Poppy Dharsono: Saya tidak Anti Islam

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 24 Desember 2015
Poppy Dharsono: Saya tidak Anti Islam

Desainer Poppy Dharsono (Foto: Instagram)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Poppy Susanti Dharsono perancang mode yang juga mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2009-2014 angkat bicara terkait pemberitaan merahputih.com yang menyebut dirinya mengkritik mahasiswi berjilbab.

Perempuan kelahiran Garut, Jawa Barat 8 Juli 1951 membeberkan kronologi kejadian tersebut. Direksi dan pemilik Poppy Dharsono Fashion Studio menjelaskan saat itu dirinya tapil sebagai salah satu pembicara dalam ajang Borobudur Writers dan Cultural Festival (BWCF) di Hotel Manohara, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada Sabtu 14 November 2015.

Sebelum tampil sebagai salah satu pembicara terlebih dahulu ia berbincang dan ngobrol santai dengan beberapa mahasiswa untuk membahas sejarah nusantara. Termasuk di dalamnya soal sejarah kedatangan Islam ke Nusantara dan penggunaan jilbab bagi kaum perempuan.

"Kalau saya ingin Muslimah di Indonesia punya identitas ala nusantara itu hak saya," kata Poppy kepada Bahaudin Marcopolo dan Luhung Sapto Nugroho, wartawan merahputih.com di Jakarta, Selasa (22/12).

Desainer papan atas itu melanjutkan baginya penggunaan hijab bagi wanita di berbagai belahan dunia berbeda. Para wanita muslim di Turki, Maroko, Mesir, Pakistan dan Indonesia masing-masing berbeda fungsi mengenakan hijab atau jlbab.

Secara khusus ia memberikan contoh jilbab yang digunakan mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Butho kemudian Sinta Nuriyah (istri mantan Presiden Abdurrahman Wahid), Cut Nyak Dhien bangsawan Aceh dan pahlawan nasional, Nyai Siti Walidah istri dari KH Ahmad Dahlan (Pendiri organisasi muslim terbesar dan tertua di Indonesia Muhammadiyah), Solichah Hasyim Asy'ari (istri KH Hasyim Asy'ari/pendiri Nahdlatul Ulama). Mereka, sambung Poppy, selalu dilukiskan menggunakan selendang tertutup di atas kepalanya.

"Lantas apakah mereka bukan seorang muslim? Kerudung yang mereka gunakan sama sekali tidak kurangi kehormatan dan keislaman mereka. Jadi saya mau katakan saya tidak anti Islam. Kalau ada yang sebut saya anti Islam itu adalah fitnah besar," sambung Poppy.

Masih kata Poppy, ia menyebut banyak pihak yang menggunakan isu tersebut untuk menyerang dirinya. Bahkan sebagian desainer yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia (APPMI) termakan hasutan kabar tersebut.

"Jadi saya minta bantuan kepada merahputih.com karena Anda yang pertama sebarkan berita ini dan dampaknya sudah cukup luas dan merusak APPMI. Di sini saya juga mau klarifikasi bahwa saya tidak pernah katakan hal tersebut dan saya tidak anti Islam," demikian Poppy yang masih keturunan Raden Patah, pemimpin muslim disegani di Tanah Jawa. (Bhd/Luh)

BACA JUGA:

  1. Poppy Dharsono: Rima Melati Pasti Bisa Melewati Ini
  2. Poppy Dharsono Nilai Nawacita tidak Tepat
  3. Poppy Dharsono Enggan Terjun ke Dunia Politik Lagi
  4. Poppy Dharsono: Saya Kagumi Frans Tumbuan

 

 

#Desainer #Poppy Dharsono
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fashion
JF3 2026 Resmi Dibuka, Simak Tema, Program, dan Jadwal Fashion Show Lengkap
JF3 2026 resmi digelar dengan tema Recrafted: Shaping the Future. Festival ini menghadirkan lebih dari 50 desainer dari Indonesia hingga Eropa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
JF3 2026 Resmi Dibuka, Simak Tema, Program, dan Jadwal Fashion Show Lengkap
Olahraga
AC Milan Kembali ke Era Setelan Jas Elegan Bersama Boggi Milano, Tinggalkan Gaya Streetwear Off-White
Langkah strategis ini bukan sekadar pergantian sponsor busana biasa, melainkan perombakan citra publik organisasi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
AC Milan Kembali ke Era Setelan Jas Elegan Bersama Boggi Milano, Tinggalkan Gaya Streetwear Off-White
Fashion
Menuju IFW 2026, APPMI Perkenalkan Tema 'Ulos Simetria'
BTN Indonesia Fashion Week 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Menuju IFW 2026, APPMI Perkenalkan Tema 'Ulos Simetria'
Fashion
ESMOD Jakarta Open Campus 25 April 2026, Kesempatan Eksplorasi Karier di Industri Fashion
ESMOD Jakarta gelar Open Campus 25 April 2026. Eksplorasi pendidikan fashion internasional, peluang karier, hingga info beasiswa terbatas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
ESMOD Jakarta Open Campus 25 April 2026, Kesempatan Eksplorasi Karier di Industri Fashion
Fashion
APPMI Bocorkan Tren Fashion 2027, 'Eternal Bloom' Jadi Arah Baru Industri Mode
APPMI menghadirkan Pra Tendance 2027 bertema Eternal Bloom di Ramadan Runway 2026. Tren fashion berbasis budaya lokal diprediksi mendominasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 29 Maret 2026
APPMI Bocorkan Tren Fashion 2027, 'Eternal Bloom' Jadi Arah Baru Industri Mode
Fashion
Jakarta Fashion Week 2026: Merayakan Warisan Gaya dan Regenerasi Desainer Tanah Air
JFW 2026 menampilkan lebih dari 100 desainer dan label terkemuka tanah air.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Jakarta Fashion Week 2026: Merayakan Warisan Gaya dan Regenerasi Desainer Tanah Air
Fashion
Plaza Indonesia Fashion Week 2025: Surat Cinta untuk Mode Lokal
PIFW 2025 jadi bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang Plaza Indonesia sebagai kiblat mode di ibu kota.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Agustus 2025
Plaza Indonesia Fashion Week 2025: Surat Cinta untuk Mode Lokal
Fashion
Megakultura Jakarta: Selebrasi Keberagaman Budaya di Indonesia Fashion Week 2025
Gelaran ini merupakan respons para desainer terhadap ragam kultur nan bersentuhan di Jakarta kemudian membentuk identitas khas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Juni 2025
Megakultura Jakarta: Selebrasi Keberagaman Budaya di Indonesia Fashion Week 2025
Bagikan