Tradisi Unik Hari Raya Waisak di Berbagai Negara Biksu Buddha berdoa di hari Waisak, peringatan tahunan atas kelahiran Buddha di Wat Dhammakaya, provinsi Pathum Tani, pinggiran Bangkok, Thailand, Senin (1/6). ANTARA FOTO/REUTERS/Chaiwat Subprasom

MerahPutih NasionalHari Raya Waisak jatuh pada tanggal 2 Juni 2015 tepat di hari ini, dimana semua umat Buddha di Indonesia merayakan hari suci yang memiliki makna sangat penting.

Namun, Hari Raya umat Buddha ternyata dirayakan pada berbagai tanggal di berbagai negara. Masing-masing negara ternyata memiliki tradisi unik tersendiri dalam merayakan Hari Waisak.

Seperti dilansir Huffington Post, dalam Hari Waisak, umat Buddha merayakan tiga tahap yang paling penting bagi kehidupan Sang Buddha. Tiga tahap tersebut adalah kelahiran, pencerahan, dan kematian.

Umat Buddha di Korea Selatan (Korsel) memiliki tradisi unik tersendiri dalam merayakan Hari Raya Waisak. Mereka menyalakan lentera-lentera berbentuk teratai yang menghiasi candi-candi di sana. Tradisi tersebut dilakukan agar tetap mengenang nilai-nilai Buddha.

Sedangkan umat Buddha di Sri Lanka, lentera berwarna-warni menyala dan menampilkan cahaya terang yang menggambarkan kehidupan Sang Buddha.

Sementara itu, di Taiwan, tradisi unik Hari Raya Waisak yang berlaku adalah menyiramkan air harum ke atas patung Buddha.

Sedangkan di Indonesia sendiri, umat Buddha yang merayakan Hari Raya Waisak banyak yang berkumpul di Candi Borobudur untuk menyalakan lilin yang dimasukan ke lentera, kemudian melepaskannya ke udara.

Baca Juga:

Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila Membanjiri Media Sosial

Selamat Hari Kebangkitan Nasional

Ucapan Selamat Hari Kebangkitan Nasional Membanjiri Media Sosial

Selamat Hari Bidan Sedunia Jadi Trending Topic

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2015



Rendy Nugroho

YOU MAY ALSO LIKE