Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

UBL Gelar Workshop Fotografi “Budi Luhur dalam Lensa Kamera”

Luhung SaptoLuhung Sapto - Minggu, 05 Juni 2016
UBL Gelar Workshop Fotografi “Budi Luhur dalam Lensa Kamera”

Rektor Univ. Budi Luhur Prof. Ir. Suryo Hapsoro Tri Utomo, Ph.D (tengah) dan narasumber workshop roadshow fotografi “Budi Luhur dalam Lensa Kamera” foto bersama di Jakarta. Minggu (5/6). (Foto Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Pendidikan - Universitas Budi Luhur (UBL) menjadi tuan rumah kedua dari workshop roadshow fotografi “Budi Luhur dalam Lensa Kamera” . Workshop kedua yang digelar pada 12 April lalu ini merupakan bagian dari rangkaian Lomba Fotografi Nasional (photo story) 2016 yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti. Setelah sebelumnya workshop pertama pada 9 April 2016 diadakan di STMIK Atma Luhur, Pangkal Pinang.

Workshop ketiga telah diselenggarakan di Sekolah Tinggi Multi Media MMTC Yogyakarta pada tanggal 29 April 2016. Kegiatan dibuka oleh Ketua BPH Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro, MBA. 

"Saya senang karena tema “Budi Luhur” ternyata dapat diterima oleh masyarakat. Terbukti dari banyaknya peserta yang telah mendaftarkan diri untuk ikut lomba, tepatnya sebanyak 1.124 pendaftar," kata Kasih Hanggoro dalam siaran pers yang diterima merahputih.com, Minggu (5/6). 

Rektor Univ. Budi Luhur Prof. Ir. Suryo Hapsoro Tri Utomo, Ph.D sebagai narasumber pertama memaparkan nilai-nilai budi luhur yang dapat dengan mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menyampaikan sembilan nilai-nilai budi luhur yang dapat divisualisasikan oleh peserta fotografi. 

Sementara itu Fendi Siregar yang dikenal sebagai senior fotografer menjelaskan teknik-teknik untuk memotret foto human interest yang baik. Selain itu dia juga mengadakan simulasi penyusunan photo story melalui software Adobe Photoshop. 

"Untuk menyusun sebuah photo story perlu memperhatikan konsep cerita yang ingin disampaikan tanpa mengesampingkan komposisi angle foto. Tentunya tidak indah apabila photo story diisi dengan foto long shot semua. Photo story akan lebih indah dipandang apabila foto dambil dalam bentuk medium shot, long shot, dan close up," jelas Fendi. 

Workshop ditutup dengan tepuk tangan yang meriah untuk Fendi Siregar yang telah menunjukkan video di balik pengambilan foto ‘Rasinah’ dan video di balik pengambilan moment-moment jembatan yang dilalui oleh masyarakat di sebuah perkampungan. Pesan Fendi dari video yang ditunjukkannya ini ialah peserta yang hendak mengikuti lomba harus sabar untuk menangkap moment demi mendapatkan foto yang ciamik. 

Lomba Fotografi Nasional (photo story) 2016 dengan tema “Budi Luhur dalam Lensa Kamera” yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Kebudiluhuran Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti merupakan kegiatan fotografi pertama setingkat nasional. 

Tema ini menantang para pecinta fotografi untuk memvisualisasikan atau menerjemahkan nilai-nilai budi luhur dalam bentuk photo story dengan konsep human interest. Adapun tema-tema yang diangkat adalah: Sabar Mensyukuri (sabar narimo), Cinta Kasih (welas asih), Suka Menolong (seneng tetulung mring sapodo), Toleransi, Kerjasama, Sopan Santun 

Rangkaian Workshop Fotografi ini masing-masing dihadiri oleh 400 peserta yang terdiri dari pegiat fotografi, komunitas fotografi, pelajar SMA, mahasiswa Universitas Budi Luhur, dan mahasiswa dari perguruan tinggi di sekitar Tangerang dan Jakarta Selatan, sedangkan workshop pertama di hadiri oleh pelajar dan mahasiswa STIMK Atma Luhur Pangkal Pinang dan workshop ketiga dihadiri pelajar, Mahasiswa MMTC Yogyakarta dan masyarakat umum. 

Dari jumlah 1.124 peserta yang mendaftar yang mengirimkan fotonya sebanyak 426 orang, sementara yang memenuhi syarat dan ketentuan sebanyak 233 peserta. Dari karya 233 peserta ini akan disaring oleh seluruh juri menjadi 10 besar per-katagori. Peserta yang masuk ke dalam nominasi 10 besar nantinya akan dinilai kembali menjadi lima besar per-kategori, peserta yang masuk nominasi lima besar inilah yang akan dinilai bersamaan dengan pameran foto yang rencananya akan dilaksanakan pada Sabtu 18 Juni 2016 di kampus UBL Jakarta. 

Nantinya konsep pameran lomba foto berpegang pada keyakinan bahwa sebagai fotografer juga harus mememiliki kemampuan untuk mempresentasikan karyanya di depan khalayak. Selain penjurian tahap akhir terhadap peserta lima besar, pada pameran nanti akan diisi oleh Workshop oleh fotografer senior, Arbain Rambey sebagai narasumber.

BACA JUGA:

  1. UBL Perpanjang Kerjasama dengan HZ University Belanda
  2. UBL Gelar Kompetisi Bidang Algoritma dan Pemrograman
  3. Samsung Buat Cincin Pintar
  4. Samsung Galaxy S5 Kecipratan Android Marshmallow?
  5. Foto Anak Indonesia Ini Masuk Instagram Real Madrid
#Fotografi #Universitas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
PFI Gelar Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2026, Bangkitkan Semangat Berkarya di Tengah Kelesuan Industri Media
Anugerah Pewarta Foto Indonesia merupakan ajang penghargaan paling bergengsi untuk insan wartawan foto di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Mei 2026
PFI Gelar Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2026, Bangkitkan Semangat Berkarya di Tengah Kelesuan Industri Media
Indonesia
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Data menunjukkan ketimpangan yang nyata antara performa kampus dan kondisi makro ketenagakerjaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 April 2026
Rencana Kemendiktisaintek Tutup Program Studi Dinilai Salah Sasaran dan Berisiko Tinggi
Indonesia
Komisi X DPR: Kampus Gagal Cegah Kekerasan Seksual, Diminta Belajar dari Korea Selatan
DPR soroti maraknya kekerasan seksual di kampus. Rektor diminta tegas, termasuk awasi ruang digital mahasiswa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Komisi X DPR: Kampus Gagal Cegah Kekerasan Seksual, Diminta Belajar dari Korea Selatan
Indonesia
Produk AI Wajib Pakai Watermark
Watermark pada produk teknologi kecerdasan buatan tersebut penting guna membantu masyarakat, terutama orang tua maupun lanjut usia (lansia) yang tidak mengikuti perkembangan di era teknologi digital sekarang ini.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 April 2026
Produk AI Wajib Pakai Watermark
Tekno
Xiaomi 15T Series Hadir, Masih Yakin Mau Bawa Kamera Berat Saat Traveling?
Xiaomi 15T Series mengusung Leica Summilux optical lens dengan dukungan dua Leica photographic styles yakni Leica Authentic Look dan Leica Vibrant Look
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Xiaomi 15T Series Hadir, Masih Yakin Mau Bawa Kamera Berat Saat Traveling?
Fun
Sony A7 V Meluncur dengan Sensor 33 MP dan AI Canggih, Intip Keunggulannya
Sony A7 V hadir dengan sensor 33 MP, prosesor BIONZ XR2 berbasis AI, video 7K oversampled, dan autofocus canggih. Rilis Desember 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Sony A7 V Meluncur dengan Sensor 33 MP dan AI Canggih, Intip Keunggulannya
Indonesia
Pengelola GBK Siapkan Aturan Anyar Bagi Komunitas Fotografi, Foto Kegiatan Komersil Harus Bayar
Kegiatan dokumentasi pribadi diperbolehkan dengan menggunakan ponsel, kamera mirrorless, DSLR, atau kamera aksi, termasuk penggunaan tongkat swafoto (tongsis), dan monopod.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Oktober 2025
Pengelola GBK Siapkan Aturan Anyar Bagi Komunitas Fotografi, Foto Kegiatan Komersil Harus Bayar
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Diminta Segera Tata Ulang Izin Foto Komersial di Tebet Eco Park
Sebab, taman tersebut didesain sebagai ruang terbuka hijau yang inklusif
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
Pemprov DKI Jakarta Diminta Segera Tata Ulang Izin Foto Komersial di Tebet Eco Park
Indonesia
Tarif Resmi Fotografi Komersial di Tebet Eco Park dan RTH Jakarta
Untuk aktivitas fotografi dengan tujuan komersial, Distamhut menetapkan tarif yang diatur sesuai dengan aturan retribusi resmi daerah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
Tarif Resmi Fotografi Komersial di Tebet Eco Park dan RTH Jakarta
Indonesia
Viral Komunitas Fotografer Minta Pungutan Rp 500 Ribu, Anak Buah Pramono Tegaskan Taman Eco Park Bukan Lahan 'Preman' Berkedok Komunitas
Fajar menekankan pentingnya pemahaman bersama
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Oktober 2025
Viral Komunitas Fotografer Minta Pungutan Rp 500 Ribu, Anak Buah Pramono Tegaskan Taman Eco Park Bukan Lahan 'Preman' Berkedok Komunitas
Bagikan