Sudah Dua Hari Tidak Kerja, Sopir Bus Transjakarta Curhat
PT. Transjakarta menarik 30 unit bus merek Zhong Thong buatan Tiongkok terkait kasus terbakarnya mesin salah satu bus tersebut pada Minggu (8/30) hingga proses penyelidikan berakhir. ANTARA FOTO/Akbar
Merahputih Megapolitan - PT Transportasi Jakarta menarik 30 unit bus merek Zhong Tong asal Tiongkok. Keputusan menarik puluhan armada bus Transjakarta pasca insiden terbakarnya satu unit bus Transjakarta di jalan M.T. Haryono pada Minggu (8/3). Hingga kini puluhan armada bus tersebut masih mangkrak dipool bus Transjakarta di Pinang Ranti, Jakarta Timur. (Baca:TransJakarta Ciledug-Tendean Dibangun 2015 Mendatang)
Usai penarikan puluhan armada bus Transjakarta, puluhan pengemudi hanya terlihat duduk-duduk di pool Pinang Ranti. Aji salah seorang sopir bus Transjakarta mengaku sudah dua hari ia tidak bekerja. Ia bersama dengan puluhan rekannya tidak bisa bekerja lantaran masih menunggu keputusan pimpinan dan juga perbaikan bus Transjakarta tersebut. (Baca:Halte TransJakarta Miliki Toilet 2015 Mendatang)
"Sudah dua hari ini saya tidak bekerja, tapi tetap datang kesini," katanya saat ditemui merahputih.com di Pinang Ranti, Rabu (11/3).
Selain itu Aji menambakan sebagian rekannya masih bekerja dan ditugaskan mengoperasikan Bus Transjakarta merek lain. Ia juga berharap agar proses perbaikan berlangsung dengan cepat.
"Semoga saja bus nya cepat diperbaiki semua dan saya bisa bekerja kembali," tandas Aji.
Seperti diberitakan sebelumnya Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Antonius Kosasih menjelaskan tujuan penarikan bus ialah untuk memeriksa penyebab kebakaran. Dia menambahkan, proses inspeksi penyebab kebakaran bus diperkirakan memakan waktu 2-3 pekan. Lamanya proses ini disebabkan teknisi yang harus mengobservasi sumber kebakaran bus.Proses pemeriksaaan juga dilakukan terhadap 29 bus Transjakarta merek Zhong Tong.
"Bila memungkinkan akan diganti baru oleh Zhong Tong dan Doosan sebagai produsen mesinnya," kata Kosasih di Cawang, Selasa (10/3). (cpy)
Bagikan
Bahaudin Marcopolo
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta Batal Naikkan Tarif Tiket Bus Transjakarta Karena Kondisi Ekonomi
Transjakarta Perkuat Ekosistem Transportasi Inklusif, Target 30 Persen Pramudi Perempuan
Anggaran Transjakarta 2026 Disunat, Pemprov DKI Jakarta Putar Otak Cari Tambahan Triliunan Rupiah
Viral Dugaan Pelecehan Seksual di Bus Transjakarta, Penumpang Perempuan Jadi Korban
Operasional TransJakarta BW9 Kota Tua - PIK Dihentikan, Ini Rute Penggantinya
Ada Kegiatan Jakarta Penuh Warna, Transjakarta Lakukan Penyesuaian Layanan
Kenaikan Tarif Transjakarta Harus Berbasis Peningkatan Layanan
Transjakarta Beri Sanksi SP2 ke Karyawan Diduga Pelaku Kekerasan Seksual, Siap Bawa Kasus ke Ranah Hukum
Kasus Kekerasan Seksual di Transjakarta, Pramono: Jika Benar, Tindak Setegas-tegasnya!
Pramono Anung Simpan Rapat-Rapat Rahasia Kenaikan Tarif Transjakarta, Masyarakat Diminta Sabar Menunggu