Puskesmas Jatinegara Siagakan Tim Medis di Lokasi Banjir
Banjir kiriman melanda kawasan Kampung Pulo, Jakarta Timur (Foto: AntaraFoto/M Ali Wafa)
MerahPutih Megapolitan - Kepala Puskesmas Kecamatan Jatinegara, Dokter Winarno mengatakan pihaknya telah bersiaga demi memberikan pelayanan kesehatan kepada korban banjir di wilayah Kampung Melayu dan Bidaracina.
"Kita menyiapkan posko pelayanan kesehatan, tapi sementara ini hanya satu di Kampung Melayu, di RW 03," ucap dokter Winarno di lokasi banjir, Kampung Pulo, Jakarta Timur, Senin (16/11).
Dokter Winarno juga menambahkan, nantinya posko direncanakan akan ditambah sesuai situasi yang terjadi. "Selama ini masih kami mapping dulu, datanya maih belum fixed, petugas yang piket kami minta data, untuk dilakukan intervensi," katanya.
Namun, berbeda dengan Kelurahan Kampung Melayu, pihak Kecamatan tidak menyiapkan posko di kelurahan Bidaracina. Pasalnya, jarak antara puskesmas dengan sekolah sangat dekat.
"Khusus Bidaracina pengungsi langsung ke puskesmas karena berdekatan dengan sekolah. Jadi enggak buka pos. Tapi puskesmasnya tetap melayani," katanya.
Dalam pelayanan kesehatann dokter Winarno mengatakan timnya akan berkonsentrasi pada ibu hamil, balita dan lansia. "Kita sasar memang pelayanan secara umum, kami mencakup ibu hamil, balita, dan lansia. Itu prioritas kami," katanya.(yni)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Selasa (13/2) Pukul 18.00, 3 RT di Jakarta masih Kebanjiran, Ribuan Orang Mengungsi
Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ribuan Warga Bertahan di Pengungsian
11 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir, Total Pengungsi 1.398 Jiwa
Banjir Rawa Buaya, Sudin Salahkan Inisiatif Warga Lubangi Turap Malah Jadi Blunder
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
Banjir Jakarta Utara, BPBD Salurkan Makanan hingga Matras ke Pengungsi
Dinas SDA Ungkap Penyebab Jakarta Utara Terendam Banjir Serentak
Jakarta Dikepung Hujan Ekstrem, Pasukan Biru Siaga untuk 'Perang' Lawan Genangan di 5 Wilayah DKI
Update Banjir Jakarta: 22 RT dan 5 Ruas Jalan Tergenang, Ribuan Warga Mengungsi
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta hingga 13 Januari 2026, Warga Diminta Waspada