Sebelum Meninggal, Jopi Peranginangin Berencana Terbitkan Buku tentang Korupsi

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Senin, 25 Mei 2015
Sebelum Meninggal, Jopi Peranginangin Berencana Terbitkan Buku tentang Korupsi

Jopi Peranginangin (Twitter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kriminal - Ronald Siahaan, salah satu rekan Almarhum Jopi Peranginangin di Sawit Watch mengatakan bahwa sebelum meninggal, Jopi berencana akan menerbitkan buku hasil investigasinya mengenai korupsi perizinan lahan di Sulawesi Selatan.

"Dia terakhir itu di Sulawesi Selatan. Sebelum pergi, dia berencana mau nerbitkan buku hasil investigasinya. Lagi ngumpulin uang buat nerbitin buku," ujar Ronald Siahaan, aktivis Sawit Watch kepada merahputih.com, Jakarta Selatan, Senin (25/05).

Ronald menegaskan bahwa hasil investigasi Jopi tersebut belum banyak yang tahu, bahkan untuk para aktivis Sawit Watch sendiri. Ia melakukan investigasi tersebut sendiri bersama dua orang investigator di lapangan.

"Kita juga belum tahu hasil investigasinya seperti apa, bahkan internal pun enggak semua tahu," ujarnya.

Jopi memang dikenal sebagai aktivis yang keras. Hal tersebut terlihat sejak ia menjadi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Tadulako (Untad) Palu, angkatan 1995. Jopi sudah memulai kiprahnya sebagai aktivis, bahkan ia tercatat sebagai salah satu aktivis yang turut merobohkan rezim orde baru pimpinan Soeharto.

Jopi tergabung dalam beberapa organisasi mahasiswa dan Lembaga Swadaya Masyarakat di antaranya Forum Mahasiswa Sulawesi Tengah (FSMT), Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND), Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Sawit Watch, Yayasan Tanah Merdeka (YTM), dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI). (AB)

 

BACA JUGA:

Jenazah Jopi Peranginangin Dipulangkan ke Kisaran Besok Pagi

Aktivis Lingkungan: Pembunuhan Jopi seperti Kode

Ini Kasus Besar yang Ditangani Jopi Peranginangin

Polda Metro Jaya: Jopi Peranginangin Tewas Ditusuk Hingga Tembus Paru-Paru

#Pembunuhan #Penikaman #Sawit Watch #Jopi Peranginangin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Beberapa pria bersenjata dilaporkan menyerbu sebuah rumah di Kotapraja KwaMakhutha pada Selasa malam dan melepaskan tembakan ke arah 14 orang.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
 Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Indonesia
Polda Periksa Staf Kejagung Febrio Terkait Kematian Sutrimo ART Eks Jampidus, Apa Perannya?
Polda Metro Jaya memastikan akan memeriksa pegawai Kejagung Febrio Adiono terkait kasus kematian Sutrimo, ART eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Polda Periksa Staf Kejagung Febrio Terkait Kematian Sutrimo ART Eks Jampidus, Apa Perannya?
Indonesia
Taufik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Foto terkini pascapenangkapan yang didapat Merahputih.com memperlihatkan perubahan mencolok pada penampilan fisik Taufik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Taufik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Indonesia
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan pidana tambahan kepada dua pelaku membayar restitusi masing-masing Rp 500 dan Rp 750 juta kepada keluarga korban pembunuhan Kacab BRI.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Indonesia
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan vonis 13 tahun penjara kepada Serka Nasir, 7 tahun untuk Kopda Feri, dan 1 tahun untuk Serka Frengky dalam kasus pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Indonesia
WNA Brunei Tewas Dikeprok Botol di Blok M, Korban dan Pelaku Sempat Nginap Bareng Satu Hotel
WNA Brunei tewas dianiaya dengan botol kaca di Blok M, Jakarta Selatan. Korban dan pelaku sempat menginap bersama di hotel. Polisi menangkap pelaku MIA tanpa perlawanan
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
WNA Brunei Tewas Dikeprok Botol di Blok M, Korban dan Pelaku Sempat Nginap Bareng Satu Hotel
Indonesia
2 WNA Brunei 'Duel' Sampai Tewas di Blok M Dipicu Tantangan Pesan Suara, Ini Isinya!
WNA Brunei MHF tewas setelah pelaku MIA tersulut emosi akibat pesan suara bernada tantangan.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
2 WNA Brunei 'Duel' Sampai Tewas di Blok M Dipicu Tantangan Pesan Suara, Ini Isinya!
Indonesia
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Peristiwa itu menimbulkan luka mendalam bagi keluarga korban sekaligus mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi militer. 

Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Indonesia
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Pelaku pembunuhan perempuan di Bogor berhasil ditangkap polisi setelah aksi kejar-kejaran dramatis di jalan tol. Mobil pelaku sempat terguling saat mencoba kabur.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Indonesia
Komisi III Desak Polri- Kejagung Usut Kejanggalan Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu
DPR menilai kasus ini mengandung sejumlah kejanggalan yang tidak boleh diabaikan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Komisi III Desak Polri- Kejagung Usut Kejanggalan Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu
Bagikan