Image
Author by : ANTARA FOTO/R. Rekotomo/ama/15

Sejumlah anggota TNI AU dari Wanita Angkatan Udara (Wara) mengenakan busana batik modern saat tampil dalam peragaan busana batik bertema "Perempuan Indonesia IV", di Semarang, Jateng, Senin (13/4) malam. Peragaan busana yang khusus menampilkan para peragawati dari anggota Wara itu dalam rangka menyambut Hari Kartini.

Image
Author by : ANTARA FOTO/Zabur Karuru/nz/15

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Sarinah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia menggelar aksi jelang peringatan Hari Kartini di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (19/4). Dalam aksinya mereka menuntut pemerintah agar menghentikan perdagangan perempuan dan optimalkan pendidikan pemberdayaan perempuan serta melindungi perempuan dari tindak kerekerasan secara ekonomi, fisik, dan seksual.

Image
Author by : ANTARA FOTO/Herman Dewantoro/zk/Asf/pd/15

Model memperagakan busana dari sejumlah desainer saat parade kebaya di Royal Plaza Surabaya, Jawa Timur, Jumat (17/4) malam. Parade busana yang bertajuk excotica kebaya 2015 tersebut dalam rangka menyambut Hari Kartini.

Image
Author by : ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Rei/mes/15

Sejumlah siswa Taman Kanak-Kanak (TK) berpakaian adat tradisional merayakan Hari Kartini di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jateng, Kamis (16/4). Dalam kegiatan tersebut para siswa diberikan wawasan tentang perjuangan Ibu Kartini untuk bangsa Indonesia, khususnya kaum perempuan.

Image
Author by : ANTARA FOTO/Zabur Karuru/Rei/nz/15

Sejumlah wanita yang tergabung dalam sebuah komunitas hijab Surabaya memegang poster saat kampenye pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (19/4). Dalam aksi menyambut Hari Kartini pada 21 April tersebut mereka mengajak setiap wanita untuk berpenampilan yang baik dan bagi berhijab untuk wanita muslim.

Image
Author by : ANTARA FOTO/Zabur Karuru/nz/15

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Sarinah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia menggelar aksi jelang peringatan Hari Kartini di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (19/4). Dalam aksinya mereka menuntut pemerintah agar menghentikan perdagangan perempuan dan optimalkan pendidikan pemberdayaan perempuan serta melindungi perempuan dari tindak kerekerasan secara ekonomi, fisik, dan seksual.