Tak Ingin Kesalahan Terulang, KPU DKI Godok 117.000 Petugas KPPS Suasana debat putaran ke-3 Pilkada DKI 2017 putaran pertama. (MP/Dery Ridwansah)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan memberikan pembinaa teknis (pimtek) kepada 117.000 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam mengawal Pilgub DKI 2017 putaran dua.

"Nanti KPPS yang memegangg sentral untuk mengikuti pimtek, misalnya KPPS 1 ketua KPPS-nya, kemudian KPPS 4 yang menerima absen karena dia yang memutuskan diterima atau tidak," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarno usai rapat di Balai Kota bersama Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono, Rabu (8/3) kemarin.

Sumarno menambahkan, pimtek ini sangat penting bagi para petugas dalam mengatasi persoalan saat putaran pertama lalu.

"Untuk itu pimtek sangat penting bagi para petugas untuk diberikan pengarahan. Hal ini karena banyak kasus pada putaran kemarin, petugas KPPS seharusnya dapat menerima pemilih walaupun sudah pukul 13.00 WIB. Tapi sama petugas KPPS juga distop, seharusnya tidak boleh seperti itu. Karena kemudian dikoordinasikan oleh Bawaslu, nanti pimtek itu harus terpadu sehingga bersama-sama mendaptkan pemahaman bersama," tuturnya.

Sumarno menjelaskan, pimtek akan terus dilaksanakan sampai dengan menjelang pemungutan suara. Selain itu, KPU akan melakukan simulasi untuk mengatasi permasalahan yang terjadi pada putaran pertama.

"Kami sedang menysusun isu-isu yang muncul diputaran pertama. Misalnya kaya surat suara habis seperti apa, kemudian kalau dia mendaftar itu setelah jam 13.00 seperti apa, jadi kasus-kasus yang ditemukan di lapangan akan dilakukan simulasi," tandasnya.

Baca juga berita terkait Pilgub DKI Jakarta 2017 di: KPU DKI Bakal Kejar Para Pemilih di Apartemen

Kredit : abimanyu


Zulfikar Sy

YOU MAY ALSO LIKE