Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sindu Kusuma Edupark, Ikon Wisata Keluarga di Yogyakarta

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Minggu, 27 Desember 2015
Sindu Kusuma Edupark, Ikon Wisata Keluarga di Yogyakarta

Ikon Sindu Kusuma Edupark (foto: www.kusuma-edupark.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Wisata - DI Yogyakarta kini memiliki ikon wisata keluarga baru, yaitu Sindu Kusuma Edupark (SKE). Taman bermain yang tergolong dalam wisata minat khusus ini berdiri sejak tanggal 20 Desember 2014 dan terletak di Jalan Jambon, Sinduadi, Mlati, Kecamatan Sleman, DI Yogyakarta.

Mengedepankan nilai edukasi dalam penyajian wahana, kedatangan Anda bersama keluarga pada liburan panjang ini dipastikan akan berkesan. Di dalamnya, terdapat 12 wahana, di antaranya adalah, Ferris Wheel, Segway, Bumper Car, Trampolin, Flying Chair, Kereta Api, Flying Bicycle, Carousel, Rotary Cupcakes, Kereta Kecil, Dino Park dan Cinema 7D.

Marketing Manager SKE Ardi Laksmono Brahmantyo menjelaskan, sebagai sebuah taman bermain baru, SKE menawarkan sebuah Ferris Wheel atau Bianglala yang menjadi salah satu wahana andalan.

"Karena pernah ada yang menyebutkan bahwa bianglala di SKE ini merupakan yang tertinggi di Yogyakarta," papar Ardi saat ditemui merahputih.com, di SKE, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (27/12).

Selain itu, lanjutnya, SKE menawarkan pengalaman tak terlupakan yang bisa didapatkan pengunjung di dalam wahana Cinema 7D. Menurutnya, Cinema 7D merupakan satu-satunya di Yogyakarta.

"Jika selama ini kita mengenal Cinema 4D, 5D, Nah, di SKE kita membuat Cinema 7D. Di dalamnya, Anda bisa merasakan setiap peristiwa yang ada di dalam layar itu bisa dialami secara fisik oleh pengunjung. Ketika ada serangga yang merambat, Anda bisa ikut merasakan, ketika ada air yang mengalir, Anda seakan-akan menyentuhnya, dan masih banyak lagi," jelasnya.

Untuk mengunjungi SKE, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi. Selain itu, jika dibandingkan dengan taman bermain lain, harga tiket masuk SKE tergolong murah. Berani mencoba? (fre)


BACA JUGA:

  1. Pantai Parangtritis Kembali Gulung Wisatawan
  2. Pantai Parangtritis Kembali Gulung Wisatawan
  3. Lagi, Wisatawan Tenggelam di Parangtritis
  4. Pantai Parangtritis, Tempat Wisata Primadona Yogyakarta
  5. Indahnya Sunset di Pantai Parangtritis
  6. Nikmati Indahnya Wisata Alam Kalibiru di Yogyakarta
#Sindu Kusuma Edupark #Yogyakarta #Wisata Yogyakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat mengunjungi Candi Prambanan di DI Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Bagikan