Image
Author by : Gunungan yang biasa dibawa saat Ritual Sekaten

Peringatan Sekaten ditandai dengan keluarnya sepasang gamelan, yakni gamelan Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari. Dimana gamelan tersebut dibunyikan setiap hari selama perayaan sekaten. Gamelan tersebut, diletakan di serambi Masjid Agung Solo

Image
Author by : Para Pedagang Kaki Lima Serbu Ritual Sekaten

Selain itu ada sejumlah pedagang ciri khas lainnya yang masih ada sampai saat ini, seperti kapal othok-othok, pecut, pasaran yang terbuat dari gerabah dan masih banyak lagi.

Image
Author by : Serbuan Pegadang selama Ritual Sekaten

Selama ritual Sekaten berlangsung banyak pedagang yang menjajakan barang di lokasi perayaan Sekaten. Beragam barang yang dijual seperti mainan anak, perabot rumah tangga dan sebagainya.

Image
Author by : Keberadaan Penjual Kinang juga mewarnai Ritual Sekaten

Keberadaan pedagang kinang juga tak dapat dipisahkan. Dimana saat gamelan berbunyi, tak jarang masyarakat khususnya kaum wanita mengunyah kinang. Konon katanya, mengunyah kinang saat dibunyikannya sekaten menjadi awet muda.

Image
Author by : Gamelan Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari penanda Ritual Sekaten

Peringatan Sekaten ditandai dengan keluarnya sepasang gamelan, yakni gamelan Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari. Dimana gamelan tersebut dibunyikan setiap hari selama perayaan sekaten. Gamelan tersebut, diletakan di serambi Masjid Agung Solo.