Tatjana Saphira Kagum dengan Taman Bunga di Belanda
Tatjana Saphira (foto: instagram)
MerahPutih Artis - Proses syuting film Negeri Van Oranye yang hampir 80% di negeri Belanda. Membuat beberapa cash film tersebut mendapat pengalaman menarik. Apalagi saat berkeliling kota negeri kincir angin tersebut.
Hal ini dipaparkan oleh para cash pemain Negeri Van Oranye saat launching poster Negeri Van Oranye, di Warung Kemangi, jl Raya Perjuangan Blok A nomer 4, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, senin (2/11).
"Setiap kota punya ciri khas masing-masing. Untung gue enggak sendiri jadi bisa jalan-jalan bareng. Biasanya ke amsterdam doang, tapi ini kita ke banyak kota sesuai novel. lebih capek tapi lebih memuaskan," papar Arifin Putra yang berperan sebagai Fajar.
Beberapa pemain pun memiliki kota favorit. Salah satunya gadis cantik Tatjana Shapira yang menyukai kota Rotterdam.
"Paling berkesan Rotterdam, karena kotanya modern bersih. Orang-oranya dari berbagai tempat ada. Di sana arsiteknya beda dari yang lainnya lebih maju," ujar Tatjana.
Selain itu Tatjana pun merasa beruntung. Karena dirinya bisa syuting di Keukenhof. Daerah yang terkenal dengan bunga Tulipnya tersebut.
"Keukenhof salah satu tempat yang harus dikunjungi. Di sana taman bunganya besar sekali dan cuma satu tahun sekali mekar. Itu di bulan april pas syuting beruntung banget, "ujar gadis manis tersebut. (Rky)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Monster Pabrik Rambut Tayang Perdana di Berlin Film Festival, Intip Sinopsisnya
Joko Anwar Garap Film Fantasi Anak Perdana Bergenre Coming of Age
Tissa Biani Ratu Box Office Indonesia, dari KKN hingga Agak Laen
Tarik 184.960 Penonton di Bioskop Indonesia, Film 'Tinggal Meninggal' Tayang di Netflix
Sinopsis 'Bidadari Surga' dan Jadwal Tayangnya
'KUYANK', Kisah Cinta, Ramalan, dan Ajian Gelap Berujung Teror
10 Film Indonesia Terlaris di Tahun 2025, 'Jumbo' Tembus 10 Juta Penonton
'Ratu Petaka': Film Thriller Dunia Modeling Debut Sutradara Gandhi Fernando Siap Tayang di 2026
Yasmin Napper dan Megan Domani Beradu Peran di Film 'Musuh Dalam Selimut'
Angga Dwimas Sasongko Hadirkan ‘Ratu Malaka’, Perpaduan Aksi dan Budaya Asia Tenggara