Tanah Masjid Luar Batang Hadiah Dari Belanda
Seorang jemaah tengah berdoa di makam habib Husein, di Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (22/6). (Foto: MerahPutih/Achmad)
MerahPutih Megapolitan - Masjid Luar Batang yang berada di kawasan Penjaringan Jakarta Utara, ternyata dahulu tanahnya merupakan pemberian pemerintahan Belanda kepada Husein Bin Abu Bakar Aly Idrus. .
"Dulu hadiah dari Belanda, luasnya 24 hektar sampai Pluit sana," kata Humas Masjid Luar Batang, Yudo Sukmono kepada merahputih.com, di Penjaringan, Jakarta, Senin (22/6).
Namun saat ini, kata Yudo, tanah yang tersisa tinggal 5 hektar. Sisanya, diambil penduduk sekitar. Sebab, kala itu Habib Husein hanya berkepentingan untuk mengamankan masjid yang didirikannya.
"Orang patok ambil gitu doang. Karena Habib tidak menginginkan luas tanahnya, yang penting bangun masjid beliu," ujar pria yang tinggal di Bogor ini.
Yudo menuturkan, dahulunya kampung Luar Batang tempat di mana masjid bercorak Turki itu berdiri merupakan pulau tidak berpenghuni. Tidak ada pondok pesantren, namun banyak orang berdatangan untuk meminta nasehat kepada Habib yang berasal dari Hadra Maut itu.(mad)
Baca Juga:
Masjid Keramat Luar Batang Dahulu Hanya Surau Kecil
Masjid Luar Batang Disebut Mekah-nya Indonesia oleh Gus Dur
Sejarah Panjang Masjid Tua Luar Batang
Bagikan
Berita Terkait
Jelang Ramadan, Rina Saadah Minta Pemerintah Petakan Stok dan Risiko Harga Pangan
Kemenhub Mulai Periksa Kapal di 98 UPT Demi Keselamatan Mudik 2026
Tradisi Ziarah Kubro di Kota Palembang, Acara Menyambut Ramadan
Jangan Ada Lagi Mau Lebaran Harga Cabai-Daging Mahal di Jakarta, DPRD Kebut Perda Baru
[HOAKS atau FAKTA]: Sekolah Libur Ramadan 16-23 Februari, Lebaran 16-29 Maret
Pemerintah Tetapkan Harga Sapi Hidup Rp 55.000 Per Kilogram, Melanggar Bakal Ditindak
DPRD DKI Bersiap Sidak Pasar, Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Puasa
Permintaan Daging Naik, Pramono Pastikan Pasokan Aman Jelang Imlek dan Ramadan
Pemprov DKI Klaim Ketersedian Pangan Cukup Jelang Imlek dan Puasa
Ramadan Tinggal Hitungan Hari, Komisi B DPRD DKI Belum Rapat dengan BUMD Pangan