Senandung Senandika, Kado 15 Tahun Maliq & D'Essentials Para personel Maliq & D'Essentials (Foto: Facebook/MALIQ & D'ESSENTIALS)

Terdiri dari enam orang personel—Angga, Indah, Jawa, Widi, Lale, dan Ilman—Maliq & D'Essentials tahun ini genap berusia lima belas. MALIQ sendiri merupakan singkatan dari Music and Live Instrument Quality, yang mengutamakan kualitas dalam bermusik. Dengan aliran organic music (perpaduan bermacam genre musik), Maliq menghadiahi publik dengan album ketujuh mereka, "Senandung Senandika".

"Senandung Senandika" rilis pada Senin (15/5) dan bisa Anda dengarkan di toko musik digital seperti iTunes atau pun streaming di Spotify. 'Sayap', 'Musim Bunga', 'Maya', 'Senang', 'Kapur', 'Idola', 'Titik Temu', 'Senandung Senandika', dan 'Manusia' merupakan kesembilan judul lagu dalam album tersebut.

Ilustrasi untuk album ketujuh Maliq & D'Essentials (Foto: Instagram/maliqmusic)

Untuk sampul album, Maliq & D'Essentials bekerja sama dengan Natisa Jones, pelukis kelahiran Jakarta yang kini menetap di Bali. Makna dari sampul tersebut mereka jelaskan melalui akun Instagram @maliqmusic.

"Semangat, idealisme, dan makna menjadi manusia, juga perjuangan dan keindahan sebagai bagiannya. Semua tentang perjalanan menjadi manusia seutuhnya dengan segala kerumitan dan kesederhanaannya," demikian keterangan Natisa, yang dikutip di salah satu foto Instagram mereka.

Sejak debut resmi pada 2005 di Java Jazz Festival, popularitas mereka pun semakin melejit. Lagu andalan mereka seperti 'Dia', 'Untitled', dan 'Setapak Sriwedari' mampu menarik selera masyarakat yang mendengar. Selamat Hari Jadi ke-15, Maliq & D'Essentials!

Baca juga: Penonton Musika Foresta Nyanyikan Indonesia Pusaka.



Irene Gianov

YOU MAY ALSO LIKE