TNI Hidupkan Kembali Gotong Royong dengan Karya Bakti
Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H. memulai pelaksanaan gotong royong dalam rangka Karya Bakti TNI 2016. (Dok. Puspen TNI)
Dalam rangka Karya Bakti 2016, prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) membantu pembuatan saluran air, pengecoran jalan, pengecatan dan perbaikan talang air di Mushola Nurul Zanah di Kecamatan Jatisampurna Bekasi hari Sabtu (22 Okt).
Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H. selaku Ketua Pelaksana Karya Bakti tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Puspen TNI menyampaikan, Karya Bakti yang dilaksanakan ini merupakan budaya gotong royong dan budaya asli bangsa Indonesia, dimana segala pekerjaan dikerjakan secara bersama-sama dengan ikhlas untuk mencapai suatu tujuan bersama.
“Semoga sasaran fisik yang dikerjakan secara gotong royong bersama masyarakat, hasilnya dapat bermanfaat bagi masyarakat disini,” kata Kolonel Inf Bedali.
Sudah menjadi komitmen dan dasar bahwa sebagai Prajurit, TNI tidak boleh menyakiti hati rakyat dan harus selalu membantu kesulitan rakyat, karena TNI adalah anak kandung rakyat.
Komitmen itu diingatkan kembali oleh Kolonel Inf Bedali, terkait kehadiran TNI yang menggelar Karya Bakti 2016.

Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H. - Ketua Pelaksana Karya Bakti 2016 sedang memberikan sambutan. (Dok. Puspen TNI)
Kolonel Inf Bedali juga menyatakan perang terhadap narkoba, menegaskan kembali perintah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo agar tidak memberi toleransi kepada prajurit TNI yang terlibat Narkoba. Penyusupan narkoba disadari merupakan salah satu bentuk Proxy War yang merusak sendi kehidupan generasi muda bangsa.
Kolonel Inf Bedali Harefa berharap Karya Bakti tahun 2016 berlangsung lancar dan aman.
Pelaksanaan Karya Bakti TNI memperoleh apresiasi dari Endang Ketua Rt. 004 Rw. 06, yang mengatakan sebenarnya sudah sejak lama masyarakat menunggu kegiatan tersebut.
“Karya Bakti ini sangat bermanfaat sekali bagi warga kami, karena selama ini di lingkungannya belum mempunyai saluran air yang layak,” seru Endang.
Tokoh masyarakat setempat Mang Ebos berharap Karya Bakti bisa dilanjutkan di wilayah-wilayah lain yang membutuhkan, karena selain masyarakat bisa merasakan hasil yang dikerjakan, hubungan dengan TNI juga akan lebih solid.
Juga hadir dalam acara tersebut, Ketua Rw. 06 Harianta, Staf Camat Pondok Gede, Perwakilan Kelurahan Jatisampurna Rt 02 Rw 06, para Tokoh Masyarakat setempat Danramil Pondok Gede Mayor Putu, serta Baminkamtib Polsek Pondok Gede Aiptu Japar.
BACA JUGA
- Kondisi Natuna Rawan, TNI Kerahkan 4 Armadanya
- Serius Perangi Narkoba, TNI Pecat Dua Oknumnya
- Wisata Edukasi TNI di Museum Dharma Wiratama
Bagikan
Berita Terkait
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Panglima TNI Perintahkan Tangkap Provokator Pengibaran Bendera GAM
TNI Bangun 32 Jembatan Darurat di Sumatera, Pesan 100 Jembatan Bailey dari Luar Negeri
Begini Kerja Cepat TNI Bangun Puluhan Jembatan Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra
Panglima TNI Sebut 37.910 Personel Dikerahkan untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
TNI Tambah 15 Batalyon Percepat Pemulihan Sumatera, Ini Fokus Kerjanya
TNI Pastikan Pembubaran Massa Bawa Bendera GAM di Lhokseumawe Sesuai Aturan
Bubarkan Aksi Massa Pembawa Bendera GAM di Aceh, TNI: Simbol Itu Bertentangan dengan Kedaulatan NKRI
Aksi Haru Saat TNI Beri Bantuan ke Daerah Terisolir, Warga Berikan Durian
Polisi dan TNI Patroli Skala Besar Keliling Gereja dan Objek Vital di Jakarta untuk Cegah Gangguan Keamanan Perayaan Natal/Tahun Baru 2026