Polda Metro Jaya: Prihatin Insiden Pembegalan Motor di Pondok Aren

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 25 Februari 2015
Polda Metro Jaya: Prihatin Insiden Pembegalan Motor di Pondok Aren

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Martinus Sitompul (Foto: Bertolomeus Pepu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kriminal- Maraknya begal motor yang terjadi akhir-akhir ini di Jabodetabek telah menjadi sorotan pihak aparat keamanan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas), Polda Metro Jaya, Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, pihak Kepolisian sangat menyayangkan atas tindakan yang dilakukan oleh massa terhadap pelaku pembegalan motor yang terjadi di daerah Pondok Aren beberapa waktu lalu.

"Kami sangat prihatin terhadap tindakan massa dalam hal ini. Massa telah main hakim sendiri terhadap pelaku pembegalan motor," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya kepada awak media di kantor kerjanya Polda Metro Jaya Jakarta, Rabu (25/2).

Dikatakan Martinus, sebagai anak bangsa seseorang mempunyai hak hidup walaupun dia adalah seorang pelaku kejahatan. Dalam insiden yang terjadi pada waktu itu adalah tindakan yang sangat memprihatinkan. Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakulan penyelidikan terhadap massa dalam mengungkapkan siapa yang menjadi pelaku dalam pembakaran terhadap pelaku pembegalan motor tersebut. (Baca: Tertangkap, Seorang Begal Motor Dibakar Hidup-Hidup)

"Ini adalah menjadi perhatian kasus dari pihak polisi, agar dengan cepat bisa mengusut semua kejadian dalam insiden tersebut," jelas Martinus.

Sambungnya, pelaku yang melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap pelaku begal motor ini belum ditemukan. Sebab hingga saat ini pihak polisi masih dalam penyelidikan.

"Kalau sudah bisa ditemukan maka pelaku tersebut bisa terjerat dalam pasal 35 KUH Pidana karena telah melakukan tindakan yang menghilangkan nyawa seseorang," tutup Kombes Pol Martinus, (gms).

#Proses Main Hakim Sendiri #Tindakan Kriminal #Begal Motor
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Legislator PKB Kutuk Penyekapan Sadis di Bandung, Desak Polisi Segera Bekuk Pelaku
Kejahatan ini telah melampaui batas perikemanusiaan dan menuntut penerapan pasal berlapis agar pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
Legislator PKB Kutuk Penyekapan Sadis di Bandung, Desak Polisi Segera Bekuk Pelaku
Indonesia
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor berdampak langsung terhadap rasa aman masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Indonesia
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Habiburokhman menyoroti korban begal yang kini bukan hanya masyarakat biasa. Aparat kepolisian hingga warga negara asing pun disebut ikut menjadi sasaran para pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Indonesia
Waka Komisi XIII DPR Kutuk Aksi Penyiraman Air Keras kepada Aktivis KontraS
Andrie mengalami luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata.
Dwi Astarini - Jumat, 13 Maret 2026
Waka Komisi XIII DPR Kutuk Aksi Penyiraman Air Keras kepada Aktivis KontraS
Indonesia
Diduga Dibegal, Seorang Pelajar di Bandung Tewas
Kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri barang milik korban yang hilang, serta mendalami kemungkinan motif tindak kejahatan dalam peristiwa tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Diduga Dibegal, Seorang Pelajar di Bandung Tewas
Indonesia
Pemprov DKI Jamin Kesehatan Non-Diskriminatif, Dinkes Ungkap Fakta CCTV dan Alur Pelayanan Pasien Baduy Korban Begal
Dinas Kesehatan DKI juga menerima rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memvisualisasikan pemberian layanan medis kepada pasien
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 November 2025
Pemprov DKI Jamin Kesehatan Non-Diskriminatif, Dinkes Ungkap Fakta CCTV dan Alur Pelayanan Pasien Baduy Korban Begal
Indonesia
Kasus Terapis Remaja yang Tewas, Polisi Selidiki Dugaan Anak di Bawah Umur Lain yang Jadi Korban
Polisi akan mendalami alur perekrutan korban yang masih di bawah umur sehingga dipekerjakan sebagai terapis.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus Terapis Remaja yang Tewas, Polisi Selidiki Dugaan Anak di Bawah Umur Lain yang Jadi Korban
Indonesia
KA Serayu Dilempar Batu hingga Sejumlah Kaca Pecah, tak Ada Korban Luka
KA Serayu dilempar batu hingga menyebabkan sejumlah kaca pecah. Untungnya, tak ada korban luka akibat kejadian tersebut.
Soffi Amira - Sabtu, 20 September 2025
KA Serayu Dilempar Batu hingga Sejumlah Kaca Pecah, tak Ada Korban Luka
Indonesia
Aksi Begal di Cengkareng, Korban Diancam Ditusuk Pedang hingga Serahkan Motor
Polisi dari Unit Reskrim Polsek Metro Cengkareng sedang melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 18 Desember 2024
Aksi Begal di Cengkareng, Korban Diancam Ditusuk Pedang hingga Serahkan Motor
Indonesia
Sepasang Kekasih Dibacok Kawanan Begal di Cakung, Cowoknya Kritis
Korban Achmad mencoba mempertahankan telepon genggam milik kekasihnya sehingga para pembegal menyerang kedua korban dengan senjata tajam hingga luka-luka.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 April 2024
Sepasang Kekasih Dibacok Kawanan Begal di Cakung, Cowoknya Kritis
Bagikan