Sentimen Publik Terhadap Menteri Puan Maharani Tidak Memuaskan
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (kanan) didampingi Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (kedua kanan), mencicipi nasi Raskin seusai menyerhkan Raskin.(Antara Foto)
MerahPutih Politik- Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani memiliki tingkat sentimen positif terendah di masyarakat. Demikian salah satu kesimpulan hasil survei terbaru Lembaga Klimatologi Politik (LKP), Kamis (5/1).
CEO LKP Usman Rachman dalam pemaparan hasil surveinya menjelaskan, bahwa Puan yang juga anak kandung Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri hanya mendapat sentimen positif dari masyarakat sebesar 26,96 %.
"Puan memiliki tingkat sentimen positif paling rendah dalam pemberitaan," kata Usman Rachman.
Selain itu hasil survei LKP juga menyebutkan bahwa mantan legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IV menambahkan, kinerja Menteri Puan dinilai publik kurang bagus.
Selain Menteri Puan, dalam riset LKP kali ini sejumlah Menteri yang mendapat sentimen positif terendah adalah Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Laksamana Purn TNI Tedjo Edhi Purdjianto dengan raihan angka 29,7 % disusul Menristek M Nasir sebesar 29,93% kemudian Menperin, M. Saleh Husin sebesar 32,62% dan Menteri ESDM, Sudirman Said sebesar 32,72 %.
Baca Juga: Puan: Lemhanas Harus Aktif Berperan dalam Kajian Ketahanan Ekonomi Negara
Dalam riset tersebut, Menteri lain yang dinilai mendapatkan sentimen positif terendah seperti Menteri Puan yaitu Menko Polhukam Tedjo Edhi Purdjianto 29,7 persen, Menristek M Nasir 29,93 persen, Menteri Perindustrian M Saleh Husin 32,62 persen dan Menteri ESDM Sudirman Said 32,72 persen.
Riset ini dilakukan dengan menggunakan metode media monitoring terhadap 10 surat kabar nasional terkemuka dan 10 media online yang paling banyak diakses publik. Riset dilakukan sejak 1 November hingga 31 Januari 2015.
Riset ini dilengkapi dengan quick poll singkat terhadap 600 responden yang berumur 17 tahun ke atas yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis buku telepon terbaru di 10 kota besar. Margin of error survei ini adalah 3,5 persen. (bhd)
Bagikan
Berita Terkait
Pidato Ketua DPR Puan Maharani dalam Rapat Paripurna DPR Perdana Tahun 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia