Sebelum Aksi, Buruh Suntik Semangat dengan Goyang Dumang
Foto Antara
MerahPutih Nasional – Ribuan buruh dari berbagai aliansi turun ke jalan untuk melakukan aksi di depan Istana Negara, Selasa (1/9).
Para buruh menilai, kepemimpinan Presiden Joko Widodo tak becus dalam mengatur jalannya pemerintahan.
Dalam cuaca panas terik hari yang beranjak siang di Jakarta dan di antara suara orasi para buruh, ada yang unik dalam aksi yang dimulai sejak pagi ini. Semangat buruh bertambah. Peserta aksi yang kemudian ikut bergabung tak surut.
Lantunan musik dangdut berjudul Goyang Dumang dari Cita Citata terdengar dari mobil komando. Alhasil, para buruh ikut bergoyang dumang mengikuti lantunan lagu. Suasana aksi menjadi riuh.
Tapi, tuntutan tetap berlangsung. Setelah semangat terpompa 'goyang dumang', juga setelah bergabung buruh-buruh lain, lagu tersebut diganti dengan lagu-lagu mars KPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) yang menggema-gema.
Aksi buruh akhirnya dimulai pada pukul 10.30 WIB di depan gedung Indosat, kemudian berjalan bersama menuju Istana Negara
Buruh membawa sepuluh tuntutan. Adapun sepuluh tuntutan buruh itu adalah:
1. Turunkan harga bahan bakar minyak dan sembilan bahan makanan pokok
2. Tolak pemutusan hubungan kerja akibat pelemahan rupiah dan perlambatan ekonomi
3. Tolak pekerja asing atau mewajibkan pekerja asing berbahasa Indonesia
4. Perbaiki layanan kesehatan
5. Naikkan upah minimum 22 persen
6. Angkat pekerja kontrak dan outsourcing jadi karyawan tetap dan guru honorer jadi pegawai negeri sipil
7. Revisi peraturan pemerintah jaminan pensiun setara dengan PNS
8. Bubarkan Pengadilan Hubungan Industrial
9. Pidanakan perusahaan pelanggar keselamatan dan kesehatan kerja
10. Sahkan Rancangan Undang-Undang Pembantu Rumah Tangga (yni)
Baca Juga:
Geruduk Istana, Buruh Sampaikan 10 Tuntutan
Besok 48.000 Buruh Siap Kepung Istana
Terancam PHK, Selasa Ini Ribuan Buruh Bekasi Geruduk Jakarta
Bagikan
Berita Terkait
Kalah Gede Ketimbang Buruh Panci di Karawang dan Pekerja di Vietnam, Presiden KSPI: Harusnya Gaji UMP Jakarta Rp 6 Juta per Bulan
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
KSPI Tolak UMP Jakarta 2026, Desak Revisi agar Mendekati KHL
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
UMP Jakarta 2026 Dianggap Terlalu Kecil, Presiden Partai Buruh: Gaji di Sudirman Lebih Kecil dari Pabrik Panci Karawang
Ada Demo Buruh Tolak UMP Jakarta 2026 Hari ini, Polisi Jamin tak Ada Penutupan Jalan
UMP 2026 Terancam Anjlok, Legislator PDIP Tagih Janji Hidup Layak Sesuai Konstitusi
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden ke-7 RI Joko Widodo Ditugaskan BRIN jadi Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Bencana