Solusi Bersihkan Sampah Antariksa adalah Lem
Ilustrasi sampah antariksa. (Foto: NASA)
MerahPutih Sains - Setiap hari, jutaan keping sampah antariksa terbang di ruang angkasa, ratusan mil di atas kepala kita. Sampah antariksa itu memiliki potensi menjadi ancaman bagi stronot dan satelit buatan. Namun kabarnya peneliti telah menemukan solusi untuk bersihkan sampah antariksa, yaitu dengan lem.
Sampah antariksa itu bisa saja menghantam bagian penting dari satelit, juga menghantam astronot yang sedang bertugas. Selama bertahun-tahun ilmuwan berusaha menemukan solusi untuk mengurangi resiko mengerikan dari sampah antariksa.
Sampah antariksa itu kini sudah membentuk sabuk puing yang mengitari bumi. Sampah itu terdiri dari perangkat keras wahana antariksa, serpihan roket, mur, baut, dan sebagainya. Sampah-sampah itu memiliki kecepatan hingga 17.500 mil per jam dan terus berputer mengelilingi bumi.
Perusahaan bernama Astroscale yang berbasis di Singapura telah mengklaim bahwa mereka telah menemukan solusinya. Mereka membuat semacam lem yang terbuat dari zat rahasia untuk mengikat serpihan sampah antariksa.
Menurut Astroscale, fungsi lem buatannya sama seperti lem konvensional lainnya. Kemudian seperti dijelaskan dalam CNN (16/6), perusahaan ini menggambarkan bahwa zat lem ini akan dibawa dalam satelit yang terdiri dalam dua bagian. Prototipe proyek ini akan diluncurkan pada 2017.
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
TPA Cipeucang Overload, Pemprov DKI Bantu Banten Tangani Sampah Tangsel
Prabowo Marah-Marah, TNI-Polri Langsung Bersih-Bersih Sampah di Pantai Bali
RDF Rorotan Masih Bau, PSI Kritik Solusi Pemprov Jakarta Cuma Gimmick
Diperintah Presiden Prabowo Saat Rakornas, TNI Langsung Bersihkan Sampah di Bali
Penolakan RDF Rorotan Menguat, DPRD DKI Serahkan Evaluasi ke Pemprov
Prabowo Soroti Sampah di Bali: Pantai Kotor Bisa Bikin Turis Enggan Datang
Teknologi Sensor Kebauan RDF Rorotan Jalani Kalibrasi Lapangan, Sensor Dipastikan Tetap Akurat
Ratusan Kontainer Limbah B3 Masuk Batam, Puluhan Diputus Reekspor oleh Bea Cukai
Penanganan Sampah Diperkuat, DLH DKI Dorong Pengurangan Risiko Banjir
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum