendukung yang menyaksikan langsung di Istora, Senayan, Jakarta.

"Ya, kemunginan ini akan menjadi turnamen terakhir saya sebagai atlet bulu tangkis. Untuk itu saya ingin sekali memberikan yang terabik bagi para pendukung yang hadir. Karena saya ingin penonton di sini, semuanya merasa happy," ujar Vita.

Meski ingin pensiun di usianya yang kini masuk 34 tahun, namun atlet jebolan PB Djarum itu tidak ingin masa depannya nati jauh dari dunia tepok bulu ini. Ia pun mempunyai rencana untuk menjadi pelatih di sektor ganda.

"Untuk kedepannya saya sih inginnya tidak ingin jauh dari dunia bulu tangkis. Saya sih inginnya melatih di Indonesia, 75 persen ingin banget saya melatih," pungkasnya.

Vita Marissa merupakan wanita kelahiran Jakarta, 4 Januari 1981 yang pernah bergelut di dunia bulu tangkis di sektor ganda putri maupun campuran.

Putri bungsu dari pasangan Aris Harsono dan Yulianawati ini pernah berpasangan dengan Nova Widianto dan menjadi pasangan ganda campuran yang cukup ditakuti. Ketika ia mengalami cedera bahu pada kejuaraan Malaysia Open 2004, kariernya sebagai atlet sempat terganggu.

Karena cideranya bertambah parah, Vita harus menjalani operasi dan pemulihan selama enam bulan. Sehingga Nova Widianto pun dipasangkan dengan Lilyana Natsir. Vita akhirnya kembali tampil dengan pasangan Flandy Limpele dan berhasil menjuarai kejuaraan Japan Open 2006.

Dalam nomor ganda wanita, Vita dipasangkan dengan Lilyana Natsir. Mereka ikut memperkuat tim Piala Uber Indonesia tahun 2008, dan menjuarai Indonesia Open untuk nomor ganda wanita pada tahun yang sama.

 

Baca juga:

Laju Ganda Campuran Indonesia Berjalan Mulus

Tontowi/Liliyana dan Keshya/Devi Terus Melaju

Maria Febe Kandas di Babak Pertama

Singkirkan Wakil Belanda, Edi/Gloria Melaju ke Babak Kedua

Kejuaraan Dunia Bulutangkis

Selebrasi Kemenangan Tim Bulutangkis Indonesia

Bulutangkis Indonesia Sumbang Medali Emas

#BWF Championship 2015 #Bulutangkis Indoensia #Bulu Tangkis Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Drama 3-2 Lawan China, Tim Bulutangkis Beregu Putra Indonesia Akhirnya Pecahkan Penantian 28 Tahun
Tim bulutangkis beregu putra Indonesia meraih emas pertama di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah mengalahkan China 3-2 dan mengakhiri penantian 28 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Drama 3-2 Lawan China, Tim Bulutangkis Beregu Putra Indonesia Akhirnya Pecahkan Penantian 28 Tahun
Olahraga
Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026, Prabowo: Terima Kasih atas Kerja Kerasnya!
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengapresiasi atlet Indonesia usai meraih emas pertama di Asian Games 2026.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026, Prabowo: Terima Kasih atas Kerja Kerasnya!
Olahraga
Profil Moh Zaki Ubaidillah Pemuda 19 Tahun Pahlawan Emas Bulu Tangkis Asian Games 2026, Ini Mantra Rahasianya!
Intip profil lengkap Moh Zaki Ubaidillah (Ubed), pemuda 19 tahun penentu emas Asian Games 2026 usai tekuk China! Cek juga quote favoritnya di sini.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
 Profil Moh Zaki Ubaidillah Pemuda 19 Tahun Pahlawan Emas Bulu Tangkis Asian Games 2026, Ini Mantra Rahasianya!
Olahraga
Jonatan Christie Kalah Lagi di Final Beregu Putra Asian Games 2026, Minta Maaf Usai Dibungkam Shi Yuqi
Jonatan Christie kembali gagal menyumbang poin pembuka untuk Indonesia di final beregu putra Asian Games 2026 usai ditumbangkan Shi Yuqi. Simak curhatan dan permintaan maaf Jojo di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Jonatan Christie Kalah Lagi di Final Beregu Putra Asian Games 2026, Minta Maaf Usai Dibungkam Shi Yuqi
Olahraga
Tim Uber Indonesia Juara Grup, Pelipur Lara Rekor Sejarah Terburuk di Piala Thomas
Tim Uber Indonesia lolos ke perempat final Piala Uber 2026 sebagai juara grup.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 April 2026
Tim Uber Indonesia Juara Grup, Pelipur Lara Rekor Sejarah Terburuk di Piala Thomas
Indonesia
Kapten Tim Ingatkan Debutan Indonesia Jaga Emosi di Laga Pembuka Piala Thomas
Kapten tim Fajar Alfian menekankan pentingnya bermain rileks dan menjaga emosi agar performa tetap optimal di laga besar sekelas Piala Thomas.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Kapten Tim Ingatkan Debutan Indonesia Jaga Emosi di Laga Pembuka Piala Thomas
Olahraga
Sakit, Gregoria Dapatkan Protected Ranking BWF
Kebijakan protected ranking merupakan mekanisme perlindungan peringkat bagi atlet yang terpaksa absen dari kompetisi internasional akibat kondisi medis
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
Sakit, Gregoria Dapatkan Protected Ranking BWF
Olahraga
Indonesia Para Badminton International 2025 Diikuti 124 Atlet dari 25 Negara
kejuaraan di Solo ini memiliki arti strategis untuk menjaga tradisi juara sekaligus mengamankan posisi dalam perburuan tiket Paralimpiade.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Oktober 2025
Indonesia Para Badminton International 2025 Diikuti 124 Atlet dari 25 Negara
Olahraga
Setelah Bergelut Dengan Pemulihan, Jonatan Akhirnya Raih Gelar Juara di Korea Open 2025
Setelah kemenangan ini, pihaknya akan mengejar poin untuk menaikkan peringkat dulu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 28 September 2025
Setelah Bergelut Dengan Pemulihan, Jonatan Akhirnya Raih Gelar Juara di Korea Open 2025
Indonesia
Jadwal Perempat Final Korea Open 2025, Ada 5 Wakil Indonesia Bertarung
Jonathan akan menghadapi atlet Jepang Kenta Nishimoto di Suwon Gymnasium, Suwon, setelah mengalahkan Chia Hao Lee dari Taiwan dengan 22-20, 15-21, 21-15 dalam tempo 1 jam 10 menit.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 September 2025
Jadwal Perempat Final Korea Open 2025, Ada 5 Wakil Indonesia Bertarung
Bagikan