Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sony Xperia E4 vs Android One Evercoss, Perbandingan Ponsel Murah Terpopuler

Fadhli Fadhli - Jumat, 06 Maret 2015
Sony Xperia E4 vs Android One Evercoss, Perbandingan Ponsel Murah Terpopuler

Dengan hadirnya Android One, timbul pertanyaan, apakah Xperia E4 mampu bersaing dengan harga yang lebih mahal? (Foto: merahputih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Teknolofgi - Sony sejak jauh hari sudah berencana meluncurkan ponsel low-end terbarunya, yaitu Xperia E4. kali ini Sony tidak tanggung-tanggung memberikan spesifikasi ponsel kasta terendahnya ini. bahkan, belum juga meluncur di Indonesia, pasar Eropa dihebohkan dengan munculnya Xperia E4G dan Xperia E4G Dual. Namun kehadiran Xperia E4 dirasa telat di Indonesia, karena Android One sudah lebih dulu muncul di Indonesia dengan spesifikasi yang tidak jauh berbeda tapi harga lebih murah.

Dengan hadirnya Android One, timbul pertanyaan, apakah Xperia E4 mampu bersaing dengan harga yang lebih mahal? Perlu anda ketahui bahwa Android One yang paling pertama ada di pasar Indonesia adalah Android One Evercoss yakni Evercoss One X.

Tidak dapat dipungkiri penjualan Android One di Indonesia cukup laris dengan label harga sejutaannya. Namun Sony Xperia E4 juga masih memiliki peluang dengan membawa kualitas khas Sony dan layarnya yang lebih luas dari standar Android One. Untuk mengetahui manakah yang lebih cocok untuk anda, mari ita simak ulasan berikut.

Layar

Dari sektor layar, Sony Xperia E4 jelas lebih lebih tangguh dengan layar luas berukuran 5.0 inch beresolusi 540X960 pixels dengan kepadatan 220 ppi. Membawa teknologi unggulan IPS capacitive touchscreen 16 juta warna dengan dukungan multitouch hingga empat sentuhan yang responsif. Tidak hanya itu, layar Xperia E4 ini juga dilindungi Scratch-resistant glass.

Android One Evercoss membawa ukuran layar yang lebih kecil, berdiagonal layar 4.5 inch beresolusi FWVGA 480 x 854 pixels dengan kepadatan 218 ppi. Layarnya juga menggunakan IPS capacitive touchscreen 16 juta warna dengan kemampuan multitouch. Hanya saja, untuk mengejar harga murah, Evercoss One X tidak dibekali layar anti gores. 

Processor dan Sistem Operasi

Kendati memiliki harga yang terpaut lumayan jauh, namun hardware yang dibawa kedua ponsel ini terbilang sama. Keduanya dipersenjatai dengan chipset Mediatek MT6582 Quad-core 1.3 GHz Cortex-A7 dengan dibantu RAM 1 GB. Kartu grafis yang digunakan keduanya pun sama, yaitu Mali-400MP2.

Sony Xperia E4 dengan harga lebih tinggi menggunakan Android OS v4.4.4 KitKat. Sementara Evercoss One X yang notabene produk hasil buah pikiran Google tentunya sudah menggunakan sistem operasi terbaru Android, yakni Lollipop 5.1, serta mendapat jaminan update terbaru. dalam hal ini Android One telah mengungguli Xperia E4.

Memori dan Baterai

Sony Xperia E4 dan Evercoss One X dibekali kapasitas memori internal yang sama, yaitu 8 GB. Ruang penyimpanan juga dapat diekstensi dengan microSD dengan kapasitas hingga 32 GB.

mengenai kapasitas baterai, Sony Xperia E4 lebih unggul. Xperia E4 dibekali dengan baterai Li Ion Non Removable berkapasitas 2300 mAh. Sementara Evercoss One X hanya dibekali baterai Li Ion Non removable berkapasitas 1700 mAh . 

dalam hal ini tentu Xperia E4 lebih unggul dalam hal  baterai lebih tangguh Xperia E4.

Kamera

Kamera Sony Xperia E4 dan Evercoss One X sama-sama diekali dengan kamera belakang 5 MP lengkap dengan fitur autofocus, LED flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama. Namun lensa kamera Sony Xperia E4 lebih jernih dengan kualitas HDR (High Definition Resolution). Untuk merekam video kamera Xperia E4 mampu merekam video berkualitas 1080p@30fps sementara kamera video Evercoss One X berkualitas 720p@30fps. Dengan harga berbeda keduanya juga menawarkan kamera depan 2 MP untuk kebutuhan selfie pengguna.

Konektivitas dan Jaringan

Dengan harga yang terbilang murah, kedua ponsel ini sama-sama tidak didukung jaringan 4G LTE. keduanya hadir dengan dukungan jaringan 2G GSM dan 3G HSPA 21.1/5.76 Mbps. sama seperti ponsel lainnya, fitur standar Wi-Fi juga turut disertakan. Keduanya menggunakan Bluetooth v4.1 dan sama-sama menggunakan port microUSB v2.0 tanpa dibekali NFC. 

dalam hal ini, keduanya memiliki keunggulan yang sama dalam hal konektivitas, alias berimbang .

Desain Plastik Namun Elegan

Sony Xperia E4 dan Android One Evercoss ini sama-sama menggunakan material plastik untuk bodinya. Meskipun begitu, Sony Xperia E4 menggunakan bahan plastik yang lebih berkualitas dibanding evercoss. dengan membawa nama besar Sony, desainn tubuhnya pun juga lebih apik ketimbang Evercoss. Xperia E4 memiliki dimensi 137 x 74.6 mm berketebalan 10.5 mm serta berat 144 gram. Sedangkan Evercoss One X yang memiliki desain lebih sederhana dengan bodi lebih ramping memiliki ketebalan 9.2 mm berdimensi 132 x 67 mm serta bobot yang lebih ringan, hanya 105 gram.

Harga

Harga Sony Xperia E4 masih di awang-awang, karena belum resmi mendarat di Indonesia. Namun di Eropa sendiri, Xperia E4 dibanderol dengan harga 120 EUR, atau sekitar Rp 1.8 jutaan dalam warna hitam dan putih. Sementara Evercoss One X yang sudah lebih dulu mendarat di Indonesia dibanderol dengan harga Rp 1.388.000 per unit dalam warna hitam dan putih.

#Android Lollipop #Android One #Google #Evercoss #XPERIA #Sony #One X #Xperia E4
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
AI pada dasarnya bekerja berdasarkan data dan instruksi yang diberikan manusia sehingga cenderung hanya mampu bereaksi terhadap apa yang dipelajarinya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ingat! Hal Ini Yang Tidak Ada Tergantikan Oleh AI
Lifestyle
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Laporan menunjukkan 75 persen permintaan kepada Gemini di kawasan berasal dari perangkat seluler. Lebih dari 40 persen perintah telah menggunakan masukan multimodal berupa suara, foto, atau video
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Indonesia Masuk Wilayah Tercepat Penggunaan Gemini, Prompt Gunakan Bahasa Lokal
Indonesia
Pemotor Wanita Tanpa SIM Nekat Terobos Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Google Maps Makan Korban Lagi
Beruntung, kesigapan petugas Kepolisian didukung tim layanan jalan tol berhasil menghentikan laju kendaraan sebelum fatalitas kecelakaan terjadi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Pemotor Wanita Tanpa SIM Nekat Terobos Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Google Maps Makan Korban Lagi
Tekno
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Android 17 hadir dengan fitur transfer data iPhone tanpa kabel, AI Gemini Intelligence, keamanan lebih ketat, multitasking canggih, dan dukungan HyperOS 4 untuk sejumlah HP Xiaomi
ImanK - Jumat, 19 Juni 2026
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Fashion
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Google Photos akan menghadirkan fitur AI 'Wardrobe' yang mampu mengubah foto menjadi lemari pakaian digital. Bisa mix & match outfit hingga try-on virtual.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Lifestyle
Netflix Segera Rilis Film Live Action Dari Gim The Legend of Zelda
The Legend of Zelda merupakan salah satu waralaba video game paling berpengaruh yang pertama kali dirilis pada 1986.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
Netflix Segera Rilis Film Live Action Dari Gim The Legend of Zelda
Indonesia
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Mengikuti prosedur dalam regulasi tersebut, Google mendapat sanksi berupa teguran melalui surat dari Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Indonesia
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Pemerintah Indonesia menjatuhkan rapor merah dan sanksi kepada Google sebagai pemilik YouTube karena dinilai tidak menunjukkan iktikad untuk batas usia minimal pengakses 16 tahun yang diatur dalam PP Tunas.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Indonesia
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Meta dan Google belum memenuhi kewajiban membatasi akses anak16 tahun ke bawah di Indonesia
Wisnu Cipto - Selasa, 07 April 2026
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Bagikan