Pramugari Maskapai Berbikini, Ini Tanggapan Timses Anies-Sandi Ilustrasi. (MP/Alfi Rahmadhani)

Tim sukses paslon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta Anies-Sandi, Nasrullah menilai wacana masuknya maskapai dengan pramugari berbikini ke Indonesia patut ditolak.

Pasalnya, selain bertentangan dengan norma agama yang dianut masyarakat, hal itu juga tidak sesuai dengan kebudayaan Indonesia.

"Secara normatif kita tidak menganut pemahaman seperti itu," katanya saat menghadiri deklarasi dukungan Majelis Ormas Islam (MOI) untuk Anies-Sandi di bilangan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (7/4).

Menurutnya, masyarakat Indonesia merupakan masyarakat agamis, agamis dalam arti bukan hanya Islam saja, tapi Kristen juga agamis, Budha juga agamis. Ia pun meyakini bahwa seluruh agama di Indonesia memahami pakaian seperti itu.

"Indonesia ini negara agamis, mereka memahami pakaian seperti itu. Secara kebudayaan kita juga memang gak bisa terima," imbuh kader PKS DKI itu.

Terkait langkah partai, Nasrullah mengatakan, jelas PKS menolak sebab itu sudah diatur dalam UU Pornografi.

"Pornografi itu ada UU-nya. Artinya kalau sampai benar, itu wewenang pusat, terutama teman-teman di DPR. Tapi secara normatif PKS pasti menolak," pungkasnya.

Sebelumnya, Indonesia mengizinkan salah satu maskapai Vietnam yang mempekerjakan pramugari berbikini membuka rute baru Vietnam-Jakarta-Bali.

Kabarnya, maskapai itu akan mulai beroperasi pertengahan tahun 2017 ini.

Baca juga berita lain terkait pasangan Anies-Sandi dalam artikel: Macet, Anies Batal Hadiri Deklarasi Dukungan MOI

Kredit : fadhli


Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH