Setelah Bali, Bo & Bun Kini Hadir di Jakarta Spicy Lemongrass Pho, makanan khas Vietnam di Bo & Bun dengan ciri khasnya wangi dedaunan dan tauge (MP/Irene Gianov)

Satu lagi restoran pilihan bagi penikmat masakan Asia, khususnya Vietnam, yaitu Bo & Bun, yang buka sejak Januari 2017 lalu di PIK, Jakarta Utara. Berbagai makanan dan minuman dihadirkan, dengan pilihan dan kualitas yang sama seperti pusatnya, di Bali. Dalam bahasa Vietnam, Bo berarti sapi (beef) dan Bun berarti mi (noodle), yang juga menunjukkan bahwa Bo & Bun menawarkan spesialisasi pho (beef noodle).

Ketika datang, Bo & Bun berbagi cerita sambil menyuguhkan beberapa menu favorit dari restoran ini kepada Merahputih.com. Kami pun diajak untuk berkeliling melihat lantai satu dan dua restoran ini. Dari segi interior, restoran ini nampak unik dengan bagian terang di satu sisi dan temaram di bagian lainnya. Berbagai potret dan lukisan terpajang di beberapa bagian ruangan.

Tampilan lantai satu resto Bo & Bun (MP/Irene Gianov)

"Konsep makanannya Asian eatery, dari Indonesia, Thailand, Vietnam, Korea, sampai Chinese pun ada. Jadi di sini fusion, ya. Sedangkan konsep tempatnya itu lebih kepada vintage, seperti rumah sendiri. Kiblatnya kita ikut yang di Bali, di pusat. Di sini franchise-nya," cerita Nurhadi selaku Manajer Bo & Bun Jakarta.

Selain ketidakhadiran minuman alkohol dan sate, semua menunya sama persis dengan yang di Bali. Beberapa bahan pun dikirim langsung dari Bali, agar rasanya tetap konsisten. Perlengkapan pun dibeli langsung dari Vietnam, sebagai ciri khas dari restoran ini.

Hari itu Merahputih.com disuguhkan appetizer Bao Gao Pork Belly, berupa roti dengan isian daging, kacang, acar timun, saus, ketumbar, dan cabai. Rotinya sangat lembut dan kombinasi bahan-bahan pun terasa pas, dengan wangi daun dan cabai yang menggugah selera. Kemudian, ada dua main course yang juga disajikan, yaitu Spicy Lemongrass Pho dan Chicken & Basil.

Spicy Lemongrass Pho disajikan cukup unik, dengan satu buah mangkuk berisi pho (makanan khas Vietnam dengan bentuk mirip kwetiau), daging tenderloin, rendang, bakso, serta kuah pedas. Untuk menemani santapan tersebut, disediakan satu buah keranjang berisi tauge, daun, jeruk nipis, dan cabai. Sementara pada Chicken & Basil, nasi dan telur disajikan dengan tumisan ayam cincang, kacang panjang yang dipotong kecil, jagung baby, dan tentunya daun basil, yang dibuat garing.

Bo & Bun menyajikan pilihan terbaiknya untuk dessert, yaitu Bành Flan, custard karamel yang disajikan dengan es dan kopi Vietnam. Paduan manisnya custard berpadu dengan es kopi yang sedikit pahit, memberikan cita rasa yang unik. Terlebih, bubuk kopinya dibeli langsung saat pemilik pergi ke Vietnam. Terakhir, ada dua minuman yang disajikan, Lychee Blossom dan Summer Days, yang bisa dijadikan sebagai minuman detoks.

Lychee Blossom (kiri) dan Summer Days (kanan), minuman favorit di Bo & Bun (MP/Irene Gianov)

Dengan kapasitas 70-80 orang, Bo & Bun tidak menerima reservasi di akhir pekan karena penuhnya restoran. Restoran ini buka setiap hari. Di hari biasa, Bo & Bun beroperasi pukul 11.00-15.00 lalu dilanjutkan 17.30-22.00, sedangkan akhir pekan pukul 11.00-23.30. Harga makanan yang ditawarkan beragam, dari Rp40-155 ribu, sementara minuman dan dessert bervariasi dari harga Rp 15-85 ribu. Untuk delivery, Bo & Bun mengandalkan Go-Jek.

Restoran ini tidak menyediakan area untuk merokok atau pun vape, karena sang pemilik ingin tempatnya lebih ramah untuk keluarga dan anak-anak. Dengan semua keunikannya, tentunya Bo & Bun bisa menjadi tempat kuliner pilihan bagi Sahabat MerahPutih dan keluarga.



Irene Gianov

YOU MAY ALSO LIKE