Solar Impulse dapat Terbang Jauh Tanpa Bahan Bakar

Fadhli Fadhli - Rabu, 03 Juni 2015
Solar Impulse dapat Terbang Jauh Tanpa Bahan Bakar

Solar Impulse, pesawat yang mampu terbang jauh tanpa membutuhkan bahan bakar. (Foto: Solar Impuls)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Teknologi - Solar Impulsee adalah pesawat berawak yang dapat terbang jauh tanpa membutuhkan bahan bakar. Energi mesin elektriknya didapatkan dari sinar matahari dengan mengandalkan panel surya. Pesawat ini mampu terbang jauh siang dan malam karena juga memiliki baterai cadangan. Kini pesawat penerusnya, Solar Impulse 2 akan mencoba terbang jauh dari Tiongkok ke Hawaii.

Solar Impulse adalah pesawat dengan bentanga sayap hingga 72 meter, membuatnya sedikit lebih lebar dari Boeing 747. Namun begitu, bobotnya hanya 2,5 ton, lebih ringan dari mobil SUV besar. Misinya mengelilingi dunia ditujukan untuk meningkatkan kesadaran tentang potensi tenaga surya.

Sebelumnya CNN mengatakan, pesawat yang membawa dua orang pilot ini mendarat di Nagoya pada senin (1/6), sekitar 320 kilometer barat Tokyo. Mereka harus mendarat setelah lepas landas dari Tiongkok karena gangguan cuaca di Hawaii.

"Tentu saja kami sedikit kecewa tidak bisa membuat penerbangan nonstop ke Hawaiii, tetapi gembira karena pesawat surya kita membuat suatu demonstrasi besar potensi teknologi bersih dengan terbang dua hari dan dau malam tanpa bahan bakar!" kata Bertrand Piccard, ketua Solar Impulsee dan salah satu pilot, seperti dikutip dari CNN pada Senin (1/6).

Perjalanan ke Hawaii akan menjadi tantangan terberat bagi Solar Impulse dalam dunia penerbangan. Mereka dijadwalkan akan menghabiskan waktu lima hari hingga tiba di Hawaii, dengan kemungkinan akan membutuhkan waktu lebih dari lima hari.

 

Baca juga:

Asal Mula Nama Dove untuk Satelit Terkecil

Misi Satelit Terkecil Dove Pernah Gagal

Kisah Dove, si Satelit Terkecil

Snapdragon 810 Lengkapi Tablet Google Tango Project

Seorang Wanita Membuang Komputer Apple Paling Langka

#Solar Impulse #Pesawat
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Pesawat Smart Air PK-SNS rute Nabire–Kaimana alami gangguan mesin dan mendarat darurat di Nabire. Seluruh penumpang selamat, Kemenhub lakukan investigasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Lifestyle
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
AirAsia bekerja sama dengan Hyrox Asia Pasifik untuk mengembangkan wisata olahraga. Kolaborasi mencakup 15 kota dan diskon penerbangan bagi atlet.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
Indonesia
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKP, tim medis, dan otoritas terkait yang memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pemberangkatan keluarga ke Makassar hingga penanganan jenazah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Indonesia
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Tak hanya soal navigasi, Lasarus juga menerima laporan mengenai riwayat teknis armada yang kurang prima
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Indonesia
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Dalam proses evakuasi tersebut, personel sempat dihadapkan pada tantangan medan ekstrem dan cuaca yang sulit diprediksi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Indonesia
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Selain keluarga korban Muhammad Farhan di Sulsel, salah seorang keluarga korban lainnya Esther Aprilita sebagai pramugari di pesawat ATR tersebut juga mendatangi Biddokes di Provinsi Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Indonesia
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Penemuan serpihan pesawat ini menjadi petunjuk penting dalam mempersempit area pencarian.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Indonesia
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Badan pesawat ditemukan tim SAR darat setelah adanya laporan temuan serpihan dari tim yang melakukan penyisiran lokasi menggunakan pesawat.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Indonesia
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Posko antemortem tersebut akan didirikan di Rumah Sakit TNI Angkatan Udara dr Dody Sardjito, kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Indonesia
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik
Harga tiket pesawat domestik kembali disorot. DPR menilai mahalnya tiket dipicu PPN, avtur, dan bea masuk suku cadang, serta mendesak reformasi kebijakan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik
Bagikan