Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Takut DimintaTHR, Direksi Pertamina Tolak Kunjungan Tim Panja Migas DPR?

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 16 Juni 2015
Takut DimintaTHR, Direksi Pertamina Tolak Kunjungan Tim Panja Migas DPR?

Gedung Pertamina (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Wakil Ketua Komisi VII DPR, Satya Wira Yudha kecewa dengan perilaku manajemen Pertamina yang terkesan menolak kunjungan Panja Migas. Peristiwaa itu terjadi seminggu yang lalu, ketika para wakil rakyat dari Komisi VII hendak melakukan kunjungan dan inspeksi ke kantor pusat PT.PERTAMINA (Persero) untuk melihat kesiapan Integreted Supply Chain(ISC) yang menggantikan peran Pertamina Energy Trade Ltd (Petral). Saat itu pegawai dan manajemen Pertamina enggan membukakan pintu dan bahkan terkesan menelantarkan para anggota dewan dalam hal ini Tim Panja Migas, DPR.

Akibat ulah manajemen Pertamina tersebut, anggota legislatif dari partai Golongan Karya itu menumpahkan kekesalannya melalui akun twitter @satyawidyayudha.

"3/Panja Migas kecewa @PTPERTAMINA bersikap tak koopreatif. Jajaran direksi BUMN ini menelantarkan Panja Migas selama 1 jam," cuit @satyawidyayudha dalam akun twitternya, Jakarta, Selasa, (16/6).

Lebih lanjut dia mengatakan tidak ada satupun jajaran Direksi Pertamina yang menemui Panja Migas Komisi VII DPR RI.

Satya Wira Yudha menyarankan, sebagai perusahaan nasional yang cukup besar seharusnya Pertamina memberikan prioritas terhadap kunjungan para wakil rakyat. Apalagi dengan status sebagai Tim Panja seyogyanya Pertamina menempatkan kunjungan itu sebagai agenda utama korporasi.

"6/@PTPERTAMINA tidak memprioritaskan kunjungan tersebut. Padahal, kegiatan ini sudah dijadwalkam jauh sebelumnya," cuit @satyawidyayudha.

Satya menambahkan, bahwa kunjungan Panja Migas didampingi liaison officer dari Pertamina, dengan alasan manajemen dan direksi Pertamina sudah siap menerima kunjungan Panja Migas.

"9/ padahal, kami berangkat ditemani liaison officee @PTPERTAMINA yang meminta kita segera berangkat ditunggu direksi," tambahnya.

Dalam kenyataan direksi dan manajemen perusahaan pelat merah itu sama sekali tidak mau membukakan pintu bagi tim panja Migas dan terkesan tidak siap menerima anggota DPR.

Satya menyimpulkan, bahwa ini merupakan ketidaksiapan Pertamuna dalam menerima Panja Migas Komisi VII DPR RI. Sehingga, Panja Migas Komisi VII DPR RI akan meminta bantuan BKPRI untuk mngaudit investigasi Pertamina. Tidak hanya itu, BKPRI juga akan mengaudit tentang penyimpangan yang terjadi serta keberadaan Petral yang dipindahtangankan ke ISC.

"13/Kita minta @BKPRI membantu agar kita tahu permasalahan import dan eksport minyak mentah (crude), tutupnya. (rfd)

 

#Pertamina #Panja Migas #Komisi VII DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tertahan Sejak Maret, Kapal Pertamina Akhirnya Keluar dari Selat Hormuz
Keberhasilan tersebut juga merupakan buah dari dukungan dan komunikasi yang baik dengan otoritas terkait di Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Tertahan Sejak Maret, Kapal Pertamina Akhirnya Keluar dari Selat Hormuz
Indonesia
Sejumlah Harga BBM Nonsubsidi Turun di Juli Ini
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi tersebut berlaku Pertamax Turbo (RON 98), Pertamina Dex (CN 53), dan Dexlite (CN 51).
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Sejumlah Harga BBM Nonsubsidi Turun di Juli Ini
Berita Foto
Program UMiMAX Pertamina Bantu Pekerja Terdampak PHK Memulai Usaha Mandiri
Aktivitas jual-beli umkm dalam Program UMiMAX Pertamina di Jakarta, Jum'at (26/6/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 26 Juni 2026
Program UMiMAX Pertamina Bantu Pekerja Terdampak PHK Memulai Usaha Mandiri
Indonesia
Harga Pertamax Naik, DPR Ingatkan Tarif Listrik dan LPG Subsidi Terancam Terdampak
Kenaikan harga Pertamax masih menjadi polemik. DPR mengingatkan tarif listrik hingga LPG subsidi ikut terdampak.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, DPR Ingatkan Tarif Listrik dan LPG Subsidi Terancam Terdampak
Indonesia
Harga Pertamax Naik, Pemerintah Wajib Lindungi Kuota Pertalite
Lebih lanjut, ia mengingatkan pemerintah agar tidak mengusik keberadaan BBM bersubsidi dalam waktu dekat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 14 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, Pemerintah Wajib Lindungi Kuota Pertalite
Indonesia
Stok Pertalite Melimpah, Pertamina Minta Warga Mampu Tahu Diri
Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok energi melalui dukungan infrastruktur terminal BBM, lembaga penyalur dan penyimpanan, armada distribusi, serta sistem monitoring yang terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 13 Juni 2026
Stok Pertalite Melimpah, Pertamina Minta Warga Mampu Tahu Diri
Indonesia
QR Code MyPertamina Bakal Berubah-ubah, BPH Migas Perketat Pembelian BBM Subsidi
Pemerintah akan mengubah QR Code di MyPertamina. Nantinya, pembelian BBM subsidi akan diperketat.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
QR Code MyPertamina Bakal Berubah-ubah, BPH Migas Perketat Pembelian BBM Subsidi
Indonesia
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik, Bahlil Ungkap Alasannya
Pemerintah memastikan harga Pertalite dan Biosolar tidak naik. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan alasannya.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik, Bahlil Ungkap Alasannya
Indonesia
YLKI Kritik Harga BBM Naik Mendadak, Tagih Transparansi Pemerintah dan Pertamina
YLKI menyoroti harga BBM naik mendadak. Pemerintah dan Pertamina pun diminta untuk mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
YLKI Kritik Harga BBM Naik Mendadak, Tagih Transparansi Pemerintah dan Pertamina
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Kenaikan harga Pertamax membuat daya beli kelas menengah makin tertekan. PKS pun juga mengingatkan adanya risiko inflasi.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Bagikan