Pria Ini Pegang Resep Nasi Bakar Sumsum Legendaris Mang Puri Nasi bakar sumsum. (MP/Sucitra)

Nasi bakar sumsum merupakan kuliner khas dari Banten. Nasi bakar sumsum berbahan utama nasi yang ditumis dengan bumbu-bumbu dan ditambahkan sumsum sapi atau kerbau.

Nasi sumsum dibungkus dengan daun pisang lalu dibakar. Nasi sumsum ini beraroma sangat harum. Nasi sumsum disajikan dengan irisan mentimun, tomat, dan dilengkapi dengan sambal kacang.

Dahulu, salah satu penjual nasi sumsum bakar legendaris di Kota Serang adalah milik Mang Puri. Mang Puri telah membuka warung resep warisan keluarganya sejak tahun 1941. Mang Puri berjualan di Jalan TB Buang, Pasar Lama, Kota Serang.

Saat ini, penerus resep Mang Puri yaitu pria bernama Dedi yang dahulu bekerja untuk Mang Puri. Dedi meneruskan resep dari keluarga leluhur Mang Puri dan menjadi pemegang resep rahasia generasi ketiga setelah keluarga Mang Puri berhenti berjualan.

"Alasan tutupnya warung Mang Puri terkait kemelut rumah tangga. Saya kira tidak baik diceritakan di sini. Itu urusan rumah tangga beliau," kata Dedi kepada merahputih.com, Selasa (10/1).

Nasi bakar sumsum. (MP/Sucitra)
Nasi bakar sumsum. (MP/Sucitra)

Sangat mudah menemukan warung nasi sumsum yang kini dikelola Dedi. Lokasinya berada di Jalan Brigjen KH Syam'un, Kota Serang, sebelah barat Alun-alun kota, tak jauh dari gerbang Museum Nasional Banten.

Sejak warung Mang Puri tutup, para pelanggannya berpindah kepada Dedi. Bahkan, seorang novelis Banten Golagong sering membawa tamu-tamu dari luar untuk makan di warung tenda kaki lima tersebut, misalnya Habiburrahman El Shirazy.

Harga nasi sumsum Dedi cukup bersahabat di kantong. Satu bungkusnya seharga Rp7.000 saja. Sehari warungnya akan menghabiskan sekurangnya 80 bungkus nasi sumsum. "Kadang juga sisa beberapa bungkus," akunya. (Ctr)



Zulfikar Sy

YOU MAY ALSO LIKE