Tradisi Unik Hari Raya Waisak di Berbagai Negara

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Selasa, 02 Juni 2015
Tradisi Unik Hari Raya Waisak di Berbagai Negara

Biksu Buddha berdoa di hari Waisak, peringatan tahunan atas kelahiran Buddha di Wat Dhammakaya, provinsi Pathum Tani, pinggiran Bangkok, Thailand, Senin (1/6). ANTARA FOTO/REUTERS/Chaiwat Subprasom

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih NasionalHari Raya Waisak jatuh pada tanggal 2 Juni 2015 tepat di hari ini, dimana semua umat Buddha di Indonesia merayakan hari suci yang memiliki makna sangat penting.

Namun, Hari Raya umat Buddha ternyata dirayakan pada berbagai tanggal di berbagai negara. Masing-masing negara ternyata memiliki tradisi unik tersendiri dalam merayakan Hari Waisak.

Seperti dilansir Huffington Post, dalam Hari Waisak, umat Buddha merayakan tiga tahap yang paling penting bagi kehidupan Sang Buddha. Tiga tahap tersebut adalah kelahiran, pencerahan, dan kematian.

Umat Buddha di Korea Selatan (Korsel) memiliki tradisi unik tersendiri dalam merayakan Hari Raya Waisak. Mereka menyalakan lentera-lentera berbentuk teratai yang menghiasi candi-candi di sana. Tradisi tersebut dilakukan agar tetap mengenang nilai-nilai Buddha.

Sedangkan umat Buddha di Sri Lanka, lentera berwarna-warni menyala dan menampilkan cahaya terang yang menggambarkan kehidupan Sang Buddha.

Sementara itu, di Taiwan, tradisi unik Hari Raya Waisak yang berlaku adalah menyiramkan air harum ke atas patung Buddha.

Sedangkan di Indonesia sendiri, umat Buddha yang merayakan Hari Raya Waisak banyak yang berkumpul di Candi Borobudur untuk menyalakan lilin yang dimasukan ke lentera, kemudian melepaskannya ke udara.

Baca Juga:

Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila Membanjiri Media Sosial

Selamat Hari Kebangkitan Nasional

Ucapan Selamat Hari Kebangkitan Nasional Membanjiri Media Sosial

Selamat Hari Bidan Sedunia Jadi Trending Topic

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2015

#Buddha #Tradisi Unik #Hari Raya Waisak
Bagikan
Ditulis Oleh

Rendy Nugroho

Berita Terkait

Tradisi
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Struktur stupa diperkirakan berasal dari era klasik Buddha abad ke-8 hingga ke-10 Masehi dengan ragam hias flora.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Berita Foto
Festival Illumination of Jakarta: Glow of Peace Semarakkan Hari Waisak di Jakarta
Warga berjalan dengan lampu Borobudur dalam Festival Illumination of Jakarta: Glow of Peace di Bundaran HI, Jakarta, Jum'at (29/5/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 29 Mei 2026
Festival Illumination of Jakarta: Glow of Peace Semarakkan Hari Waisak di Jakarta
Tradisi
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Tradisi Toron diperkirakan telah ada bahkan sebelum era abad 19.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Indonesia
Hari Raya Waisak, CFD Jakarta 31 Mei 2026 Ditiadakan
Pemprov DKI Jakarta resmi meniadakan CFD pada Minggu, 31 Mei 2026, karena bertepatan dengan peringatan Hari Raya Waisak 2570.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Hari Raya Waisak, CFD Jakarta 31 Mei 2026 Ditiadakan
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Dunia
Junta Militer Myanmar Bombardir Acara Festival Buddha Tewaskan 32 Orang, 50 Luka-Luka
Acara keagamaan Festival Cahaya Buddha biasa dirayakan pada bulan purnama Thadingyut, bulan ketujuh dalam kalender tradisional Myanmar.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Oktober 2025
Junta Militer Myanmar Bombardir Acara Festival Buddha Tewaskan 32 Orang, 50 Luka-Luka
Indonesia
Siti Hartati Murdaya Terima Gelar Doktor Honoris Causa Bidang Global Buddhism dari RMUTK, Punya Kontribusi Besar dalam Kerukunan Antarumat dan Kemanusiaan
Hartati Murdaya dinilai memiliki kontribusi luar biasa dalam memajukan agama Buddha, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta mengembangkan kegiatan sosial dan kemanusiaan baik di Indonesia maupun dunia.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 September 2025
Siti Hartati Murdaya Terima Gelar Doktor Honoris Causa Bidang Global Buddhism dari RMUTK, Punya Kontribusi Besar dalam Kerukunan Antarumat dan Kemanusiaan
Indonesia
Libur Panjang Waisak, KAI Group Layani Lebih dari 6,6 Juta Pelanggan
Dari total 6,6 juta pelanggan, KAI (KA Jarak Jauh dan KA Lokal) melayani 997.013 pelanggan, menempati proporsi terbesar kedua setelah KAI Commuter yang mencatatkan angka 5.050.998 pelanggan.
Frengky Aruan - Rabu, 14 Mei 2025
Libur Panjang Waisak, KAI Group Layani Lebih dari 6,6 Juta Pelanggan
Berita Foto
Perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2569 BE di Wihara Ekayana Arama Jakarta
Biksu saat melaksanakan Puja Bakti dalam Perayaan Tri Suci Waisak 2569 BE di Wihara Ekayana Arama, Jakarta, Senin (12/5/2025).
Didik Setiawan - Senin, 12 Mei 2025
Perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2569 BE di Wihara Ekayana Arama Jakarta
Indonesia
Dewan PSI DKI Ucapkan Hari Waisak: Merawat Kebhinekaan dengan Kasih Universal dan Perdamaian
Peringatan Hari Waisak 2569 BE/2025 menjadi momen refleksi untuk kembali kepada esensi kemanusiaan, yaitu toleransi, perdamaian, dan cinta kasih tanpa batas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Mei 2025
Dewan PSI DKI Ucapkan Hari Waisak: Merawat Kebhinekaan dengan Kasih Universal dan Perdamaian
Bagikan