Prihatin Berita Hoax, SBY: Ya Allah, Negara Kok Jadi Begini Soesilo Bambang Yudhoyono (Foto: Fanpage Facebook Susilo Bambang Yudhoyono)

Maraknya berita-berita hoax dan ujaran kebencian melalui media sosial mendorong Susilo Bambang Yudhoyono angkat bicara. Presiden keenam Republik Indonesia itu merasa prihatin dengan merebaknya kabar fitnah dan hoax.

Susilo Bambang Yudhoyono melemparkan cuitan pada Jumat (20/1) pukul 14:39 WIB. Namun, SBY tidak menjelaskan kepada siapa cuitan tersebut ditujukan.

"Ya Allah, Tuhan YME. Negara kok jadi begini. Juru fitnah & penyebar "hoax" berkuasa & merajalela. Kapan rakyat & yg lemah menang? *SBY*

Akun Twitter @SBYudhoyono merupakan akun terverifikasi SBY. Tweet yang tertulis *SBY" ini merupakan tanda kalau tweet ini ditulis langsung oleh SBY.

Hingga berita ini diturunkan cuitan SBY tersebut sudah dibalas 5.100 kali, di retweet sebanyak 10.000 kali oleh pengguna Twitter dan meraih likes 8.400.

Kegundahan hati SBY itu sebenarnya sudah menjadi perhatian Pemerintah. Presiden Joko Widodo telah memerintahkan pembentukan Badan Siber Nasional (BSN) dengan tujuan memproteksi kegiatan siber secara nasional.

BSN, yang realisasinya akan dilakukan bulan ini, akan mengkoordinasikan badan cyber deffence yang ada di Kementerian Pertahanan, cyber intelligence di Badan Intelijen Negara (BIN), dan cyber security di Kepolisian RI (Polri).

Sebelumnya, Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie dikabarkan meninggal dunia. Kabar merebak cepat di media sosial. Tapi, ternyata kabar itu tidak benar alias hoax. BJ Habibie masih sehat wal afiat. Bahkan, BJ Habibie bersama mantan Wakil Presiden Try Sutrisno menemui Presiden Jokowi di Istana Negara dua hari lalu.

Saat ini, masyarakat yang dirugikan dapat melapor ke pemerintah melalui nomor telepon atau email ke aduan konten baik melalui Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan lembaga-lembaga lainnya.



Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH