Politisi PKS Sebut KPK Sedang Dibajak Wakil Ketua Komisi III DPR Nasir Djamil memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan (FOTO/Rony Muharrman)

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nasir Djamil, menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini seperti pesawat yang sedang dibajak. Ia mensinyalir, ada kekuatan yang mencoba mengendalikan lembaga antirasuah tersebut.

"Saya ibaratkan KPK seperti pesawat, ada yang membajak. Dan pembajak ini mengarahkan pilotnya. Saya berksimpulan KPK sedang dibajak," ," ujar Nasir dalam diskusi bertajuk “Kemana Hak Angket Berujung” di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (18/5).

“Biasanya dalam semua kasus pembajakan itu melibatkan orang dalam. Biasanya seperti itu,” sambugnya.

Menurut Nasir, KPK perlu dievaluasi, karena usia KPK saat ini sudah di atas 10 tahun. Pasalnya, menurut dia, dalam satu dasawarsa saja harus dilaksanakan evaluasi termasuk akuntabilitasnya.

“KPK amanat reformasi, institusi penegak hukum. Tidak menggunakan akuntabilitas berarti cari duit atau cari popularitas,”pungkasnya.

Anggota Komisi III DPR ini menilai, isu mengenai hak angket yang tak kunjung mencapai mufakat karena belum terbangun komunikasi yang baik antar fraksi-fraksi di DPR.

"Ini masalah komunikasi saja sebenarnya. Kalau NKRI harga mati, di politik tidak ada harga mati,"pungkasnya.

Menurut Nasir, dengan belum adanya komunikasi yang bagus, maka ada kecurigaan bahwa hak angket tersebut digunakan untuk melindungi pihak-pihak tertentu.

“Masih terjadi perbedaan pandangan seperti ada anggapan Hak Angket itu bukan untuk menyelidiki penyelewengan atau memperbaiki kinerja KPK tetapi muncul dugaan untuk menyelamatkan seseorang atau sekelompok orang,” paparnya. (Pon)


Tags Artikel Ini

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH